
ππππππππ
Setelah kepergian fadly,merry juga ikut berdiri dan permisi pada semua nya. Membuat semua nya merasa bingung,terutama Alvaro. Dia cukup kesal di cuekin bahkan didepan farel dan dani,karena kedua pria itu kini tertawa terbahak-bahak .
Merry berjalan dengan cepat menuju ruangan fadly,dia melihat gina sudah menyambut fadly didepan pintu ruangannya. Karena ada tamu yang berada didalam ruangan fadly saat ini,fadly baru membaca pesan dari gina.
"dokter fadly" panggil merry saat fadly ingin masuk kedalam ruangannya,dia sudah membuka pintu ruangan itu setengah nya .
Merry mulai mengatur nafas nya karena memang dia sedikit berjalan cepat dan berlari saat mengejar fadly ,dia masih penasaran dengan apa yang dikatakan farel dan dani. Mereka mengatakan hal itu sambil menatap ke arah nya,seolah dia yang melakukannya pada fadly.
"maaf dok,hhmm....apa wanita yang mencium anda di cafe adalah saya ?" tanya merry dengan menatap ke arah wajah fadly
Merry memang terbilang wanita yang mudah sekali penasaran akan sesuatu,dia akan menanyakannya langsung pada orang nya tanpa perduli apa pun. Bagi nya yang terpenting dia tidak penasaran lagi,dia harus mendapatkan apa yang dia mau.
"siapa?kamu mencium fadly?"
__ADS_1
Suara seorang wanita yang berasal dari dalam ruangan fadly terdengar,membuat fadly juga merry melihat kedatangan wanita paruh baya yang sedikit mirip dengan fadly.
Merry terkejut begitu juga dengan fadly,mereka tidak menyangka percakapan kedua nya didengar oleh orang lain. Karena dari tadi hanya ada mereka berdua disana,gina sudah kembali ke meja nya yang sedikit jauh dari ruangan fadly.
"hhmm....ibu,sudah lama datang nya ?kenapa ngak kabari aku " tanya fadly sambil memeluk tubuh ibu nya
Merry terkejut mendengar panggilan dari fadly,dia hanya bisa tersenyum ramah pada wanita paruh baya yang berpenampilan sederhana itu. Dia menyesali apa yang dia lakukan, harus nya dia tidak bertanya mengenai ciuman dan tidak melihat sekelilingnya.
"Jadi ini pacar kamu nak?kenapa ngak dibawa kerumah ?" tanya ibu fadly dengan lembut dan sopan.
"bu....kenalin Ini dokter merry,beliau penanggung jawab dirumah sakit ini " ucap fadly dengan pelan membuat ibu fadly mengerti.
Ibu nya sangat tau bagaimana fadly,dia tidak akan pernah mau menikah dengan wanita yang memiliki status sosial yang tinggi dan kaya. Karena dia memikirkan kedua orang tua nya yang sudah pernah di hina oleh orang tua dari wanita yang dia cintai,makanya dia tidak pernah mau melakukan hal yang sama seperti itu lagi.
"eh....salam kenal bu,saya memang kekasih nya fadly " jawab merry dengan tegas membuat fadly juga ibu nya terkejut,apalagi wanita yang berjalan mendekati mereka dari dalam ruangan fadly.
__ADS_1
Merry melakukan hal itu karena melihat ibu nya fadly bersama wanita lain,dia sudah memeriksa mengenai data pribadi fadly. Fadly merupakan anak tunggal ,makanya dia sangat tau kalau wanita muda yang bersama ibu nya itu adalah wanita yang mau dijodohkan pada fadly.
"benarkah ?eekkhmmm....dokter merry,anda sudah mengenalkan fadly dengan kedua orang tua mu ?ibu ngak mau nantinya fadly di rendahkan oleh kedua orang tua mu seperti dulu,ibu ngak mau fadly sakit hati lagi" tanya ibu fadly yang masih menatap wajah merry.
Deg
Merry terkejut mendengar nya,dia menatap ke arah fadly. Dia baru mengerti ucapan dani dan farel mengenai perbedaan status yang mereka katakan tadi,kemudian dia tersenyum dan menarik lengan fadly membuat fadly terkejut.
"rencana nya malam ini saya ingin mengenalkan fadly dengan kedua orang tau saya bu,maaf kalau saya berlaku ngak sopan sama ibu " jelas merry membuat fadly semakin bingung.
Fadly merasa bersalah pada sang ibu ,karena kebohongan nya akan semakin banyak. Apalagi ucapan merry saat ini membuat nya tidak bisa lagi menyangkal nya,dia bingung harus bagaimana lagi dan hanya bisa diam saja .
"Hhmm....bu,sebaiknya ibu masuk saja dulu " ucap Fadly,dia akan berbicara pada merry dan berterima kasih karena membantu nya berbohong didepan ibu dan wanita yang ingin dijodohkan dengan nya itu.
Ibu fadly mengangguk,dia berjalan masuk ke dalam ruangan fadly dan duduk bersama dengan wanita muda yang dibawa nya yang merupakan tetangga baru mereka. Fadly ingin menutup pintu ruangan nya dan menarik merry ke tempat lain untuk bicara,tapi merry malah menarik lengan fadly yang di gandeng nya untuk masuk kedalam ruangan nya dan bergabung bersama ibu dan wanita muda itu.
__ADS_1
Bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππ