
Episode 40
kini zella sudah berada di rumah. setelah tadi dirinya dan Gibran pergi kesebuah taman... zella berjalan menuju sofa ruang tamu dan mendaratkan dirinya di sofa.
"gue harap jalan cerita ini tidak seperti di novel² yang lain yang mana pemeran lelakinya menyesal karena sudah mencampakkan antagonis wanita yang sudah di isi dengan jiwa lain..."batin grizella yang kini menurut zella semakin rumit.
entah bagaimana dia harus bertindak... apa lagi jika di lihat tadi sepertinya sifat Michel hampir mirip dengan cerita novel² lainnya. yang mana pemeran lelakinya menyesal telah mencampakkan antagonis.... dan pemeran lelakinya berusaha untuk merebut kembali antagonis agar mencintainya kembali.
"aku harap Michel tidak menjadi antagonis yang mana berusaha mendapatkan apa yang dia inginkan"batin grizella....
"Zella"
"zella"
"zellaaa"panggilnya membuat gadis itu kembali sadar dari alam pikirannya.
"ada apa ka Hans?"tanya grizella sambil menatap Hans yang kini sudah duduk di sebelahnya. entah sejak kapan lelaki itu ada di depannya
"kamu kenapa? kakak panggil kamu gak menyaut"ucap Hans sambil menatap zella. "kamu sedang ada masalah zella"tanya Hans
"sedikit tapi aku bisa atasi ko"ucap grizella kepada Hans.
"kamu serius?"tanya Hans untuk memastikan.
"serius ka... ini masalah kecil saja ka Hans gak perlu khawatir"ucap grizella.
"baiklah... oh ya kakak ingin mengatakan sesuatu"ucap Hans yang kini mengingat sesuatu.
"apa ka?"tanya grizella penasaran
"kita mendapatkan undangan dari kediaman smiht,kakak punya tiga undangan siapa tau kamu mau mengajak Gibran untuk ikut dalam acara besok malam"ucapnya sambil memberikan dua kartu undangan kepada zella.
"apa kamu mau pergi kesana?"tanya Hans pada zella.
"mm aku akan pergi"ucap zella.
"baiklah lebih baik zella pergi tidur, mungkin besok zella akan membeli gaun untuk acara nanti malam"ucap Hans yang tidak mendapatkan penolakan dari zella.
"baiklah"ucap zella tanpa basa-basi.
**********
di sebuah apartemen
terlihat sepasang keluarga kini sedang berkumpul. terlihat raut wajah mereka terlihat sangat senang.
"apa kita mendapatkan undangan dari kediaman smiht"heboh Monica saat melihat kartu undangan di tangan Rendy.
__ADS_1
"benar mah"jawab Rendy.
"kalau begitu besok aku harus ke mall pah untuk membeli gaun untuk pesta nanti malam. aku harus tampil cantik siapa tau Gibran terpikat sama aku"ucap Freya sambil membayangkan Gibran...
dia tau Gibran berasal dari keluarga smiht, namun hanya saja dia tidak tau posisi Gibran ada dimana di keluarga smiht.
"Gibran siapa dia? bukankah kamu sedang menjalani hubungan dengan keluarga Allison "ucap Rendy.
"itu dulu pah, sekarang putri kita sedang berusaha mendekati sahabat kekasihnya dia lebih bagus dari pada yang lainnya "ucap Monica.
"siapa?"tanya Rendy dia sama sekali tidak mengetahui apa pun.
"Gibran salah satu sahabat dari Michel, Gibran itu keluarga dari smiht pah makanya Freya sedang mencoba mencari cara merebut hati Gibran"ucap Monica.
"apa keluarga smiht"kagetnya bahkan bola matanya seperti ingin keluar gara² kaget.
"benar pah, hanya saja menjadi masalahnya adalah Gibran sedang menjalin hubungan dengan zella pah"ucap Freya sambil memasang raut wajah kesal.
"apa zella"
"ia pah"
"jadi?"
"ya jadi papah harus bantu aku agar zella putuskan Gibran... agar Gibran menjadi milik aku. jika Gibran sudah menjadi milikku aku, aku akan menyuruhnya untuk mambantu perusahaan kita... dan aku juga akan menyuruh dia untuk menghancurkan perusahaan zella"ucap Freya kepada Rendy. yang membuat Rendy mengepalkan tangannya karna mengingat perlakuan zella kepadanya.
"kamu tenang saja, papah sudah punya rencana untuk zella... apa lagi besok adalah hal yang bagus untuk memulai rencana itu"ucap rendy sambil tersenyum menyeringai. membuat Monica dan Freya senang mendengar ucapan sang ayah.
"aku akan merebut semua apa yang kamu miliki zella, Gibran tidak pantas untukmu hanya aku yang pantas untuk bersanding dengan Gibran"guman Freya dalam hati
"kasihan kamu Adelia, hidup mu sangat menderita tidak beda jauh dengan putrimu itu nantinya...kamu lihat Adelia bahkan ayah kandungnya saja ingin menghancurkan kehidupan putri kandungnya sendiri hanya demi bisa membuat putriku senang dan apa yang dia inginkan "batin Monica.
*********
pagi hari
sebuah pesan nada dering terus berbunyi mengusik waktu tidur seorang gadis cantik di pagi hari.
tut..Tut..Tut.
tut..Tut..Tut.
tut..Tut..Tut..
"siapa sih pagi² gangguin orang lagi tidur"ucap gadis itu kesal
dengan segera gadis itu yang tak lain zella mengambil hp nya dan melihat siapa orang gila yang mengganggunya tidurnya di pagi hari.
__ADS_1
rosella
[kalian dapat undangan dari kediaman smiht tidak?]
Kayla
[Mm dapat]
Chelsea
[ya gue juga sama kenapa?]
Rosella
[malah tanya kenapa ke mall yuk]
[beli gaun untuk nanti malam🤭]
Chelsea
[boleh jam berapa?]
[ganggu banget sih pagi² gak tau
apa orang lagi tidur😤]
Kayla
[udah tidurnya nanti saja lebih
baik Lo bersih² dan bersiap-siap
kita ke mall beli gaun nanti malam]
Rosella
[benar... siapa tau Lo mau
belikan sesuatu untuk Gibran nanti
malam. tapi Gibran Nya dapat gak yah
undangan?🤔]
[dapat tenang saja... udah gue
mau siap² dulu by]
__ADS_1
setelah selesai mengirim sebuah pesan di Gurp dengan segera zella bangun dari duduknya berjalan menuju kamar mandi.