GAT: Transmigrasi Dan Mengulang Waktu

GAT: Transmigrasi Dan Mengulang Waktu
chapter 32


__ADS_3

Episode 32


di dalam mobil.


terlihat sepasang keluarga sedang berdebat.


"kita akan tinggal dimana ayah? mansion kita sudah terbakar"tanya Freya.


"benar mas kita akan tinggal dimana?"ucap Monica yang ingin tahu dimana mereka akan tinggal untuk sementara ini.


apa lagi mereka tidak memiliki rumah mau pun apartemen, apa lagi mansion mereka telah terbakar entah siapa yang membakarnya...


"papah juga tidak tau ini semua karna kalian, lihat sekarang bahkan ayah juga di usir... jika ayah tidak di usir sudah pasti ayah akan mencarikan kalian tempat tinggal untuk kalian"


"ko mas salahkan kami sih, yang salah itu zella jadi anak tidak punya kemanusiaan terhadap orang tuanya"ucap Monica yang malah menyalahkan zella atas apa yang terjadi.


"benar, pah ini semua itu salah zella bukan kami, lihat saja bahkan papah di usir demi BI Siti yang hanya seorang pembantu dari pada papah yang notabennya ayah kandungnya"ucap Freya yang sedang mencoba memprovokasi Rendy.


Randy yang kini sudah terhasut pun membenarkan ucapan Freya.


"benar apa kata putriku, zella sudah keterlaluan hanya karna aku memukul pembantu itu aku malah di usir, dasar anak tidak punya sopan santun, lihat saja kamu zella aku akan membalasmu atas perlakuan hari ini"batin Rendy


"kamu benar, zella sudah keterlaluan papah akan membuat perhitungan dengannya... dimana Kenzo? kenapa beberapa hari ini anak itu tidak pulang² jangankan pulang muncul saja belum ada?"tanya Rendy.


"katanya Kenzo sedang bermalam di rumah temannya pah, biasalah pah namanya anak muda ya sukanya keluyuran"ucap Monica, dan Rendy hanya mengangguk saja.

__ADS_1


***********


"ha akhirnya semua benalu dah pergi"ucap grizella sambil bersandar di sofa


"terus sekarang rencana kamu apa dek?"tanya Hans sambil meminum kopi.


"entah zella juga gak tau..."ucap grizella. "kalau ka Hans punya rencana untuk mereka?"


"punya, Rancana kakak akan mengirimkan seseorang untuk memantau pergerakan mereka"ucap Hans.


"ini sudah malam lebih zella pergi tidur..."suruh Hans kepada zella.


"mm baiklah aku akan kekamar good night ka Hans"ucap zella berdiri dari duduknya dan melangkah menuju tangga.


"aku akan menjagamu zella, dan tidak akan membiarkanmu terluka, aku tidak ingin kehilangan orang tersayang lagi cukup bunda yang pergi tidak kamu"batin Hans bernekat akan melindungi zella. tanpa di ketahui oleh Hans bahwa dirinya sudah kehilangan kedua orang yang di sayanginya.


di dalam kamar zella.


"aku sangat yakin mereka tidak akan tinggal diam saja setelah ini"ucapnya


"alur ceritanya pasti sudah melenceng entah jauh atau separuh dari ceritanya... apa yang harus aku lakukan sekarang, waktuku hanya setengah tiga bulan lagi, aku harus segera menyelesaikan semua ini"ucap grizella sambil menatap luar jendela.


"Gibran entah mengapa dalam situasi seperti ini aku malah memikirkanmu... apa yang akan kamu lakukan tanpa zella di dekatmu?"ucap grizella


"apa kita akan bertemu lagi? apa ada sosok sepertimu saat aku sudah kembali ke dunia asliku?... dan apakah sampai saat aku pergi aku tidak akan pernah mengetahui siapa dirimu?"guman... entah mengapa bayangan Gibran terus bermunculan di benaknya...

__ADS_1


"Gibran aku mencintaimu meski aku tau kamu mencintai zella, tapi bisakah kau mengatakan sekali saja bahwa kamu mencintai Stella"ucapnya sebelum gadis itu tertawa di sela nangisnya.


"konyol banget kamu Stella bagaimana Gibran akan mengatakan mencintai kamu jika kamu saja tidak mengatakan sejujurnya kepadanya "


********


bugh


Bugh...


"lihat sekarang apa yang sudah kamu lakukan Michel... gara² ulahmu perusahaan papa hampir bangkrut... hanya karna kekasih kamu itu yang selalu kau bela²kan" ucapnya sambil menunjuk Michel yang kini sudah babak belur oleh sang ayah.


"kau sangat bodoh jadi lelaki... kau pikir Michel apa ada seorang kekasih ingin di gendong oleh pria lain... jangan kan ingin di gendong berdekatan, berduaan apa lagi berpelukan saja itu tidak bisa apa kau tidak bisa menebak niat kekasihmu itu ha, wajar jika zella marah, siapa yang terima jika kekasihnya malah menggendong wanita lain di bandingkan kekasihnya sendiri"ucapnya marah kini nafasnya turun naik di karnakan emosi kepada sang putra.


"percuma kamu pacaran jika kamu saja tidak bisa mengenal apa itu arti cinta... bagaimana mau mengurus rumah tangga kamu nantinya jika kamu saja seperti itu. yang ada hancur sebelum menginjak 1 tahun, jangankan satu tahun 2 bulan saja belum tentu kalian bersama"ucapnya


dia sangat marah kepada sang putra karna kebodohannya... karna cinta itulah yang membuat putranya bodoh...


sungguh dia tidak tau harus berbuat apa kepada sang putranya lagi... bisa di bilang Michel tidak pandai dalam pacaran namun pemuda itu sok²an bisa berpacaran...


"mulai hari ini fasilitas yang ayah berikan akan ayah tarik. agar kau bisa berfikiran dengan baik dan renungkan semua kesalahanmu dan agar kau tidak lagi merendahkan status orang, kau tidak sadar diri bahwa kamu sendiri adalah miskin, kamu kaya itu karna saya"


"dan kamu urus putra bodohmu itu"ucapnya kepada sang istri sebelum dia melangkahkan pergi.


"mama kecewa sama kamu Michel, dan mama setuju dengan semua perkataan ayah kamu... coba kamu pikir bagaimana jika mamah ada di posisi zella melihat papah kamu menggendong wanita lain padahal wanita itu sudah memiliki suami apakah kamu tidak merasa marah melihat papa kamu lebih memilih wanita lain dari pada mama? untuk apa kamu menjadi kekasihnya jika kekasihmu itu saja malah lebih memilih orang lain"tanya mama Michel dia ingin putranya tau perasaan seseorang saat melihat orang yang kita cintai malah memilih orang lain.

__ADS_1


__ADS_2