
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
"Sempurna" kata itu membuat ibu fadly menitipkan air mata,baru ini ada orang yang mengatakan anak nya sempurna. Biasanya mereka hanya bisa mengejek dan menghina mereka saja karena kemiskinan,sangat sedikit yang menganggap mereka ada. Tapi Fadly ngak pernah mau perduli mengenai hal itu,dia hanya ingin membahagiakan kedua orang tua nya dengan baik.
Fadly dan merry sudah berada diruang tamu,mereka duduk bersebelahan . Tadi merry ikut membantu fadly membersihkan serpihan kaca vas yang jatuh,sehingga mereka tidak begitu jelas mendengar pembicaraan kedua pasang orang tua itu.
"Kalau saya,semua terserah pada fadly. Karena dia yang akan menjalani semua nya ,kami hanya mendukung saja pak ibu" jawab ayah fadly dengan sopan.
"Bagaimana nak?apa kamu bersedia menikah dengan dokter merry?" tanya ibu fadly,dia seolah tak percaya dengan apa yang terjadi saat ini.
Fadly menatap ke arah Merry yang terlihat khawatir,dia tidak tau harus bagaimana jika fadly menolak nya. Tapi fadly tersenyum dan menganggukan kepala nya,dia sudah merasa cocok dengan merry walaupun hanya baru mengenal.
"aku bersedia menikah dengan nya,tapi apa merry mau menikah dengan ku pak?" ucap fadly dengan tenang,dia masih menatap ke arah Merry dan kedua orang tua merry secara bergantian
__ADS_1
"aku bersedia menikah dengan mu,bahkan aku yang menyuruh kedua orang tua ku kesini untuk mengenal orang tua mu. Kau saja yang tidak mau datang kerumah kami semalam,makanya papa yang langsung ingin kesini " jawab merry dengan ketus dan cemberut menatap ke arah fadly .
Fadly tersenyum, dia ingin melihat kesungguhan dari merry dan keluarga nya . Dia tidak ingin bermain-main lagi dengan yang namanya wanita,apalagi kedua orang tua nya sudah sangat menginginkan seorang cucu.
"Kalau begitu,aku ingin kita menikah besok. Hanya keluarga inti saja,minggu depan nya baru kita pesta dan mengundang yang menurut mu ingin diundang " ucap fadly,dia menantang merry dan keluarga nya .
Papa merry tersenyum,dia menatap ke arah wajah merry yang masih terkejut dan terdiam seketika. Tapi baik papa maupun mama nya merry sangat mengerti kalau putri nya itu sangat menginginkan pernikahan itu,mereka hanya membantu bicara.
"baiklah,kami akan mengurus pernikahan nya di rumah kami besok. Minggu depan nya, kita akan membuat pernikahan yang meriah karena merry merupakan putri ku satu-satu nya jadi mungkin kami akan mengundang banyak orang dan mungkin juga akan ada awak media yang akan meliput nya . Kau tidak keberadaan kan?" jelas papa merry dengan tegas
"aku bersedia,kapan pun kau mau. Sekarang juga ayo,kita ke kantor agama saja dulu " ucap Merry dengan semangat membuat fadly sedikit terkejut,tapi kemudian dia tersenyum senang.
"baiklah ,karena semua nya sudah setuju. Maka sekarang sebaiknya kita makan dulu,tapi saya hanya masak mi goreng saja " ucap ibu fadly dengan pelan.
__ADS_1
"tidak masalah ibu,kami membawa cake dan jus buah. Kita bisa menambahkan nya sebagai pelengkap" jawab mama nya merry
Semua orang tersenyum senang,mereka menuju meja makan yang tidak begitu besar. Disana sudah tersedia mi goreng buatan ibu nya fadly,merry juga fadly mengambil cake dna jus buah yang dibawa oleh kedua orang tua merry yang masih berada didalam mobil nya.
"kenapa kau memilih ku?kau tau siapa aku ,aku ngak punya apa pun yang bisa diberikan untuk mu karena aku yakin kau tidak akan kekurangan apa pun " jelas fadly saat mereka berjalan menuju mobil.
"entah,aku juga ngak tau. Yang jelas aku menyukai mu pada pandangan pertama,bahkan aku mencium mu lebih dulu. " jawab merry,dia juga ngak tau kenapa. Hanya saja dia tidak ingin jauh dari pria tampan didepannya ini,walaupun banyak orang yang mengatakan kalau fadly hanya seorang pria biasa dan miskin tapi dia tetap saja menerima kehadiran pria itu dihidup nya .
"kau bisa memikirkan malam ini,aku ngak mau kau menyesal nantinya. Karena setelah menjadi istri ku,maka kau tidak akan bisa lepas lagi dari ku " ucap fadly dengan tatapan yang sulit diartikan oleh fadly.
Merry menyuruh fadly membuka pintu mobil kemudi,kemudian saat pintu terbuka. Merry mendorong pria itu hingga terduduk,dia langsung duduk dipangkuan fadly dan mengalungkan kedua tangannya dileher fadly dan mencium bibir fadly dengan rakus membuat fadly terkejut.
Tapi hanya sebentar saja fadly terkejut,setelah nya dia membalas ciuman bibir merry hingga ciuman itu menjadi sedikit panas. Mereka melepaskan nya dengan cepat karena kehabisan oksigen,kemudian kedua nya tersenyum dan tertawa kecil.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ