GAIRAH ISTRI KECIL KU

GAIRAH ISTRI KECIL KU
Bab 52


__ADS_3

🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲


Fadly kembali berbalik,dia menyipitkan mata nya menatap wanita cantik didepannya yang terlihat sangat kelelahan dari wajah nya. Dengan senyuman kecil dibibir nya dia pun membalas ucapan merry yang cukup pedas,dia tau kalau banyak pria yang pasti nya melakukan hal itu untuk mendekatkan dirinya pada merry. Tapi tidak untuk nya,dia lebih baik menjauh dari wanita seperti merry.


"maaf jika membuat anda ngak nyaman,kalau memang itu yang anda ingin kan . Maka saya akan memberikan nomor rekening saya,semoga kedepannya kita ngak akan bertemu dok. Saya ngak mau mengganggu anda,apalagi membuat anda tertarik. Saya tau batasan nya,tapi bila dengan ini maka kita tidak ada hubungan apa pun lagi diluar. Maka saya akan memberikan nya " jawab Fadly membuat merry terpaku.


Baru kali ini ada pria yang begitu menolak nya,tapi kemudian merry menggelengkan kepala nya karena dia yakin fadly hanya ingin menarik perhatian nya saja. Dia melihat fadly mengambil kertas diatas meja nya ,kemudian menulis beberapa angka disana.


"Ini dok,kalau begitu saya permisi dulu " ucap Fadly dengan tegas tanpa senyuman sedikit pun.


Fadly membuka pintu ruangan merry,dia melihat Vara masih berdiri didepan sana. Entah sedang menunggu siapa,tapi dari raut wajah vara yang tersenyum dengan lembut pada nya membuat nya yakin kalau vara sedang menunggu nya .


"silahkan dokter vara" ucap fadly yang belum menutup pintu ruangan merry ,dia mengatakan hal itu agar wanita cantik didepan nya ini tidak mengganggu nya.


"anda ingin menemui dokter merry kan?kami sudah selesai bicara " jelas fadly karena dia melihat Vara mengernyitkan dahi nya .

__ADS_1


"tidak, saya menunggu anda dokter fadly. Bisa kita bicara di kantin ,sambil menunggu makan siang bersama dengan dokter merry" jawab vara membuat fadly menutup kembali pintu ruangan merry.


Sedangkan merry yang dari tadi didalam masih menatap ke arah pintu,dia melihat senyuman tipis di wajah fadly . Membuat nya terpesona,lesung pipi milik fadly terlihat jelas.


Merry membuka pintu ruangan nya dari dalam,dia ingin memesan jus dari perawat didepan ruangan nya sambil melihat apa yang terjadi disana. Padahal dia bisa saja menelpon perawat nya yang berjaga didepan ,tapi karena ingin mengetahui yang terjadi didepan ruangan nya makanya dia sendiri yang datang melihat.


Mata nya membuat sempurna saat melihat fadly berjalan berdua bersama Vara,wanita itu menunggu fadly keluar. Ada rasa kesal dan gak suka saat melihat kedua nya berjalan,apalagi senyuman terus tersemat di bibir vara.


Merry memilih kembali keruangan nya dan beristirahat ,setelah mengirimkan uang Ke rekening milik fadly. Dia ingin beristirahat sebentar sebelum mandi ,dia merebahkan tubuh nya diranjang pribadi nya yang berada diruangan nya itu.


"Hhmm....Jadi anda tinggal dimana dok? Bisakah saya main kerumah anda ?" tanya vara,dia sudah tertarik dengan pria didepan nya ini dari pertama melihat nya tadi.


"hhmm....Sebaiknya anda menjaga jarak pada saya dok,saya hanya dokter miskin "jawab Fadly dengan santai.


"ha...ha...anda sangat lucu dokter fadly,mana ada dokter yang miskin. Jangan ngarang deh " ucap Vara dengan tawa nya yang menggelegar.

__ADS_1


"Anda tidak pernah bertemu dengan dokter miskin dokter vara?" terdengar suara pria lain dibelakang fadly,dia ikut duduk disana sambil menatap ke arah fadly dengan sinis.


"Saya dokter alvaro,anda bisa panggil saja varo. Nama kita berbeda a dan o saja ,kita jodoh dok" ucap pria yang baru datang tadi,dia mengenalkan diri nya karena vara menatap nya dengan bingung.


"apa kabar fadly?aku pikir kamu ngak bakalan bisa kembali ke kota ini lagi Apalagi bekerja di rumah sakit besar ini " ucap alvaro menatap ke arah fadly dengan tatapan mengejek.


Vara hanya memperhatikan nya saja,dia mendengarkan baik-baik mengenai apa yang akan dibicarakan oleh dokter alvaro. Dia sempat mendengar kedua orang tuanya menyebut nama Alvaro, bahkan menyuruh Vara untuk mendekati alvaro agar bisa menjadi suami nya. Karena alvaro berasal dari keluarga terpandang dan merupakan dokter senior yang sangat disegani setara dengan dokter merry.


Fadly dan Alvaro memang pernah kuliah bersama,mereka mendapatkan beasiswa anak pintar tapi alvaro tetap memilih membayar uang kuliah nya. Apalagi keluarga nya donatur di kampus nya,makanya dia bisa menyuruh pihak kampus untuk menempatkan Fadly ke daerah desa.


Alvaro menganggap fadly sebagai saingan,dari dulu fadly lebih unggul dari nya. Mulai dari pelajaran juga wanita yang mengejar nya,mereka bahkan memilih fadly dari pada dirinya yang memang sudah terlihat kaya dan pintar juga.


Bersambung


Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2