
πΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎ
"Jangan takut,kalian ngak akan berpisah. Damian juga sudah membeli rumah dekat rumah hana jadi kamu masih bisa bertemu dan jalan bareng dengan hana disana." ucap mama Damian menjelaskan apa maksud suami nya karena wajah Wenny terlihat semakin bingung .
Wajah Wenny langsung bahagia mendengar nya ,tapi dia juga masih bingung dengan apa yang terjadi. Bagaimana mungkin mereka mengurus kedua nya bersama,membuat nya merasa bingung.
"untuk rumah sakit,kalian bisa memeriksa nya sebulan sekali sekalian melihat keadaan kami disini. Cari orang untuk mengurus rumah sakit, kalian harus fokus membuat anak untuk kami."ucap papa Damian dengan santai.
Wenny tersenyum,dia mengerti sekarang. Tapi siapa yang akan mengurus rumah sakit,dia tidak begitu mengenal dokter disana. Rumah sakit milik keluarga Damian bukan lah rumah sakit kecil dan biasa,jadi dia tidak ingin membuat masalah pada keluarga Damian yang sudah menganggap nya anak.
"kira-kira siapa menurut kalian,lebih baik hubungi sekarang jadi dia bisa bersiap-siap" tanya mama Damian dengan lembut
"Bagaimana kalau merry?Dia cukup pintar dan disegani dikalangan dokter dirumah sakit kita pa" saran damian dan papa nya menganggukan kepala nya
__ADS_1
Wenny mengernyitkan dahi nya,dia seperti pernah mendengar nama merry dan kemudian dia melirik ke arah Damian. Dia ingat dokter merry yang pernah digosipkan oleh Damian, bahkan dia hadir saat pesta pernikahan mereka kemarin.
"Bagus,bagaimana menurut mu wenny?jika kau tidak ingin,maka kita cari kandidat lainnya " ucap papa Damian,dia ingin membuat menantu nya ini nyaman berada ditengah-tengah mereka.
"terserah mama dan papa saja,jika dokter merry bersedia maka aku ngak masalah. Lagi pula mas Damian sudah menjadi milikku seutuh nya " jawab Wenny dengan wajah merah nya,dia tau kalau kedua orang tua Damian merasa sedikit tidak enak pada nya .
"ya....itu lebih bagus,kalau begitu bersiap lah. Kalian akan berangkat malam ini " ucap papa Damian dengan tegas
Kedua nya saling menoleh,mereka tidak melihat tanggal pemberangkatan nya di tiket itu sehingga Wenny membuka kembali amplop nya dan melihat jadwal keberangkatan nya. Kedua mata nya membulat sempurna,mereka akan berangkat beberapa jam lagi.
Kedua orang tua nya Damian hanya tersenyum,mereka memang ingin melihat semangat dari Damian dan Wenny. Ternyata mereka sudah saling menyukai,mereka sangat senang melihat nya .
Waktu berlalu,mereka sudah di hotel yang sudah di siapkan oleh kedua orang tua Damian. Damian masih merasa khawatir jika malam ini mereka belum bisa melakukannya karena tamu bulanan Wenny,dia sudah didalam kamar yang sudah dihias dengan kelopak bunga mawar seperti kamar Damian dirumah .
__ADS_1
Wenny melihat wajah sang suami yang sudah suntuk,dia tau apa yang sudah dipikirkan oleh damian. Wenny hanya terlihat santai,dia masuk kedalam kamar mandi dan membersihkan tubuh nya.
Hari sudah malam saat mereka sampai di hotel, makan malam akan diantar kan ke dalam kamar . Damian merasa tidak bersemangat,karena dia yakin jika wenny belum selesai dengan tamu bulanan nya.
Makan sudah disusun oleh pelayan hotel diatas meja didepan balkon kamar nya,agar terlihat romantis dengan pemandangan pantai yang indah di sekeliling nya . Tapi Wenny belum juga keluar dari dalam kamar mandi,malam ini Damian berniat untuk makan kemudian tidur sambil berpelukan dengan Wenny saja. Karena untuk bercinta,bisa dipastikan Wenny ngak akan bisa.
Ceklek
Pintu kamar mandi terbuka,mata Damian langsung tertuju kesana. Dia melihat Wenny sudah memakai lingerie berwarna merah terang,terlihat jelas Wenny tidak menggunakan pakaian dalam nya untuk menutupi daerah pribadi nya .
Dua bongkahan kenyal dengan pucuk nya yang terlihat besar dan mengeras,terlihat samar dari luar. Belum lagi bagian sensitif yang tidak memakai kain penutup,terlihat dari luar bentuk rambut tipis nya .
Damian memperhatikan seluruh tubuh Wenny dari atas hingga kebawah,dengan susah payah dia menelan saliva nya kemudian menatap wajah Wenny yang sudah memerah karena malu. Bahkan Wenny tidak berani menatap mata Damian,dia hanya menundukan wajah nya saja.
__ADS_1
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ