
πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Merry sedang mempersiapkan semua keperluan rumah sakit,semenjak dia menjadi penanggung jawab di rumah sakit keluarga Damian. Dia tidak memiliki waktu untuk bermain'main lagi,seperti kumpul dengan teman sekolah atau teman kuliah nya. Dia menghabiskan waktu di rumah sakit,dia akan lenggang jika Damian dan istri nya datang untuk memantau rumah sakit itu.
Tok....tok....tok...
Pintu ruangan miliknya diketuk oleh seseorang dari luar,dia tau kalau itu adalah seorang dokter yang baru pindah ke rumah sakit itu. Merry sudah mendapatkan kabar dari salah satu staff rumah sakit,harus nya dia menyambut kedatangan dua dokter umum itu dirumah sakit karena dia merupakan penanggung jawab nya.
Hanya saja saat ini bertepatan merry sedan melakukan operasi bedah pada salah satu pasien nya,dia tidak mungkin menyambut kedatangan kedua nya karena memang dia yang merupakan seorang dokter memilih untuk berlaku profesional.
"masuk lah..." ucap Merry dengan nada lemah nya,dia merasa lelah karena baru selesai melakukan operasi.
Merry masih mengenakan jubah operasi nya,dia belum sempat mengganti nya karena dirinya benar-benar lelah. Tapi dia juga harus menyambut kedatangan kedua dokter itu,pasti nya kedua dokter umum itu sudah menunggu didepan ruangan nya karena ingin melaporkan dan menandatangi kontrak dirumah sakit.
Mata merry menatap kedua nya sambil tersenyum,dia melihat sepasang manusia berjalan mendekati nya. Wanita cantik dengan tubuh yang proporsional menurut merry,bisa membuat pria mana pun bertekuk lutut dibawah kaki nya karena kecantikan dan bentuk tubuh nya. Bisa diyakini kalau wanita itu berasal dari keluarga terhormat dan kaya ,dari penampilan nya .
__ADS_1
Sedangkan pria disamping nya terlihat biasa saja,mata merry menyipit. Dia melihat dengan jelas siapa pria itu,pria yang seperti nya pernah dia lihat. Tapi dia lupa,mungkin karena dia yang merasa kelelahan dan tidak bisa berpikir.
"Hhmm....maaf mengganggu dok" ucap si wanita cantik dengan jubah dokter nya .
"ah....tidak menganggu dokter Vara, harus nya saya yang menyambut kedatangan kalian. Maaf kan saya,anda pasti tau bagaimana menjadi dokter kan ? sekali lagi maaf kan saya ya....kita bisa makan siang bersama nanti" jawab merry dengan sopan
"perkenalkan saya Merry,saya penanggung jawab dirumah sakit ini. Jika ada hal yang ingin ditanya kan ,silahkan saja langsung kesini dan siang nanti kita akan menandatangani surat kontrak kerja nya ya .Sekarang saya masih lelah " jelas merry dengan sopan.
"Baiklah,tidak masalah dokter merry. Saya vara, saya dari kota C " jawab wanita cantik disamping Fadly.
Merry melirik ke arah pria disamping Vara, dia mengernyitkan dahi nya cukup dalam. Mencoba mengingat siapa pria didepan nya ini,kemudian dia mendengar suara fadly sehingga dia mengingat nya .
"ah....salam kenal dokter fadly dan Vara " jawab Merry,dia masih menatap ke arah fadly .
"Kalau begitu kami permisi dulu,anda pasti ingin beristirahat . Kita akan ketemu saat makan siang,maaf mengganggu waktu istirahat anda dok" ucap fadly yang ingin segera pergi dari sana.
__ADS_1
"ya....kami permisi dulu dok" ucap Vara dan segera menunduk kan kepala nya ,kemudian berbalik dan berjalan ke arah pintu.
"hhmm....ya,sampai ketemu saat makan siang nanti dan....dokter fadly,bisa kah kita bicara sebentar mengenai tadi pagi?" ucap Merry saat melihat fadly dan Vara ingin keluar dari pintu .
Vara berbalik dan menatap kearah fadly dan merry,dia merasa penasaran dengan hubungan fadly dan merry. Dia merasa merry memiliki hubungan dekat dengan fadly karena dari tadi merry menatap ke arah fadly dengan tatapan berbeda,walaupun fadly terlihat biasa saja .
"Eekhm....tadi pagi dokter fadly menolong saya karena mobil saya mogok dijalan,makanya saya ngak telat melakukan operasi jika tidak. Mungkin pihak keluarga pasien akan mengatakan saya ngak profesional,karena itu saya ingin mengucapkan terima kasih dan membayar uang minyak dokter fadly. Maaf jika tadi pagi saya lancang dan berpikir anda tukang ojek" jelas merry yang melihat wajah Vara kebingungan.
Vara hanya mengangguk seolah mengerti,kemudian dia keluar lebih dulu dan menutup pintunya . Sementara Fadly berbalik dan menatap ke arah Merry dengan tatapan datar,dia tidak suka merry mengatakan hal itu didepan orang lain.
"Terima kasih untuk tadi pagi,tolong berikan nomor rekening anda dok" ucap Merry dengan tegas.
"saya terima ucapan terima kasih anda dok,hanya saja untuk bayaran. Saya ngak perlu ,saya sudah katakan tadi kan . Anggap saja kejadian tadi pagi tidak terjadi" jelas fadly dan ingin keluar dari pintu tapi ditahan oleh ucapan merry yang menyinggung perasaan nya.
"kau ingin aku tertarik pada mu hah?aku hanya melakukan ini karena tidak ingin berhubungan lagi dengan mu selain hubungan dokter dirumah sakit,kau ingin aku berhutang budi dan mendekati ku kan ?basi...cara mu ngak akan bisa membuat aku tertarik " bentak merry dengan lantang,merry kembali duduk di kursi kebesaran nya .
__ADS_1
bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππ