
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
Alvaro yang baru sadar dari keterkejutan nya, menatap fadly dengan tajam karena berani memeluk wanita yang dia cintai dari dulu. Dia menggeram dan mengepalkan tangannya dengan cukup kuat,merasa kesal dengan apa yang dilakukan oleh fadly.
"apa yang kau lakukan ?bersikap baiklah,ini di rumah sakit jangan buat berita yang tidak baik" bentak alvaro sambil hendak mengambil tangan merry tapi tangan fadly lebih dulu menghempaskan nya,membuat alvaro terkejut karena fadly berani melakukan hal itu pada nya .
"dia istri ku,Jadi aku berhak melakukan apa pun pada nya. Bahkan lebih dari sekedar memeluk nya " jawab Fadly dengan suara keras nya,tatapan tajam alvaro tidak membuat nya merasa takut.
"ha....ha....kau sedang bermimpi ya?bagaimana mana mungkin merry mau menikah dengan pria miskin seperti mu?apalagi keluarga merry bukan lah keluarga biasa yang bisa kau bodohi begitu saja,mereka akan mencari tau siapa diri mu jadi jangan banyak berkhayal " ucap alvaro dengan tawa nya yang cukup keras membuat semua mata tertuju pada mereka.
Terlihat farel dan dani berjalan mendekati mereka, mereka melihat semua yang terjadi dari jauh. Bahkan mereka mendengar ucapan alvaro karena sangking keras nya,mereka juga ingin mendengar dengan jelas maksud ucapan fadly yang mengatakan merry adalah istri nya .
__ADS_1
"kau yang terlalu berkhayal untuk mendapatkan merry,tapi memang benar kalau merry adalah istri ku. Dia wanita ku,milikku. Tidak ada yang bisa mengambil nya dari ku" ucap fadly dengan senyuman mengejek nya sambil menatap ke arah alvaro.
"ya ampun ,dokter fadly yang terhormat. Kamu pasti baru makan sesuatu yang mahal ya,makanya sekarang berkhayal yang berlebihan seperti ini " tawa mengejek dari alvaro kembali terdengar
"fadly memang suami ku" ucap Merry, bisa dikatakan sebagai sebuah pernyataan.
Semua orang membulatkan mata nya,kecuali adrian. Mereka terkejut dan tidak menyangka,disana juga ada vara yang baru tiba dengan membawa bungkusan makanan untuk fadly. Dia ingin mengambil hati fadly,karena dia sudah menyukai fadly dari pertama kali melihat nya.
"tidak mungkin....bagaimana mungkin dokter fadly sudah menikah ?apalagi dokter merry dan dokter fadly baru saja bertemu,jadi apa yang dokter merry katakan pasti tidak benar" ucap Vara yang sudah berjalan dengan cepat ke arah keramaian itu.
Kali ini bukan fadly yang cemberut,tapi merry . Dia sudah tau dari awal kalau vara menyukai pria disamping nya ini,makanya sebelum dia terabaikan . Merry langsung bergerak cepat untuk mendekati fadly, hingga akhirnya fadly menawarkan pernikahan. Padahal mereka baru mengenal ,belum sampai sebulan tapi fadly sudah meminta nya menjadi istri.
__ADS_1
Tawaran yang langsung disambut oleh merry,dia merasa tertantang untuk tetap bersama pria nya ini. Awal yang baik,dia yakin jika fadly juga pria baik. Apalagi kejadian di cafe waktu itu menjadikan pelajaran untuknya,jika fadly seorang pria brengsek. Pasti dia akan memiliki pemikiran yang sama dengan kedua temannya yang menginginkan fadly mengambil keuntungan dengan meniduri nya, tapi fadly tidak melakukannya.
"vara?kenapa kembali lagi?" tanya adrian,dia belum mengetahui kalau adiknya ini menyukai fadly
"kenapa kakak masih disini?dimana kakak ipar?" tanya vara yang terkejut melihat sang kakak masih disana,dia mencari gina disekitar sana tapi tidak menemukan nya .
Pertanyaan kedua nya membuat yang lainnya tetap diam,mereka masih dengan pikiran masing-masing. Fadly yang merasa kesal dengan alvaro ,begitu juga dengan merry yang tidak suka dengan vara.
"ini....kami harap kalian bisa datang minggu depan di pesta pernikahan kami " ucap fadly yang meletakan sebuah undangan berwarna gold di atas meja gina
Setelah meletakan undangan dengan foto mereka berdua disampul depan nya,fadly langsung menarik sang istri untuk pergi dari sana. Semua orang tercengang melihat nya,begitu juga dengan farel dan dani. Mereka tidak menyangka kalau fadly sudah menikah dengan merry,karena terlihat jelas tanggal pernikahan mereka disana.
__ADS_1
Bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππ