
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
Fadly hanya diam saja,dia kembali menaiki motor nya. Terlihat Merry sedang sulit naik ke atas motor milik nya,walaupun motor fadly tidak tinggi karena merry memakai rok sepan yang ketat dibawah lutut. Dia ngak tau kalau mobil nya akan mogok,baterai ponsel nya juga habis. Mungkin karena tadi malam dia ketiduran dan pagi nya dia malah kesiangan bangun,alkohol membuat nya menjadi kesulitan.
Fadly kembali turun dari motor nya dan mencagak dua mobil nya,kemudian dia mengangkat tubuh merry membuat merry terkejut tapi dia diam saja karena tau kalau fadly hanya ingin membantu nya saja. Setelah itu,fadly menurunkan motornya dan menjalankan nya dengan cepat.
Sepanjang jalan,mereka hanya diam. Fadly tidak ingin memulai pembicaraan karena dia tau siapa merry,Semalam kedua temannya sudah menjelaskan siapa merry pada fadly.
Seorang dokter yang berprestasi,anak dari keluarga kaya. Yang memiliki hubungan dekat dengan pemilik rumah sakit, makanya dia memilih untuk menjauh . Kalau saja dia tau itu mobil merry,mungkin dia akan memesan kan ojek online untuk merry dan tidak mengantarkan nya sendiri.
Tak lama mereka sampai didepan rumah sakit,merry turun perlahan dengan memegangi pundak fadly. Fadly pun memarkirkan motor nya di deretan motor yang lainnya,kemudian dia melihat ke arah merry yang masih berdiri merapikan pakaiannya.
"terima kasih ya....berikan nomor ponsel dan nomor rekening mu,aku akan mentransfer uang nya karena aku ngak bawa uang cash " ucap Merry,dia lupa mengambil uang cash di ATM.
__ADS_1
"tidak usah nona,anggap saja sekalian jalan" jawab fadly dengan pelan,dia tidak ingin tersenyum karena tidak ingin nanti nya merry menyukainya karena banyak yang mengatakan kalau senyuman fadly cukup menggoda apalagi dengan kedua lesung pipi nya.
"Aku ngak mau punya hutang apa pun dengan orang lain,jadi aku akan membelikan mu kopi saja besok . Berikan nomor ponsel mu" ucap Merry lagi,dia memang tidak suka berhutang pada orang lain.
"tidak usah nona,saya ikhlas kok" jawab fadly dan langsung berjalan meninggalkan Merry setelah membungkukkan sedikit tubuh nya .
Merry menatap punggung fadly yang sudah hampir tak terlihat karena fadly sudah masuk kedalam rumah sakit itu. Membuat merry menghela nafas nya dengan kasar,dia menatap ke arah pintu rumah sakit dan ikut masuk untuk menyiapkan segala keperluan operasi.
Fadly menemui pemilik rumah sakit,karena dia harus menandatangani kontrak kerja selama disana setelah itu dia tidak tau lagi akan di mutasi kan atau akan dijadikan dokter tetap disini.
Membantu orang miskin seperti nya lebih baik menurut nya,makanya jika ada yang ingin berobat kerumah nya. Dia akan memeriksanya dan memberikan resep obat murah tapi memiliki kualitas bagus juga untuk mereka tanpa memungut biaya apa pun,karena dia tau bagaimanan tidak memiliki uang dan saat sakit .
"yahuuu.....selamat datang dokter fadly" terima beberapa pekerja disana,ada dua dokter juga lima perawat diruangan yang akan menjadi ruangan nya kedepan nya.
__ADS_1
"oh ya ampun,apa yang kalian lakukan ?" bentak fadly,dia tidak menyangka kedua temannya ini memiliki ide konyol penyambutan nya. Begitu lah yang dia pikirkan, dia meremas malu pada lima orang perawat yang merupakan wanita disana.
"kenapa sih bro?kami hanya ingin menyambut mu saja disini,semoga kamu betah ya" ucap farel yang langsung memeluk tubuh fadly ,begitu juga dengan dani.
Empat perawat itu merupakan perawat milik farel dan Dani,sedangkan satu perawat akan menjadi perawat miliknya. Seperti perjanjian kerja di kontrak yang tertera,disana sudah ada kue tart dan beberapa gelas kopi.
"kalau begitu,trima kasih atas sambutan nya pak dokter. Saya mohon bimbingan nya kedepannya ya dokter farel juga dokter dani " ucap fadly sambil membungkukkan sedikit tubuh nya.
"ha...ha...kau bisa saja,ayo kita minum dan merayakan nya sebentar karena setelah ini aku ada jadwal operasi bersama dokter merry. Dia ngak suka kalau ada orang yang datang terlambat" jelas farel,dia dokter spesialis bedah sedangkan dani merupakan dokter anak.
Fadly hanya menganggukan kepala nya saja dan tersenyum,farel dan Dani memperkenalkan kelima perawat disana. Perawat miliknya bernama Gina,dia menatap wajah fadly yang terbilang tampan dan menggoda. Kemudian melirik ke bagian inti milik fadly,dia yakin jika fadly sama seperti kedua teman dokter nya ini.
bersambung
__ADS_1
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ