
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
Masih memikirkan mengenai ucapan adrian,tatapan gina tidak lepas dari adrian. Dia benar-benar sangat penasaran,kenapa adrian bertindak berlebihan seperti ini? mereka baru bertemu dua kali ,itu pun dengan hal yang sama.
"Jangan khawatir kak ipar,kak adrian memang seperti itu jika sudah menyukai sesuatu. Dia akan mencari tau siapa wanita itu,bukan hanya wanita. Pria atau pun binatang yang membuat nya penasaran dan suka,maka dia kan terus mencari tau mengenai mereka. Milik siapa?tinggal dimana?dan bagaimana kehidupan mereka? semua nya tanpa sisa" jelas vara membuat gina kembali terkejut
"berarti dia menyukai ku?atau hanya penasaran dengan ku saja ?" tanya gina,lagi-lagi hanya bisa dia lakukan dalam hati nya
"aku akan jelaskan saat dikamar nanti " ucap adrian tanpa menatap ke arah gina
Gina kembali terkejut saat adrian mengatakan kamar,tubuh nya juga tegang dan sedikit bergetar. Tatapan nya pun tak lepas dari wajah tampan milik adrian,dia mengalihkan pandangan nya pada orang-orang yang ada disana tanpa kecuali. Tidak ada raut keterkejutan dari wajah mereka,semua nya terlihat biasa saja.
__ADS_1
"apa dia ingin minta imbalan nya saat ini?pertunangan ?ah....entah lah ,aku masih merasa sangat bingung " batin gina sambil memijit pelipis miliknya
Tangan adrian terangkat dan mengelus pucuk kepala milik gina,membuat wanita itu melotot dan tak percaya. Sikap adrian yang dari tadi begitu perhatian dan tenang,membuat gina semakin terkejut dibuat nya.
"Jangan pikir kan apa pun,aku akan jelaskan semua nya dikamar" ucap adrian lagi
Semua mata menatap ke arah adrian yang merupakan pria dingin yang tidak pernah perduli dengan wanita dalam bentuk apa pun,bahkan mama nya pernah menjebak putra nya itu dikamar dengan seorang wanita seksi. Anak dari sahabat nya,hal itu juga disetujui oleh anak dan sahabat nya makanya dia berani melakukan nya.
Tapi bukan nya adrian dan wanita itu melakukannya,malah adrian mendorong tubuh wanita itu keluar dari dalam kamar nya. Dia menatap tajam pada semua orang yang berada diruang keluarga saat itu,tatapan tajam yang menandakan dia tidak suka dan marah.
"Jangan pernah melakukan hal ini lagi,jika tidak. Bukan hanya luka di tubuh nya,tapi nyawa nya juga tidak akan ada ditubuh nya "
__ADS_1
Ucapan yang membuat semua orang disana merinding mendengar nya,apalagi kedua orang tua wanita itu. Vara yang dulu nya juga ingin menjodohkan sahabat nya,memilih untuk tidak ikut campur urusan jodoh sang kakak.
Adrian bukan lah pria lemah,tadi sebenar nya bisa saja membalas mereka. Hanya saja dia ingin melihat reaksi dari gina,jika dia terluka dan dipukuli oleh mereka. Reaksi gina membuat adrian tersenyum puas,dia yakin jika gina memiliki rasa yang sama seperti nya.
Apalagi bonus yang dia dapatkan lebih banyak,rasa bersalah gina dan imbalan yang akan diberikan wanita itu pada nya. Membuat nya dengan suka rela ingin merasakan dipukuli lagi karena gina,agar dia bisa di rawat dan dekat terus dengan sang pemilik hati nya saat ini
Gina masih terkejut dan terpaku dengan perlakuan adrian,tapi tiba-tiba dia tersadar karena adrian sudah menarik tangan gina dan membawa nya berjalan menuju sebuah pintu yang cukup dekat dari sana.
"Jangan ganggu kami,saat makan malam kami akan keluar " teriak adrian dengan santai,membuat gina terkejut.
Entah sudah berapa kali gina terkejut hari ini dibuat oleh adrian,untung saja jantung nya masih sehat. Mungkin jika tidak,saat ini dia akan berada diruangan pasien dirumah sakit.
__ADS_1
Bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππππ