
❤❤❤❤❤❤❤❤
Adrian menjelaskan semua nya,membuat merry akhirnya mengijinkan nya untuk pergi. Adrian memilih duduk di taman belakang rumah sakit yang cukup sepi,dia dulu sering kesana saat mama nya dirawat dirumah sakit ini. Mama adrian memiliki penyakit jantung, saat itu lah vara ingin menjadi dokter agar bisa mengobati mama nya .
"lepaskan dok..." ucap gina
Tadi saat ingin makan siang ,setelah fadly pergi. Salah satu dokter yang pernah menjadikan gina perawat nya datang menghampiri gina,dia meminta gina untuk melayani nya karena istri nya baru saja melahirkan . Seperti biasa nya,gina akan melakukannya tapi kali ini dia tidak mau karena ucapan fadly yang seolah menampar nya .
"Sebentar saja gina,aku akan memberikan apa yang kau ingin kan" ucap pria yang seusia dengan fadly itu.
"maaf dok,saya ngak melakukan hal itu lagi. Saya sudah punya kekasih dan ngak akan mengkhianati nya " jelas gina,dia harus berbohong agar tidak dipaksa melakukan hal itu oleh dokter didepan nya ini.
"alah....dia juga ngak akan tau kalau kita melakukan nya sebentar,hanya sebentar saja. Kalau ngak menggunakan mulut mu juga ngak apa-apa,aku sudah lama ngak melakukannya. Ayo lah gina" ucap pria itu dengan nada memohon.
Semua nya didengar oleh adrian,dia masih menatap wajah gina yang terlihat pucat. Kapal gina juga menggeleng,karena dia tidak mau melakukan hal itu lagi.
__ADS_1
"Aku ngak mau dok,tolong anda cari wanita lainnya " ucap gina yang ingin pergi,dia menghempaskan tangan pria itu yang memegangi nya dari tadi.
plaaak
Sebuah tamparan didapatkan oleh gina,tepat dipipi nya. Sebelah pipi nya sudah memerah,gina memegangi nya dan menatap ke arah pria itu yang terlihat kesal.
Pria itu tidak meminta nya dengan baik-baik lagi,dia menarik tangan gina untuk ikut bersama nya tapi gina terus bertahan dan tidak ingin mengikuti pria itu.
"tolong dong,hentikan...Aku Ngak mau " ucap gina,dia sudah menangis hingga akhirnya ada sebuah tangan yang menarik tangan gina yang lainnya .
"lepaskan dia " bentak adrian sambil menarik tangan gina dengan kuat ,hingga tubuh gina berada didalam pelukan nya .
"anda siapa?jangan ikut campur urusan kami "bentak pria itu
"anda ngak perlu tau siapa saya,saya bisa melaporkan anda pada pihak rumah sakit " jawab adrian dengan tegas
__ADS_1
"ha...ha....kau bukan siapa -siapa ,jangan merasa menjadi pahlawan disini" ucap dokter itu sambil tertawa dengan keras.
"Sayang....ayo kita pergi " ucap gina ,dia tidak ingin berurusan dengan dokter itu lagi
Dokter itu mengernyitkan dahinya ,dia menatap ke arah gina juga pria yang di dekat gina. Dia yakin jika gina sedang berbohong,karena dia tidak pernah melihat gina dengan pria mana pun secara dekat. Jika saja dia tidak dijodohkan oleh orang tua nya,bisa dipastikan kalau dia akan menikahi gina .
"Jangan berbohong gina,aku sangat tau siapa dirimu. Kau hanya mengaku-ngaku saja kan" ucap dokter itu dengan tatapan tajam
"hhmm....dia memang kekasih ku dok,dia baru datang kesini . Selama ini dia diluar kota ,jadi kami jarang bertemu. Ya kan sayang " jelas gina yang menarik wajah adrian agar bisa melihat ke arah nya,agar adrian melihat kode dari gina untuk berpura-pura mengikuti sandiwara nya.
Dokter itu masih menatap kedua nya,dia menunggu jawaban dari adrian. Tatapan adrian dan gina menyatu,terlihat jelas sekali gina meminta nya untuk berpura-pura tapi tatapan adrian berbeda.
Adrian malah mendekatkan wajah nya dan meraup bibir gina yang menggoda nya ,dia memejamkan mata nya menikmati bibir ranum milik gina. Bagian bawah kemudian bagian atas nya ,dia hisap dan dia gigit lalu dikulum nya cukup lama. Membuat gina terdiam dan membulatkan mata nya,dia masih belum sadar dengan apa yang terjadi hingga cukup lama dia melirik ke arah tubuh dokter yang memaksanya tadi sudah pergi meninggalkan mereka.
Gina pun mendorong dada bidang Adrian ,adrian melepaskan nya dan menatap wajah juga bibir gina dengan lembut. Dia menghapus sisa saliva miliknya dibibir gina,kemudian menghapus sisa air mata di sudut mata gina dengan jari nya yang lain.
__ADS_1
bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘