GAT: Transmigrasi Dan Mengulang Waktu

GAT: Transmigrasi Dan Mengulang Waktu
chapter 38


__ADS_3

Episode 38


di kediaman smiht


"prince apa kamu sudah yakin untuk membuka identitasmu di pesta anniversery ke 45 mommy dan Daddy?"tanya mommy Sofia untuk memastikan ucapan anak bungsunya.


"ya mommy Gibran yakin..."ucap Gibran mantap


"baiklah jika itu memang yang kamu mau... sebenarnya mommy belum siapa jika kamu di ketahui oleh semua orang. itu akan membuat kamu dalam bahaya? apa kamu tidak khawatir dengan kekasih kamu yang akan menjadi incaran mereka untuk menangkap kamu"ucap mommy Sofia


"aku yakin mommy, aku tidak bisa terus menerus menutupi indentitas ini mommy, karna suatu saat pasti pada akhirnya identitas ini juga akan terbongkar... jadi aku memutuskan untuk memberitahu mereka identitas ku sebenarnya"ucap Gibran sambil memegang tangan mommy Sofia.


"baiklah jika itu adalah pilihanmu mommy akan mendukungmu"ucapnya sambil mengecup kening sang anak.


"jadi bagaimana dengan kekasihmu itu"tanya mommy Sofia yang ingin tau tentang zella dari sang putra.


"bagaimana apa nya sih? udah mendingan mommy kaluar aku mau tidur"ucap Gibran alasan agar mommy pergi dari kamarnya dan tidak terus mendesaknya untuk menceritakan tentang kekasihnya.


"prince kamu ko gitu sih sama mommy... kamu itu nyebelin banget deh"kesal mommy Sofia


"udah mom aku mau tidur, besokkan aku sekolah"alasan Gibran.


"ISS kamu ini"ucap mommy Sofia dengan segera berjalan ke luar kamar sang putra...


**********


tak...tak...takkk


terlihat seseorang lelaki sedang berjalan dengan tergesa-gesa... bahkan sapaan dari karyawan yang ada di kantor itu tak dia hiraukan... lelaki itu berjalan memasuki lift menuju lantai atas dimana disana hanya ada ruangan CEO berada...


pintu lift terbuka... dengan segera lelaki itu melangkah keluar... dan segera menuju ruangan CEO.


namun disaat lelaki itu sudah sampai di depan pintu... lelaki itu mendengar suara perempuan mendesah bersamaan dengan suara lelaki di dalam ruangan itu.


lelaki itu terdiam sebentar... pandangan mengarah pada sebuah ruangan... ruangan itu dimana ruangan sekretaris CEO... disana tidak ada satu pun orang di dalam ruangan itu...


"kemana perginya sekertaris Amy? tidak biasanya dia tidak ada di ruangannya"gumannya "apa mungkin"


dengan segera lelaki itu membuka pintu. dan disana dia menatap dua sejoli sedang melakukan sebuah hal mesum namun yang membuatnya kaget adalah. bukan hanya dua orang di dalam sana tapi ada dua orang lagi disana dua perempuan tergeletak di lantai... salah satu perempuan ada yang tidak memakai atasan yang kini entah pingsan atau tidur... perempuan satunya lagi ada yang tidak memakai bawahan... dan perempuan ketiga yang sedang di cumbui tidak memiliki sehelai benang pun sama sekali.


"Kenzo!!"teriak lelaki itu.


pemuda yang di sebut namanya tadi kini menatap lelaki yang sangat dia kenal sedang berdiri di depan pintu sambil menatapnya marah


"oh ada pah?"tanya Kenzo yang tidak berhenti menghentakkan pinggulnya. bahkan dia tidak malu sedikitpun di depan lelaki yang di panggil ayah. dia terus melakukan kegiatannya.


ya kalian bisa di tebak siapa lelaki itu.


"Kenzo berhenti"ucap Rendy marah


"ck lebih baik papah mengatakan apa maksud kedatangan papah disini"ucapnya


"kamu... bukannya mengurus perusahaan kau malah berbuat mesum... apa kau ingin perusahaan hancur"ucap Rendy


"perusahaan hancur? bukankah perusahaan ini bisa di bilang sudah hampir hancur... jadi buat apa mempertahkannya toh perusahaan ini gak butuh lagi, bukankah ayah akan mengambil alih perusahaan adik tiriku itu... jadi tidak perlu khawatir jika perusahaan ini hancur"ucap Kenzo acuh... tanpa di ketahui bahwa adik tirinya telah mengusir ayah kandungnya sendiri

__ADS_1


"ayah tidak bisa mengambil alih perusahaan itu... sekarang saja ayah dan mama kamu sudah di usir dari mansion thoender"ucap Rendy lesu.


"apa bagaimana bisa?"terkejut Kenzo saat mendengar ucapan sang ayah.


"itu karna ayah ketahuan mencuri proposal perusahaan mereka"ucap Rendy


"itu hanya masalah kecil... mengapa sampai ayah di usir"geram Kenzo kepada zella yang berani mengusir keluarganya


"apa ja*Lang itu mengetahui sesuatu?"tanya Kenzo dia ingin memastikan apa adik sedarah ayah tau sesuatu atau tidak.


"sepertinya dia belum mengetahui sesuatu, dia hanya mengusir ayah karna masalah itu saja"ucap Rendy


"terus apa yang akan ayah rencanakan sekarang?"tanya Kenzo yang ingin tau rencana sang ayah


"ayah tidak tau... namun rencana ayah ingin membuat dia bertekuk lutut di bawah kaki ayah, jadi ayah bisa mengendalikan dia... saat dia berani menolak permintaan ayah, ayah bisa mengancamnya dengan kelemahan dia, hanya saja ayah tidak tau kelemahan dia"ucap Rendy yang tidak ingin menyebut nama zella.


"kenapa tidak membuat kelemahannya saja?"ucap Kenzo entah apa yang sedang di pikirkan oleh pemuda itu.


"bagaimana caranya?"tanya Rendy kepada Kenzo... bahkan lelaki itu kini lupa dengan apa yang terjadi.


********


terlihat empat gadis berada dalam satu mobil...


mereka sedang asyik menyanyikan sebuah lagu... bahkan terkadang mereka hampir berteriak karna lirik lagu tersebut bernada tinggi...


saat mereka asyik bernyanyi tiba-tiba saja entah dari mana terdapat beberapa motor sedang memblokir jalan mereka.


"Rose... mereka siapa?"tanya Kayla saat melihat di sampingnya terdapat dua orang kini sedang memegang tongkat baseball.


"gimana ni,oh ya gue call anak Airlangga dulu"ucap Chelsea yang baru ingat di karnakan panik


"buruan"ucap Kayla..


tak..tak..


"berhenti kalian"seru para pemotor.


dengan segera mobil pun berhenti.


"kalian disini jangan ada yang keluar dari mobil... biar gue hadapin mereka"ucap Rosella kepada Chelsea, Kayla dan zella.


"gak bisa gitu kalau Lo kenapa-napa gimana rose"ucap Chelsea yang ingin menghalangi rose untuk keluar.


"tapi gue harus chel, kalau kita diam saja disini yang ada kita ketangkap semua... gue akan melawan mereka sementara kalian meminta bantuan"ucap rosella yang kini mulai membuka pintu mobil.


"tapi Ros.."ucapnya terhenti saat melihat kini rosella sudah keluar


"kalian disini gue akan bantu rose mengahadapi mereka"ucap grizella tiba²


"tapi"


"husss nurut saja percaya sama gue dan rose"ucap grizella yang ikut keluar juga.


"gimana chel"tanya Kayla yang kini mulai ketakutan.

__ADS_1


"gak di angkat "ucap Chelsea sambil menggeleng.


"no yang lainnya ada?"tanya Kayla.


"engga gue gak punya selain no kalian alarick dan Nathan"ucap Chelsea yang membuat Kayla mengacak rambutnya.


"Lo coba hubungi Alan gitu "ucap Chelsea.


"oh ya gue lupa"ucap Kayla dengan segera dia mengambil hp nya dan memencet sebuah tombol hijau


Di luar mobil


"zella kenapa Lo keluar? buruan masuk"ucap rosella dia kaget melihat zella keluar dari mobil.


"ngga gue akan berkelahi dengan mereka"ucap zella yang langsung menghajar musuhnya saat ingin memukul rosella dari belakang.


bug...


bug...


dua lelaki langsung terlempar dan jatuh saat terkena tendangan dan pukulan dari zella.


zella segera mengambil dua tongkat baseball di tanah dan memberikan Rosella satu untuk sebagai senjata melawan musuh mereka yang entah datang darimana padahal mereka tidak pernah mencari masalah dengan orang lain.


"gue gak nyangka Lo bisa berkelahi juga... mari kita habisi mereka"ucap rosella yang melihat zella pandai bela diri.ydengan segera dua gadis itu menghajar para musuhnya yang berjumlah tujuh orang.


bugh...bugh..


Krak...krak...


di dalam mobil.


"itu rose dan zellakan? sahabat gue tu"heboh Kayla saat melihat perkelahian dua sahabatnya itu. dia tidak menyangka bahwa kedua sahabatnya itu bisa berkelahi.


"aduh jangan senang dulu Kayla, kita harus meminta bantuan, ini juga mereka di butuhkan gak ada, gak tidak di butuhkan malah ada"ucap Chelsea kesal.saat menelpon alarick dan Nathan yang malah tidak mengangkat telpon-nya.


mereka yang sedang putus asa tiba-tiba saja suara dering hp terdengar di kedua telinga mereka.


"itu hp siapa? Yang bunyi?"tanya Chelsea saat mendengar deringan hp


"ku rasa itu punya zella deh"ucap Kayla. dengan segera gadis itu mencari suara dimana bunyi hp itu. sampai akhirnya dia menemukannya.


disana tertera nama zeran di layar hp itu.


tanpa basa-basi Kayla segera mengangkatnya.


"be..."


"Gibran Lo harus tolongin kami... kami sedang di kepung oleh orang bermotor... dan sekarang zella dan rose sedang menghadapi mereka"ucap Kayla to the poin


"Lo ada dimana?"tanya Gibran


"kami ada di jalan ****"ucap Kayla memberi tahukan alamat mereka berada sekarang


tututut

__ADS_1


author gak pandai buat perkelahian gitu... jadi maaf kalau jelek ok...


__ADS_2