GAIRAH ISTRI KECIL KU

GAIRAH ISTRI KECIL KU
Bab 76


__ADS_3

🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Malam ini merupakan malam yang panjang bagi pengantin baru itu,merry dan fadly kembali keluar dari kamar nya setelah jam makan malam tiba. Mereka memilih makan bersama kedua orang tua nya,merry memakai salep pereda nyeri didaerah sensitif nya setelah bercinta sehingga bisa berjalan dengan baik .


Mereka makan malam bersama,disana masih ada kedua orang tua fadly karena mereka memang akan menginap disana. Sedangkan Keluarga fadly yang ingin ikut menginap disana, tapi papa merry tidak mengijinkan dan mengatakan akan menjemput mereka lagi saat pesta pernikahan yang akan diadakan minggu depan.


Setelah makan malam bersama,mereka kembali kedalam kamar nya dan melanjutkan aktifitas malam nya. Merry dan fadly menonton film dewasa lebih dulu didalam kamar,mereka mempraktekkan apa yang ada didalam film itu. Dari fadly yang memimpin hingga merry juga ikut menggantikan posisi fadly yang berada diatas nya,mereka bermain bersama hingga pagi menjelang baru mereka tidur .


Pagi nya,merry juga fadly memilih untuk menjalankan aktifitas nya seperti biasa. Mereka memang tidak mengatakan apa pun pada karyawan rumah sakit,baik dokter ataupun perawat. Mereka akan memberitahukan minggu depan,tiga hari sebelum mereka menikah baru mereka akan membagikan undangan pernikahan mereka yang didalam nya terdapat tanggal pernikahan mereka hari ini.


"kalian benaran ingin bekerja?bukan istirahat lebih dulu saja " tanya mama merry yang melihat lingkaran dibawah mata merry juga fadly saat sarapan bersama.


"ngak apa-apa ma,kami ingin menyelesaikan semua nya dengan cepat agar setelah pesta pernikahan kami akan mengambil cuti untuk bulan madu" jawab merry,fadly hanya diam saja.


Kedua orang tua merry hanya bisa menghela nafas nya dengan kasar,kalau kedua orang tua fadly hanya diam saja. Mereka berangkat ke rumah sakit bersama,di dalam mobil. Merry memberikan make up tipis pada mata nya agar tidak terlihat lingkaran hitam disana,dia juga membuatkan nya pada fadly dengan tipis.

__ADS_1


Merry menyandarkan kepala nya di lengan fadly,dia merasa senang karena bersama dengan fadly. Dia sudah sangat jatuh cinta pada fadly,hingga tak bisa lagi menjauh dari pria yang kini sudah resmi menjadi suami nya ini.


Tak lama mobil sampai didepan parkiran ruamh sakit, merry meraup bibir fadly lebih dulu. Dia memang selalu berinisiatif untuk mencium atau memeluk tubuh suami nya ini,entah kenapa dia suka semua yang berhubungan dengan suami nya ini.


cup


"Sayang....Nanti makan siang bareng ya,aku ingin berduaan dengan mu ." ucap Merry setelah melepaskan ciuman nya


"ya....dimana?ruangan ku atau ruangan mu hhmmm?" tanya fadly dengan lembut,sambil ibu jari nya merapikan lipstik yang belepotan di bibir merry.


"di ruangan ku ya,aku tunggu kamu disana. Sekarang turun lah lebih dulu,aku ngak ingin ada yang membuat gosip yang ngak bener sayang..." jelas fadly


Merry turun lebih dulu,kemudian disusul oleh fadly. Gina melihat kedua nya,tapi dia tau kalau fadly dan merry sudah menikah. Karena dia mendengar pembicaraan dokter daniel dan papa nya merry saat dia hendak mengantarkan berkas yang dikirimkan oleh fadly pada dokter daniel,tapi dia tidak akan mengatakan pada siapa pun.


"pagi dok" sapa gina saat dia berpas-pasan dengan fadly didepan pintu masuk rumah sakit.

__ADS_1


Merry melirik nya sekilas,kemudian dia berjalan cepat menuju ruangan nya . Pagi ini dia masih memiliki pasien untuk diperiksa seperti biasa nya,makanya dia tidak bisa mengambil cuti sehingga fadly hanya bisa menuruti nya saja.


"pagi....kau bawa apa itu?" tanya fadly yang menatap kotak bekal ditangan gina


"bekal makan siang dok, selamat atas pernikahan nya dok. Smoga bahagia selama nya dan sampai kakek nenek " jawab gina dengan pelan.


Fadly terkejut,dia mendekatkan tubuh nya pada merry dan meletakan jari telunjuknya di bibir nya. Gina hanya bisa terkekeh kecil saja,apalagi merry masih memperhatikan mereka dengan tatapan tajam .


"sssttt ....kau tau dari mana hah?" tanya fadly yang merasa penasaran,dia menatap ke arah Merry yang sudah cemberut.


Gina menceritakan semua nya,apa yang dia dengar saat dokter daniel menelpon papa nya merry. Fadly hanya menganggukan kepalanya,dia merasa lebih baik kalau begitu. Dia tidak perlu bersembunyi untuk bermesraan didepan gina tentu nya,dia bahkan menyuruh gina untuk memesan kan makanan untuk mereka siang nanti .


Bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2