GAT: Transmigrasi Dan Mengulang Waktu

GAT: Transmigrasi Dan Mengulang Waktu
chapter 18


__ADS_3

Episode 18


di mansion thoender.


"mas gimana ini mas?"rengek Monica sambil mengguncang lengan rendy


"gimana apanya sih mah?"tanya Rendy yang saat ini terlihat lesuh tidak berdaya.


"itu mansion kita mas gimana? semua barang aku di mansion itu terbakar habis bahkan baju baru aku juga habis terbakar "ucap Monica.


"terus papah harus apa?"tanya Rendy


"malah tanya, mas harus bagi aku duit karna aku mau beli barang yang aku punya yang terbakar itu, aku juga harus beli baju untuk putri aku mas baju yang aku bawa kesini dan Freya itu cuman beberapa lembar mas"ucap Monica.


dengan segera Rendy mentransfer uang ke rekening Monica.


mendapatkan sebuah notifikasi masuk, dengan segera Monica check... disana terdapat jumlah uang lumayan banyak... namun menurut Monica itu adalah jumlah sedikit.


"pah kenapa cuman lima ratus juta? ini itu gak cukup buat aku pah, belum pembayaran baju,salon dan berbagai macam peralatan lainnya untuk kecantikan mamah"ucap Monica yang kesal.


"mamah harus libur dulu kesalon, keuangan kita semakin menipis mah, apa lagi kita memiliki banyak utang di pihak bank. kita tidak bisa meminjam lagi uang di bank, putra kamu juga tidak bisa di andalkan di perusahan, bukannya makin maju malah bikin merosot"ucap Rendy yang ikut-ikutan kesal.


"ko mas salahin putra aku sih"ucap Monica tidak terima putra semata wayangnya di salahkan hanya tidak sengaja melakukan kesalahan membuat beberapa klien tidak jadi berkerja sama di perusahaan Walker... itu menyebabkan perusahaan Walker goyah.


"tentu saja salah putra kamu, coba saja dia tidak merengek mengambil alih perusahaan tidak akan jadi seperti ini perusahaan tidak akan goyah... lalu mana kata² mamah jika Kenzo bisa merintis perusahaan Walker"ucap Rendy. sungguh dia sekarang di Landa pusing. pusing memikirkan dana membangun mansion Walker kembali dan dana membangun perusahaan Walker dimana coba dia mendapatkan uang untuk membangun semua itu... bahkan kini tidak mungkin pihak bank mengeluarkan uang untuknya.sedangkan utangnya saja di bank masih banyak.


Monica kehabisan kata² untuk menjawab ucapan sang suami... yah dia akui dia lah yang menyakinkan sang suami jika Kenzo bisa di andalkan di perusahan... padahal dirinya tau jika Kenzo tidak pandai soal bisnis... namun untuk meyakinkan sang suami Monica terpaksa mengatakan jika Kenzo bisa berbisnis.


dia terpaksa berbohong kepada suaminya, agar Kenzo tidak lagi merengek kepadanya... yang terus mengatakan bahwa dia di rendahin oleh temannya. di karnakan dia tidak bisa mengelola perusahaan bahkan wanita yang di sukai juga merendahkannya. jadi untuk membuktikan pada mereka bahwa di pandai dalam membangun perusahaan.... Kenzo pun merengek kepada Monica untuk menyuruh Rendy memasukkannya di perusahan.


alhasil rencana itu berhasil. namun belum ada seminggu Kenzo memegang kendali perusahaan... perusahaan Walker goyah. yang membuat perusahaan itu goyah adalah keuangan dan beberapa klien yang memutuskan kerjasama... padahal sebelum Rendy memberikan kendali penuh terhadap Kenzo semuanya aman terkontrol....


dia ingin marah namun dia tidak sanggup melihat anak kesayangannya sedih. terpaksa dia memikirkan cara... sampai dia tidak sengaja melihat seseorang yang dia kenal sedang duduk bersama seorang anak perempuan yang tidak jauh seusia putrinya.


"mas kenapa kamu tidak ambil uang perusahaan thoender saja?"ucap Monica.

__ADS_1


"tidak bisa mah, papah tidak bisa mengambil uang perusahaan thoender seenaknya... tidak seperti saat perusahaan Walker dulu yang bisa papa kendalikan.


"apa lagi di perusahaan thoender tidak ada yang mengetahui kalau papah adalah ayah dari zella. yang mereka tau ayah bekerja disana karna direktur oleh Hans wakil perusahaan zella"


"apa!! dasar yah itu anak kamu, tidak ada rasa kasihan nya pada orang tua"ucap Monica yang mencoba memprovokasi Rendy.


"padahal kamu ayahnya, tapi dia malah tidak ingin mengakui kamu sebagai ayahnya, anak macam apa yang kamu miliki itu. bahkan putri ku lebih baik dari putrimu itu"ucap Monica. yang membuat Rendy marah dan membenarkan ucapan Monica


*********


empat jam kemudian... kini bis yang membawa anak SMK ke perkebunan smiht akhirnya sampai.


"ayo anak² kita sudah sampai, mari kita segera turun"ucap Bu Serena salah satu guru yang ikut dalam camping.


"baik Bu"ucap mereka... mereka dengan segera mengambil barang-barang mereka masing-masing untuk di bawa turun.


"bee bangun kita udah sampai"ucap Gibran lembut sambil mengelus pipi zella lembut.


melihat zella yang tertidur membuat Gibran senyum² sendiri... bahkan saat zella tidur menurut Gibran kecantikan kekasihnya tidak memudar.


Karena terusik, zella membuka matanya... hal pertama dia lihat adalah wajah tampan sang kekasih... namun yang menggoda imannya adalah bibir sexy sang kekasih...


ingatkan yang sekarang di tubuh zella adalah wanita dewasa, wanita yang sudah mengenal berbau dewasa. jadi tidak muda bagi zella aka Stella tergoda dengan hal seperti itu bukan.


meski Stella belum pernah ehm... tapi soal kiss dia sudah pernah rasain melalui drama Korea.


menurutnya saat mendapatkan adegan kiss begituan. Stella terbawa perasaan Stella berkhayal bahwa yang sekarang berada di depan lelaki drama itu adalah dirinya. jadi dirinya mengklaim bahwa dia sudah berkiss dan sudah berpengalaman soal seperti itu.


ah sungguh Stella yang kolot.


"bee kita udah sampai ayo bangun, barangnya biar aku yang bawa, atau kau ingin merasakannya dulu sebelum kita turun"ucap Gibran menyadarkan sang kekasih sambil sedikit menggodanya. Gibran bukanlah bodoh dia sangat tau dimana arah pandangan sang kekasih.


"iii apa'an sih jangan mesum deh"ucap grizella yang langsung berdiri dari duduknya.


"siapa yang mesum bee"ucap Gibran sambil menaik turunkan alisnya.

__ADS_1


"woi pacarnya nanti aja kali, cape nih kaki gue berdiri nungguin kalian turun"ucap Alan yang sedang berteriak di bawah


"ugh selamat, untuk ada Alan kalau engga gue gak tau mau bicara apa lagi"batin grizella terselamatkan karna terciduk oleh sang kekasih.


segera dua sejoli itu segera turun dari buss.


"baiklah anak² segera kalian berbaris kami akan memberi kalian kelompok... setiap kelompok akan terdiri dari enam orang mengerti?"tanya guru Serena.


"mengerti Bu"


"kelompok A terdiri dari Alan, alarick, Kayla, Chelsea,Rayhan dan ....."


"kelompok B, terdiri dari Nathan, rosella, grizella, Gibran, Freya dan Michel"ucap guru Serena... guru Serena terus membacakan nama murid dan kelompok masing-masing.


semua murid yang ikut dalam camping terdapat 36... dan kini dibagi beberapa kelompok yang menjadi 6 kelompok.


"baiklah kalian bisa pilih siapa ketua di setiap kelompok kalian masing-masing, dan ketua kelompok yang terpilih harus bisa mengatur keperluan kelompok kalian jangan ada yang pilih kasih ngerti"ucap guru Serena memperingati kepada murid-muridnya.


"ngeri Bu.."


"oh jika kalian sudah memilih siapa ketua kelompok kalian, kalian sudah bisa membangun tenda² kalian..."ucap guru Serena sebelum pergi dari sana. membiarkan para muridnya memilih siapa ketua kelompok mereka.


"apa membangun tenda aku kira itu urusan para guru"


"mungkin gurunya ingin kita bisa mandiri melakukan segala sesuatu.


"udah jangan bicara segera kita pilih siapa ketua kelompok kita.


begitulah komentar para murid saat tau harus mereka sendiri yang membangun tenda.


"jadi siapa ketua kelompok kita?"tanya Rosella.


"gimana Michel aja"ucap Freya. bukan tanpa alasan dia memilih Michel.


jika Michel menjadi ketua kelompok merek. Freya bisa bersantai karna dia tau pasti kekasihnya itu tidak akan membiarkan dirinya kecapean.

__ADS_1


"itu mah ke enakan elo, bagaimana begini aja dari pada bingung lebih baik cari ranting 6 terus kertas lalu di tempelin di ranting tadi. siapa yang mendapatkan tulisan ketua... berarti dia adalah ketua dalam kelompok ini"ucap grizella bijak... jadikan jika begitu tidak ada pertengkaran nantinya.


__ADS_2