
Episode 16
masih di Restoran bintang lima.
terlihat empat orang sedang membicarakan sesuatu.
"tapi tidak bisakah di undur menjadi hari Minggu, mengapa harus besok, apa tidak terlalu cepat?"tanya gristella. ini terlalu cepat baginya untuk menjadi istri orang. apa lagi dia baru saja memasuki kediaman Yudhoyono.
dia takut tidak bisa membalaskan dendamnya, karna dia harus mengurus lelaki yang menjadi suaminya nanti. itu percuma saja dia terlahir kembali dan percuma mengubahnya jika dia tidak bisa menghancurkan orang yang membuatnya menderita.
"maaf sayang, keputusan ini tidak bisa di ubah, semuanya sudah di atur, baju,cincin dan lainya juga sudah di atur, kamu hanya perlu memakainya saja"ucap sakura kepada Stella.
dia tau perempuan yang akan menjadi menantunya itu sedang mengulur waktu, untuk menikah dengan putranya. dia tidak akan membiarkan itu terjadi. apa lagi dia sangat cocok dengan perempuan pilihan putranya.
sedangkan Stella hanya bisa berdecak kesal dalam hati "seperti aku tidak bisa menghindar dari status pernikahan ini, ini sama saja seperti dalam novel yang bertema mengulang waktu. hanya saja kisahku sedikit berbeda"batin gristella. mau tidak mau dia harus menerimanya.
"sepertinya keputusannya tidak bisa di ubah yah, ahh baiklah apa boleh buat saya tidak bisa menolak, meski menolak pun pasti kalian sudah mengatasinya lebih dulu" ucap gristella yang hanya bisa berpasrah saja sambil menatap ketiga orang di hadapannya dengan datar.
"ahm sepertinya anda tau, jadi malam ini kamu akan bermalam di rumah kami"ucap sakura
"apa tidak bisakah aku tidur di rumah aku sendiri, apa kalian pikir aku akan kabur? ,Jika itu pikiran kalian. kalian salah"ucap gristella.
"kami tidak berpikiran seperti itu, hanya saja jika kamu berada di rumah, kamu hanya akan tinggal di makeup tanpa menunggu kamu datang"ucap sakura.
"alasan seperti apa itu? ini hanya pernikahan biasa dan tamu undangan juga tidak banyak. tidak perlu terlalu cantik dan bermake-up berlebihan. jika anda tidak terima lebih baik batalkan saja"ucap gristella menatap ketiga orang itu dengan datar dan sinis.
namun berbeda dengan hatinya yang kini sudah ketar ketir. jika sampai pernikahan ini di batalkan. dia takut lelaki muda di depannya akan menggagalkan setiap rencana balas dendamnya. andaikan pernikahan ini batal dan lelaki muda tidak menggangu dan merusak rencana balas dendamnya itu tidak apa.
__ADS_1
"baiklah, kamu bisa pulang kerumah, tapi kamu harus ingat besok pagi kamu harus kerumah"ucap gadrian mengambil alih pembicaraan. gadrian juga menyerahkan alamat rumahnya
"baik.. karna sudah tidak ada pembicaraan lagi, saya pamit karna saya masih memiliki urusan selain ini"ucap gristella.
"baiklah semoga kamu baik² di jalan"ucap sakura dan hanya di sungging senyuman dari Stella. sebelum perempuan itu pergi meninggalkan ketiga orang yang masih duduk itu.
"calon istrimu cantik juga, bunda suka dengan karakternya"ucap sakura.
"Dady harap, kamu dan dia bisa membina rumah tangga yang harmonis"ucap domanix yang sedari tadi diam kini mulai membuka suara
"benar kata Daddy kamu Adrian, dengarkan perkataan bunda, apapun masalahnya kalian harus bersama, karna masalah itu adalah sebuah rintangan untuk membina hubungan dan rumah tangga kalian"ucap sakura.
"thanks bunda, Daddy"ucap gadrian.
"sudah yuk, lebih baik kita pulang, bunda ingin bersantai karna besok pasti hari yang sibuk namun penuh kebahagiaan "ucap sakura
di kantin kampus....
terlihat tiga perempuan sedang duduk sambil memakan makanannya.
"lu serius Laura? Lo pacaran dengan lelaki Upik abu itu"ucap Cherry. yang tidak percaya
"Laura cantik, Lo itu kaya masa Lo memiliki cowok miskin sih, padahalkan masih banyak cowok kaya kenapa Lo memilih dengan si undik"ucap Yura yang ikut. dia tidak tau apa yang di lihat Laura sampai² sahabatnya itu memiliki lelaki miskin. ganteng tidak kaya tidak juga.
"aduh kalian tenang saja. sebenarnya gue itu gak cinta dengan lelaki undik itu, gue cuman memanfaatkan dia dong untuk menghancurkan seseorang "ucap Naura dengan senyum cantiknya
"ha emangnya siapa yang Lo ingin hancurkan?"tanya Yura penasaran
__ADS_1
"gristella amaudya, itu nama orang yang ingin gue hancurkan melalui cowok undik itu, gristella itu suka dengan Rizal. untuk menghancur dia harus melalui Rizal yang separuh jiwanya"ucap Laura
"sebenarnya Lo memiliki masalah apa sih dengan gristella itu sampai² Lo ingin menghancurkan dia"tanya Cherry.
"gue akan cerita tapi tidak disini dan tidak sekarang juga"ucap Naura meminum jus strawberry.
"gue gak sabar menunggu permainan Lo dengan perempuan itu"ucap Yura.
*Dralella Cherry blossom, umur 20 sahabat Naura.
"ayura astitama Wijaya,umur 20 sahabat Naura.
*********
di kediaman Rizal
terlihat seorang perempuan sedang mengomel kepada, lelaki yang sedang tidur di sofa.
"papa!!!, lebih baik papa pergi cari kerja, jangan hanya tidur makan dong, papa gak tau duit kita ini semakin menipis"ucap gendis berkacak pinggang.
"aduh mama, papa lagi mengantuk, kalau udah habis ya apa boleh buat, habis ya habis"ucap Gunawan.
"papa ini, kenapa sih aku harus memiliki suami pemalas seperti kamu menyesal aku menikah dengan kamu"rutuk gendis
"menyesal menikah dengan aku. kamu gak sadar dan kamu gak ingat saat kita pacaran, kamu sendirikan yang mengatakan akan menerima kekurangan aku apa adanya, kamu juga bilang kamu tidak butuh uang, kamu hanya perlu aku bersamamu sampai kita tua, sekarang kamu mengatakan menyesal menikah dengan aku"ucap Gunawan yang kini mulai terpancing emosi.
"dan kamu marah² saat aku tidak mencarikan mu uang ha... jika kamu mau uang cari sendiri kerja sendiri jangan hanya pandai menghambur uang, aku ini baru seminggu tidak kerja. kau sudah seperti ikan kepanasa yang tidak berjumpa air "ucap Gunawan kepada gendis.
__ADS_1
sedangkan gendis dia sedikit ketakutan melihat kemarahan sang suami, dia takut di tampar dan di tendang meski belum pernah dia rasakan. namun tetap saja takut dan was-was.