GAIRAH ISTRI KECIL KU

GAIRAH ISTRI KECIL KU
Bab 54


__ADS_3

🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Merry yang sudah beristirahat setelah operasi,dia memilih mandi. Diruangan kerja nya ada ruang pribadi miliknya,disana ada kamar mandi dan tempat tidur yang cukup nyaman. Dia akan tidur disana jika jadwal jaga malam nya,walaupun dia merupakan penanggung jawab dirumah sakit tapi dia tetap mendapatkan jadwal jaga malam .


Kriiing....kriing...


Telpon diruangan merry berbunyi,biasanya telpon itu dari panggilan perawat yang mengatakan kalau ada pasien atau seseorang yang ingin menemuinya.


"ya....ada apa ?" tanya merry yang sudah mengangkat telpon diatas meja nya,dia baru selesai mandi.


Beberapa menit lagi waktu nya makan siang,dia sudah bersiap untuk bertemu dengan fadly dan Vara seperti janjinya tadi. Dia akan menyambut kedatangan vara dan fadly,dia tidak ingin dikatakan sombong dan angkuh sebagai penanggung jawab disana.


"ada pak adrian datang dok,beliau ingin bertemu dengan anda" jawab perawat yang berjaga didepan ruangannya .


"suruh masuk saja,aku tunggu didalam " ucap Merry dengan tenang


Ceklek

__ADS_1


Adrian,teman sekolah merry saat diluar negeri. Kakak dari Vara,beberapa minggu lalu dia mengatakan kalau vara akan dipindahkan kerumah sakit ini. Dia meminta merry untuk memperhatikan nya ,dia tidak ingin adik nya itu bergaul dengan dokter yang tidak baik.


Adrian pernah mendengar kalau dirumah sakit itu,ada grup dokter sosialita yang suka bergaul dengan bebas tapi dia tidak tau seperti apa grup itu. Tapi dia tidak suka jika adiknya menjadi sombong dan angkuh,mengikuti dokter yang memiliki sifat pamer harta dan kedudukan orang tuanya .


Merry sendiri terkejut mendengar ucapan adrian saat itu ,karena dia tidak mengetahui mengenai hal itu sama sekali. Grup sosialita yang dikatakan oleh adrian membuatnya tertarik,dia ingin tau seperti apa komunitas di grup itu.


"apa kabar mu ?apa sudah bertemu dengan vara?" tanya adrian yang sudah masuk dan duduk didepan merry.


Merry masih sibuk memakai pelembab diwajah nya ,bahkan dia memoles bedak di depan adrian tanpa malu. Dari dulu dia melakukan hal itu didepan adrian saat masih bersekolah,dia malu dengan kulit wajah nya yang pucat jika tidak memakai bedak atau pelembab karena kulit nya yang terbilang sangat putih .


Kelebihan yang disukai oleh wanita ,tapi tidak dengan merry. Dia malu memiliki kulit putih bahkan terkesan pucat ,dia lebih suka kulit nya berwarna coklat atau kuning langsat saja jika dia boleh memilih.


"kau ingin aku berubah seperti apa?spider?wonder woman" bentak merry dengan ketus tapi masih dengan menghias bibir nya yang mungil,dia memoleskan pelembab saja tidak dengan lipstik yang menor.


Adrian hanya tertawa keras saja,dia kembali menatap ke arah Merry yang cemberut. Wajah nya terlihat menggemaskan di mata adrian,adrian suka dengan sikap dan tingkah laku merry yang terlihat biasa saja dibandingkan wanita lain yang suka berpura-pura di depan nya.


"aku sudah bertemu dengan adik mu,siang ini kami akan makan siang bersama. Kau mau ikut ?" ucap Merry dengan tegas sambil melipat bibir nya, agar pelembab di bibir nya merata.

__ADS_1


Hal itu membuat adrian ingin mencium dan meraup bibir merry,tapi tidak mungkin dia lakukan. Dari dulu dia menyukai wanita barbar didepan nya ini,dia suka sikap dan cara bicara nya yang blak-blakan pada nya tanpa perduli dia sakit hati atau tidak


"boleh,apa kita akan pergi sekarang ?" tanya Adrian dengan tenang,dia memang ingin mengajak makan adiknya itu ataupun merry. Hanya ada dua hal itu yang ingin dia lakukan, karena siang ini dia tidak memiliki jadwal pekerjaan yang serius.


"ya sudah, ayo pergi . Aku rasa mereka sudah menunggu kita " ajak merry yang sudah berdiri dan berjalan keluar dari ruangan nya ,diikuti oleh adrian yang masih bingung dengan ucapan merry.


"mereka?siapa saja ?" tanya adrian dengan rasa penasaran


"vara dan fadli" jawab merry dengan santai.


"Fadly ?siapa dia?apa dia dokter pindahan yang masuk bersama dengan vara" tanya adrian yang kembali dia jawab


"yups....anda benar pak adrian,dokter fadly yang berasal dari desa dan dipindahkan kesini." jelas merry sambil tetap berjalan didepan.


"Kalau begitu aku tidak makan dengan kalian,aku pulang saja dan jangan mengatakan apa pun pada vara" ucap adrian,dia tidak ingin di marahin oleh adik nya itu karena ikut campur dalam tugas nya ini.


Adrian hanya disuruh papa nya untuk menjaga vara dari grup sosialita di rumah sakit itu,makanya dia menyuruh merry untuk menjaga vara disana. Dia ngak mau nanti nya vara tau mengenai dirinya yang di minta papa nya untuk mengawasi vara,dia juga ngak mau dokter lainnya tau kalau vara masuk ke rumah sakit itu karena permintaan nya pada merry.

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘


__ADS_2