GAIRAH ISTRI KECIL KU

GAIRAH ISTRI KECIL KU
Bab 59


__ADS_3

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Fadly merasa kesal dan marah,karena merry menjanjikan hal yang ngak masuk akal. Dia yakin jika kedua orang tua nya akan mendapatkan penolakan dan direndahkan oleh keluarga merry. Keluarga merry lebih kaya dan terpandang dari pada keluarga wanita yang dia cintai dulu,makanya fadly tidak ingin merry menjanjikan hal yang ngak jelas pada ibu nya .


"eekkhmmm....dokter merry,harus nya anda ngak menjanjikan apa pun pada ibu ku . Aku ngak mau ibu ku terlalu berharap dengan anda,aku ngak ingin keluarga anda merendahkan kedua orang tua ku" ucap fadly karena dari tadi merry menatap layar ponsel nya yang menampilkan dirinya mencium fadly tanpa beban.


"hhmm....malam ini kau harus datang ke alamat ini" jelas merry,dia memberikan sebuah kertas yang sudah dia tuliskan alamat rumah nya.


Fadly hanya menatap kertas itu sambil mengernyitkan dahinya,dia bingung dengan apa yang dimaksud oleh merry. Kemudian dia melihat merry berdiri dan berjalan menuju pintu untuk membuka pintu tapi sebelum nya dia berbalik dan menatap fadly dengan tajam,dia ingin memberikan peringatan pada pria itu.


"kau harus datang,kita selesaikan urusan kita disana" bentak merry dengan tegas membuat fadly terkejut.


"tapi kita ngak ada urusan dok" jawab Fadly tapi merry sudah berlalu dari sana membuat fadly hanya bisa menghela nafasnya dengan kasar saja.

__ADS_1


Fadly kembali disibukan dengan melaporkan dirinya ke bagian administrasi rumah sakit,di harus mengurus kedatangan nya disana dan melaporkan nya pada pihak rumah sakit . Walaupun dia sudah menemui penanggung jawab disana,hanya saja butuh beberapa prosedur yang harus dijalankan nya.


Sementara itu,merry memilih untuk pulang. Dia sudah menelpon kedua orang tua nya agar menemui nya di rumah karena ada hal penting yang ingin dia katakan pada mereka.


Saat ini merry sudah berada dirumah nya,dia ingin menemui kedua orang tua nya. Dengan wajah senang nya ,dia masuk kedalam rumah nya. Dia akan mengatakan apa yang dia inginkan,sebelum kedatangan fadly kerumah nya.


Ya.....Merry menyuruh fadly untuk datang ke sana ,makanya dia tidak ingin kedua orang tua nya terkejut dan aka menjelaskan semua nya .


"ma....pa.....aku mau menikah " ucap Merry yang baru masuk dan mendarat kan Pantat nya di sofa empuk yang berada diruang tamu.


Kedua orang tua merry sudah lelah menjodohkan merry dengan anak dari rekan bisnis nya ,agar perusahaan mereka ada yang menjalankan nya . Apalagi mereka sudah tua,usia mereka sudah cocok menggendong cucu.


Terkadang mereka berpikir jika merry tidak tertarik dengan pria,makanya mereka akan menerima siapa saja yang bersedia menikahi merry walaupun pria itu dari keluarga pengemis jalanan. Bahkan mereka pernah berdoa,agar merry kelepasan dan hamil duluan. Tidak perduli benih siapa,jika pria yang menghamili merry tidak bersedia menikah dengan merry maka mereka tidak perduli karena mereka hanya butuh keturunan dari merry yang akan menjadi penerus keluarga mereka.

__ADS_1


"Sayang...kau tidak bercanda kan?" tanya sang mama dengan wajah penuh senyum


"siapa pria itu?apa kau sudah hamil ?makanya kau ingin segera menikah dengan nya ?" tanya sang papa yang menutupi rasa senang nya dengan menampilkan wajah penasaran didepan merry.


"ck....aku tidak mungkin hamil pa" jawab merry dengan nada kesal nya.


"ya ....tentu saja ,tidak ada pria yang berani menyentuh mu karena mereka takut tulang mereka patah. Makanya sampai sekarang kau tidak menikah-menikah" jawab papa merry dengan nada angkuh nya


"papa....ma,liat tu suami mama. Enak saja mengatai anak sendiri" ucap Merry dengan nada manja nya ,dia mengadu pada mama nya dengan tatapan ingin di bela


"ha....ha....ya ampun merry,sejak kapan kau bersikap seperti ini? apa calon suami mu itu yang membuat mu menjadi manja begini ?papa akan memberikan hadiah besar pada nya" ucap papa merry dengan tawa di bibir nya,dia senang melihat anak nya yang berusaha keras untuk dewasa kembali memiliki sikap kekanakan nya .


Merry hanya mendelik menatap kedua orang tau nya yang sedang menertawakan nya,sudah sangat lama mereka tidak seperti itu. Merry mengakui kalau selama ini dia sibuk dan melewatkan waktu berharga bersama kedua orang tua nya,dia menjadi seperti ini karena ibu fadly yang begitu lembut memeluknya tadi. Jadi dia terbawa suasana,dia merasa menyesal telah menelantarkan kedua orang tua nya

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2