
πππππππππ
Perawat itu tersenyum menggoda ke arah alvaro,dia akan memulai aksi nya dengan membiarkan alvaro menikmati tubuh nya. Dia akan menjebak alvaro,agar alvaro yang memaksanya untuk bercinta.
Kemudian dia akan meminta pertanggung jawaban alvaro pada keluarga nya agar dia bisa menikah dengan nya,perawat itu sudah merencanakan saat ini. Tapi belum juga bisa dia jalankan karena belum ada waktu yang tepat,alvaro terbilang pria yang sulit untuk didekati oleh wanita miskin seperti nya .
Saat ini mereka sudah berada didalam ruangan yang cukup remang di cafe itu,alvaro menatap sekeliling nya . Dia tidak menyangka jika cafe ini memiliki tempat pribadi seperti ini,dia mengamati sekeliling nya dengan cepat.
"dimana kedua teman mu?kenapa belum datang juga ?" tanya alvaro,dia merasa tidak enak karena pakaian yang dipakai perawat itu.
"mereka sedang dijalan,kita minum dulu dok sambil menunggu mereka " jawab perawat itu yang menyodorkan gelas berisi jus buah yang baru di antar kan pelayan disana.
__ADS_1
Alvaro hanya mengangguk sambil mengusap benda panjang yang sudah mengeluarkan asap,dia memejamkan mata nya sebentar kemudian meneguk minuman buah yang diberikan oleh perawat tadi.
Alvaro meletakan rokok di tempat yang sudah disediakan di atas meja,dia merasakan ada yang aneh dengan minuman yang diberikan oleh perawat tadi. Dia memicingkan mata nya,merasakan kepala nya yang tiba-tiba merasa sedikit pusing.
Alvaro berusaha membuka mata nya dengan pelan,dia melihat ke arah perawat yang berada didepannya. Mata nya membulat sempurna saat melihat senyuman aneh dibibir wanita itu,dia juga melihat tatapan wanita itu yang masih mengarah pada ponselnya.
Kembali alvaro terkejut,saat dia melihat pesan diponsel perawat itu. " sudah bereaksi,bersiap lah . Sebentar lagi ", pesan itu membuat Alvaro yakin jika ada sesuatu yang ingin di perbuat oleh perawat itu.
Alvaro merasakan tubuh nya menegang,bagian inti nya sudah berdenyut dan gatal. Sesuatu yang dia yakini kalau perawat didepan nya ini sudah memasukan obat perangsang,dia melihat senyuman yang aneh di wajah wanita itu.
Melihat alvaro berdiri,perawat itu langsung menarik tangan alvaro dan menggenggam nya. Membuat tubuh alvaro sangat menginginkan tubuh nya,sentuhan itu menghasilkan sesuatu yang bangkit di tubuh nya. Gairah nya yang sudah berada di puncak nya dan minta di lampiaskan, tapi alvaro masih berusaha menahan nya
__ADS_1
"mau kemana dok?" tanya perawat itu dengan nada menggoda nya ,Membuat alvaro menghela nafas nya dengan kasar
"aku mau mencuci muka ku,terasa sedikit panas" jawab alvaro,dia berusaha mencoba untuk tetap stabil kan kondisi tubuh nya
"dimana kamar mandi nya ?" tanya alvaro lagi,dia berdoa semoga kamar mandi nya berada diluar ruangan ini dan ternyata doa nya dikabulkan
"disamping ruangan ini dok,ada pintu disana" jawab perawat itu,dia tidak curiga karena diluar ruangan itu sudah berdiri pria suruhan perawat itu .
Alvaro langsung menyadari orang suruhan wanita itu,dia masuk kedalam kamar mandi kemudian membasuh wajah nya dengan cepat. Lalu dia membuka pintu kamar mandi dengan pelan dan mengintip di depan nya,pria itu masih disana.
Alvaro menghela nafas nya dengan kasar lagi,dia tidak mungkin berlama-lama didalam. Kepala nya sudah sangat pusing,belum lagi tubuh nya yang merasa panas dingin. Dia yakin jika obat perangsang yang diberikan oleh perawat itu cukup besar dosis nya,dengan perlahan dia keluar sambil memijit kening nya
__ADS_1
Bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ