
π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄
Tak lama mereka sampai didepan gedung apartemen itu,vara melihat alvaro yang sudah sempoyongan ingin keluar dari mobil nya. Vara dengan cepat membuka pintu nya lebih dulu dan membantu alvaro untuk keluar,dia menopang tubuh dokter seniornya itu.
"apa perawat tadi yang melakukannya ?" tanya vara sambil memeluk pinggang alvaro dan membawa nya berjalan kedalam gedung apartemen itu
Alvaro menatap wajah vara,kemudian dia mengangguk. Vara memang belum mengenal dekat siapa perawat yang menjadi perawat nya,karena dia merupakan dokter baru sedangkan perawat itu terlihat sudah lebih lama bekerja di rumah sakit itu .
"sebaik kau pergi,kau ngak mau kau yang akan menjadi pelampiasan nya " ucap alvaro yang berusaha berdiri sendiri dan mendorong tubuh vara,karena setiap tubuh nya yang barengan dengan kulit vara akan membuat gairah nya semakin meningkat .
"tidak apa-apa,aku akan membantu mu. Aku pernah membaca mengenai obat ini,biasanya hanya perlu berendam di dalam air dingin saja" jawab vara dengan tegas
"kau jangan menyesal nanti nya,aku tidak yakin jika hal itu bisa "gumam alvaro tapi vara tidak mendengar nya sama sekali
Tak lama mereka sampai didepan pintu unit apartemen milik alvaro,alvaro menekan password nya dan vara membantu nya untuk masuk.
__ADS_1
"dimana kamar mandi nya dok?" tanya vara ,dia ingin segera menyiapkan air dingin untuk berendam alvaro
Alvaro berdiri dan berjalan dengan sempoyongan ke dalam kamar nya,vara mengikuti nya dan melihat tangan alvaro yang sudah menunjuk ke sebuah pintu didalam sana.
Dengan cepat vara masuk kedalam kamar mandi,dia ingin segera menyiapkan semua nya dan pergi dari sana. Tadi nya dia berhenti di swalayan karena ingin membeli cemilan dan minuman dingin,karena dia yang sedang patah hati akan menghabiskan malam ini dengan menonton film romantis kesukaan nya dan menangis semalaman.
Walaupun Adrian sudah menjelaskan semua nya, memberikan pengertian pada nya tetap saja hati nya perlu diobati. Makanya vara mempersiapkan cemilan buat nonton,tapi tak disangka saat selesai berbelanja. Dia malah mendapatkan alvaro yang sudah naik kedalam mobil nya,makanya dia akan segera menyiapkan segala nya dan pulang.
Ceklek
Pandangan mata vara tertuju pada bagian inti milik alvaro,membuat nya dengan cepat memalingkan nya ke arah lain. Alvaro berjalan mendekati vara,dia sudah tidak sanggup menahan nya lagi hingga akhirnya dia menarik tubuh vara untuk berdiri.
"dok....air nya sudah mau siap,tunggu sebentar lagi " bentak vara saat tangan alvaro sudah bersemayam didada nya dan meremas nya ,membuat tubuh vara menegang dan gemetar
"dok....jangan seperti ini,kalau ngak dokter guyuran dibawah shower saja" ucap vara dengan suara bergetar,mata nya sudah berkaca-kaca.
__ADS_1
Vara merasa sangat takut,dia mencoba menarik tangan alvaro dari dada nya tapi remasan didada nya semakin kuat. Membuat nya merasa sakit dan berteriak,vara sudah menangis.
"dok....lepaskan,hiks...hiks...ini sakit sekali " ucap Vara dengan tubuh yang sudah gemetar
Vara yang berada didalam pelukan dokter senior itu,langsung menarik alvaro agar menuju di bawah shower. Dengan cepat Vara menghidupkan kran air nya sehingga air dingin membasahi tubuh kedua nya,alvaro seolah sadar. Dia melepaskan pelukannya dari tubuh vara,tangan nya juga sudah tidak meremas dada vara tapi gairah nya belum juga berhenti
Kaki vara yang sudah lemas seperti jelly,membuat nya hampir terjatuh. Dia menyangga tubuh nya di dinding hingga akhirnya dia berusaha untuk tetap berdiri dan keluar dari sana,tapi kembali tangan alvaro menahan nya membuat nafas vara seketika berhenti
"sebentar ra....temani aku disini,ini dingin sekali " ucap alvaro dengan nada pelan nya
Mau tak mau vara terdiam ditempat nya,dia memunggungi tubuh alvaro karena dia tidak mau melihat tubuh alvaro yang bisa dikatakan atletis dan berisi . Alvaro memeluk tubuh Vara dari belakang,terasa jelas sekali batangan milik alvaro menempel di Pantat nya.
" ra,secelup aja boleh ya?" bisik alvaro dengan tubuh yang masih menegang,air dingin yang mengalir ditubuh nya tidak bisa menghilangkan hasrat kelakian nya
Bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ