GAIRAH ISTRI KECIL KU

GAIRAH ISTRI KECIL KU
Bab 66


__ADS_3

πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™


Ibu fadly mengangguk dan terkekeh kecil,dia suka dengan sikap terbuka merry. Dia bersyukur karena menantu nya adalah merry,karena mantan fadly sebelumnya hanya diam dan tidak banyak bicara. Sehingga terkesan canggung dan gugup saja,makanya dia benar-benar bersyukur merry menjadi menantu nya.


Merry melepaskan pelukan nya pada fadly,kemudian memeluk tubuh ibu nya. Wanita itu terlihat murahan karena memeluk tubuh orang dengan sembarangan,seperti bukan merry jika berada dirumah sakit.


"Terima kasih bu" ucap Merry


Kemudian merry menarik tangan fadly ,dia ingin melihat kamar calon suami nya itu. Fadly hanya mengikuti nya ,tapi tak lama merry yang ditarik oleh fadly karena merry tidak mengetahui dimana kamar fadly.


Ceklek


Fadly membuka pintu kamar nya,terlihat kamar yang tidak begitu besar dan terlihat bersih. Tempat tidurnya juga terbilang cukup untuk dua orang,kedua orang tua nya sengaja membeli yang cukup untuk berdua agar fadly bisa membawa kekasih nya kerumah itu.


Semenjak mereka pindah ke kota ini,ibu dan ayah nya mempersiapkan semua nya. Mereka ingin melihat fadly yang mendapatkan cinta nya ,tidak lagi lebih mementingkan mereka karena mereka ingin fadly menikah.

__ADS_1


Mereka merasa bersalah karena tidak bisa membuat fadly diterima oleh keluarga kekasih nya saat itu,tapi saat ini ibu dan ayah nya merasa sangat senang. Fadly mendapatkan wanita yang bisa menerima dirinya apa adanya,walaupun demi kian. Kedua orang tua fadly masih merasa khawatir,mereka takut jika keluarga merry tidak menerima mereka seperti saat keluarga kekasih fadly dulu.


Merry berkeliling,memperhatikan setiap sudut kamar fadly yang terbilang rapi dan santai. Dia menampilkan senyuman tipis di bibir nya,memberikan sentuhan kecil dibeberapa barang fadly dikamar itu.


"kau pria yang sempurna,kenapa belum menikah ?" ucap Merry yang sudah melihat fadly melepaskan kaos bagian atas nya .


Seketika wajah merry memerah,dia memalingkan ke arah lain. Mencari sesuatu yang bisa dia pandang, karena jantung nya sudah berdebar tak menentu melihat fadly yang begitu menggairahkan dimata nya. Padahal baru atasan nya,bagaimana kalau bagian bawah nya dibuka ? ah....entah apa yang ada di otak merry saat ini,dia hanya bisa menggerutu dalam hati saja.


"Ngak ada yang mau sama pria miskin,kalau sempurna. Mungkin hanya kamu yang mengatakan hal itu,tidak pernah ada yang mengatakan aku sempurna" jelas fadly yang kini mulai membuka celana jeans yang dia pakai dan meninggalkan boxer tipis dibagian dalam nya .


Merry menatap tubuh fadly dari cermin didepan nya,hanya terlihat tubuh bagian atas sampai ke pinggang agak kebawah dikit. Membuat rasa penasaran merry seketika muncul,bukan tidak pernah dia melihat kelamin pria maupun wanita tapi saat ini seperti nya sungguh berbeda.


Tanpa rasa malu,fadly melangkah ke arah pintu lain di kamar itu. Dia masuk dan membersihkan tubuhnya ,ada rasa lega dihati merry tapi dia juga merasa gugup sekali . Dengan menekan dada nya ,agar jantung nya berhenti berdebar berlebihan tapi tetap saja jantung nya ngak bisa di ajak kompromi dan berdebar semakin keras.


"Lama-lama bisa kena serangan jantung aku ni " batin merry yang masih menekan dada nya .

__ADS_1


Setelah cukup reda,merry mencoba menelisik semua barang juga kondisi kamar fadly. Dia melihat foto fadly yang tersenyum di dinding kamar itu,membuat fadly semakin terlihat tampan. Disana ada juga foto dengan dua pria yang dia tau kalau itu adalah farel dan dani,mereka memakai pakaian wisuda.


"ternyata teman kuliah nya,pantas tau lebih banyak" gumam merry tanpa menyadari kalau fadly sudah keluar dari kamar mandi dengan wajah dan tubuh yang segar


Fadly yang melihat merry masih menatap ke arah foto nya yang dia tempel di dinding,hanya bisa tersenyum kecil. Dia tau kalau merry belum menyadari kalau dia sudah keluar dari kamar mandi,dengan perlahan dia mendekati merry dan memeluk pinggang nya dari belakang.


"eh...." ucap Merry secara refleks,dia merasakan jendolan dibawah sana sudah mengeras. Membuat tubuh nya menegang,merry tidak bisa bergerak sama sekali hingga akhirnya sebuah ciuman mendarat di leher belakang nya.


cup


"kau ngak mau mandi?sebentar lagi kedua orang tua mu datang,mereka pasti akan mencari mu juga" bisik fadly dengan pelan.


Merry yang tubuh nya masih menegang,langsung berlari ke arah pintu kamar mandi. Wajah nya sudah sangat merah,dia tidak ingin fadly melihat nya. Kemudian dengan gerakan cepat,merry menutup nya. Dibelakang pintu ,dia memegang jantung nya yang masih berdebar dengan keras nya .


Fadly tersenyum kecil ,dia menggelengkan kepalanya dengan pelan . Melihat kelakuan merry,membuat nya sangat gemas dan ingin menerkam wanita itu tapi dia harus menahan nya.

__ADS_1


bersambung


Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2