GAIRAH ISTRI KECIL KU

GAIRAH ISTRI KECIL KU
Bab 38


__ADS_3

🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Fadly hanya bisa tersenyum dan duduk bersama Kedua orang tua nya,dia tidak pernah menanggapi ucapan kedua orang tua nya untuk menikah. Dia pernah merasa kasihan pada kedua nya karena harus direndahkan oleh orang tua dari wanita yang dia cintai,saat itu dia marah dan tidak terima kalau orang tua nya direndahkan begitu.


"dengar ya pak,bu. Anak kalian ngak pantas untuk putri ku,dari kecil dia selalu mendapatkan apa pun yang diinginkan nya. Jika menikah dengan anak kalian,apa yang bisa dia berikan untuk anak ku. Hanya seorang dokter kampung,dia ngak bisa menjamin dapat memenuhi kebutuhan anak ku"


Ucapan ayah dari wanita yang dicintainya begitu kena dihati nya,oleh karena itu dia memilih untuk tidak menikah. Dia lebih mementingkan kebahagian kedua orang tua nya ,mereka lah penyemangat hidup Fadly saat ini dan mungkin untuk selama nya .


"kamu jangan senyum-senyum begitu dong fadly" bentak sang ibu yang dari tadi menatap wajah putra nya.


"ngak kok bu,aku mau ibu sama ayah aja. Ngak perlu istri yah,buat ku kalian sudah cukup" ucap fadly sambil memeluk tubuh ibu nya,selama ini fadly memang sangat manja pada kedua ornag tua nya.


"Hei....kamu itu udah tua,menikah lah jangan karena masa lalu sehingga kamu ngak akan menikah " ucap ayah fadly dengan tegas.


"ah....aku capek yah,aku mau tidur dulu" jawab fadly,berusaha mengalihkan pembicaraan nya.

__ADS_1


Kedua orang tua nya hanya bisa menghela nafas nya dengan kasar,mereka tau kalau fadly sangat ingin membela mereka. Hanya saja ,ngak mungkin selama nya mereka bisa menemani fadly.


Fadly perlu seorang wanita yang bisa menemani dan berbagi dengan nya,tapi tidak semua wanita yang dekat dengan fadly akan membuat pria itu bisa membuka hati nya.


Walaupun kedua orang tua fadly percaya,bahwa jodoh sudah diatur oleh yang maha kuasa. Hanya saja jika fadly nya tidak usaha dan tidak membuka hati nya, maka jodoh juga ngak akan datang. Begitu lah menurut kedua orang tua fadly,fadly selalu mengalihkan pembicaraan mengenai pernikahan.


Besoknya,Fadly sudah bersiap untuk berangkat ke rumah sakit dimana Farel dan Dani. Mereka lah yang mengajak bertemu di cafe yang terhubung ke club juga,mereka menyambut kedatangan Fadly karena mereka sangat dekat saat kuliah dulu.


"makan yang banyak,ibu sudah buatkan bubur jagung kesukaan mu" ucap ibu fadly dengan senyuman dibibir nya


"ya...ya....maka cari lah wanita yang baik disana,pasti banyak yang belum menikah " ucap ibu fadly,dia masih ingin membuat fadly mengerti arti nya Wanita didalam hidup nya.


"ya....benar kata ibu mu,lagi pula ngak semua disana orang kaya. Pasti ada wanita biasa saja,atau kau bisa cari wanita di panti asuhan. Mereka juga ngak terlalu buruk untuk mu " ucap sang ayah saat melihat fadly ingin membantah permintaan mereka.


"Hah....baiklah raja,hamba akan memulai mencari calon istri untuk menjadi menantu raja dan ratu. Kalau begitu hamba permisi dulu " jawab Fadly dengan lembut,dia berjalan mendekati kedua orang tua nya dan memeluknya kemudian dia pergi menuju motor nya yang terparkir dihalaman kecil rumah nya.

__ADS_1


Kedua orang tua fadly hanya bisa menggelengkan kepala nya melihat sikap dan tingkah laku putra nya,tapi mereka juga tidak bisa menyalahkan fadly. Mereka malah menyalahkan diri sendiri, karena kehidupan mereka yang miskin sehingga menjadikan fadly jauh dari jodoh nya .


Saat sampai di persimpangan lampu merah,fadly melihat mobil yang seperti dia kenal berhenti dipinggir jalanan . Awalnya dia ingin pergi dari sana ,karena dia yakin jika mobil berhenti disana baik-baik saja. Tapi ternyata seorang wanita berdiri dipinggir jalan dan menyetop beberapa mobil yang lewat ,tapi seperti nya tidak ada yang mau membantu nya .


Mungkin mereka memang sedang terburu-buru makanya tidak ada yang perduli dengan wanita itu,fadly meminggirkan motor nya didepan mobil wanita itu.


Deg....


Fadly terkejut melihat wanita yang mencium nya tadi malam,dia berdehem sedikit dan mendekati wanita itu . Terlihat wajah wanita itu tersenyum puas,dia mengambil tas dan jas putih yang dia lampir kan di tangannya.


"mas...mas....tolong anterin saya ke rumah sakit RAYA,saya ada jadwal operasi satu jam lagi. Nanti saya bayar lebih dari tarif objek" ucap Merry.


Fadly hanya diam saja,dia kembali menaiki motor nya. Terlihat Merry sedang sulit naik ke atas motor milik nya,walaupun motor fadly tidak tinggi karena merry memakai rok sepan yang ketat dibawah lutut. Dia ngak tau kalau mobil nya akan mogok,baterai ponsel nya juga habis. Mungkin karena tadi malam dia ketiduran dan pagi nya dia malah kesiangan bangun,alkohol membuat nya menjadi kesulitan.


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘


__ADS_2