GAT: Transmigrasi Dan Mengulang Waktu

GAT: Transmigrasi Dan Mengulang Waktu
chapter 6


__ADS_3

Episode 6)


setelah kejadian memalukan dari grizella kini mereka kembali menonton pertandingan anak Airlangga.


tidak dengan zella,gadis itu lagi sibuk dengan dunianya sendiri.


gadis itu sedang berpikir apa dia bisa kembali kedunia aslinya? apa tubuhnya disana masih hidup meski itu tidak mungkin tapi se'enggaknya


tubuhnya sedang dalam keadaan koma... jadi dia masih bisa berharap bahwa dia masih bisa kembali meski itu tidak mungkin...


apa lagi dia masih tidak percaya bahwa dia masuk kedalam dunia novel.... yang mana pemilik tubuh ini akan meninggal saat dia dan para sahabatnya berencana membunuh pemeran utama wanita....


"apa aku akan mati untuk kedua kalinya?"tanya grizella dalam hati...


"apa tidak ada kebahagian untuk diriku?"tanyanya


tuk


"....."


tukk


"....."


tukkk


"aduh"ucap grizella saat merasakan jidatnya sakit entah karna apa...


grizella menatap seseorang yang sedang berdiri di depannya... dengan tatapan terpesona


"gila ganteng banget kayak bang Taehyung... kalau engga salah 11 12 deh ketampanan mereka berdua"


tuk


Sekali lagi jidat cantik dan mulusnya di ketuk oleh lelaki tampan di depannya...


"yakkk sakit bodoh!!"umpat grizella saat jidatnya cantiknya di sentil oleh pemuda di depannya lagi


sedangkan pemuda yang menyentil jidat zella tidak menampilkan ekspresi apa pun kecuali tatapan datar yang susah di tebak... namun berbeda dalam hatinya yang terus bertanya-tanya apa yang membuat kekasihnya berteriak senang...


apa perlu dia menyadap hp sang kekasihnya h agar dirinya tau apa yang membuat sang kekasih senang? itu lah isi pikiran pemuda yang tak lain adalah Gibran


sedangkan sahabat grizella yang melihat tingkah baru zella lagi hanya bisa saling pandang?


apa ini zella? benarkah ini grizella Ayunda thoender? atau sahabat mereka sedang kemasukan arwah?


dengan segera grizella berdiri dari duduknya... dia menatap tajam kearah Gibran yang sedari tadi menyentil jidatnya... sedangkan yang di tatap hanya memandang biasa kearah grizella dia bahkan sama sekali tidak takut dengan tatapannya itu... malah yang pemuda itu hanya menatap lucu espresi grizella. ini adalah ekspresi yang belum pernah di lihatnya saat selama pacaran.

__ADS_1


tapi bagaimana dia bisa tau jika sang kekasih memiliki sifat lucu jika dirinya saja tidak pernah dekat dengan sang kekasih... untuk berbicara saja tidak mungkin apa lagi berdekatan...


tatapan mereka terhenti setelah mereka saling menatap beberapa menit... karna grizella langsung memutuskan mengalihkan pandangannya... sebelum gadis itu pergi meninggalkan sahabatnya dan Airlangga.


melihat kepergian zella dengan segera rosella cs(zella) segera menyusul sahabtnya itu.


sedangkan Gibran dia tidak pernah mengalihkan pandangannya kearah zella... yang terus melangkah meninggalkan lapangan... bahkan saat gadis itu sudah tidak terlihat Gibran masih menatap tempat yang sama dimana zella menghilang.


tanpa ada yang mengetahui sosok gadis sedari tadi menatap intreksi antara Gibran dan zella... itu membuat gadis itu mengepalkan tangannya.


"sayang kamu gak ke kelas?"tanya Michel pada sang kekasih.


"ah iya... aku pergi dulu"ucap Freya dengan suara selembut mungkin... sebelum dia pergi meninggalkan anak Airlangga.


"Lo rasa grizella sedikit aneh gak sih hari ini?"


"maksud aneh gimana? yang gue lihat dia sama saja tu... yang selalu memaki sahabat kita"jawab alan.


"tapi gue sih setuju dengan Nathan... zella sedikit bertingkah aneh"...."Pertama dia bisa membawa kendaraan seperti kita,kedua dia menatap sahabat kita sedikit lama... dan ketiga bukankah setiap berjumpa dengan Gibran dia akan terus mengumpati Gibran dengan kata² kasar... tapi ini tidak meski tadi sih sempat mengumpat Gibran tapi itu tidak lama" ucap alarick


sedangkan Gibran yang mendengar semua ucapan sahabtnya... membetulkan perkataan mereka tentang zella.


di sisi lain


zella sedang duduk di sebuah halaman sekolahan yang berada di samping.


"Lo kenapa zella? Lo punya masalah?"tanya Rosella


"engga gue gak punya masalah..."


"oh gitu".... setelah itu mereka saling diam setelah pembahasan mereka.


"apa ini saatnya gue ubah rose agar tidak mengejar-ngejar Michel lagi?"batin grizella yang memiliki niat menjauhi Rosella dengan Michel itu


"gue boleh tanya gak sesuatu sama Lo?"tanya grizella tanpa mengalihkan pandangannya dari pandangan yang di lihat.


"tanya apa? Tumben banget Lo minta ke gitu sebelum ngomong... membuat gue jadi penasaran dengan apa yang Lo ingin tanyain"


"kenapa? Lo nyembunyiin bakat Lo Ros?"tanya to the poin.


"maksud Lo apa? nyembunyiin apa?"tanya rosella yang bingung dengan ucapan zella... dirinya sama sekali tidak menyembunyikan apa² jadi apa yang di maksud zella dengan menyembunyikan? apa???


deg...deg...


"gak mungkin yang itu kan?"batin Rosella.


"gak papa... gak jadi"ucap grizella yang semakin membuat rose penasaran.

__ADS_1


"jangan menatapku seperti itu... kau seperti ingin membunuhku saja"ucap grizella...


"apan sih... sejak kapan tatapan bisa membunuh orang?"tanya Rosella kesal.


"entah?"


"lalu mengapa kamu bilang begitu.. Kalau kamu juga engga tau?"


"ya... gue cuman ngomong aja"


percakapan tak jelas pun terus berlanjut... sampai tiba suara bell berbunyi. membuat percakapan konyol itu terhenti... mereka saling melirik sebelum akhirnya tertawa...


"kelas... yuk"


"yuk"


*********


kini pulang sekolah telah tiba....


Rosella cs sedang berjalan menuju parkiran.... namun... tiba² seseorang perempuan menabrak salah satu dari mereka... namun bukan yang di tabrak terjatuh... tapi orang yang menabrak terjatuh...


brukk..


"auuu"


Rosella cs menatap sosok perempuan yang kini di bawah mereka yang tak lain adalah Freya.. Yang kini sedang duduk...


Rosella cs menatap Freya pandangan acuh... sebelum mereka melangkah meninggalkannya disana... tanpa ada niatan untuk membantunya berdiri.


namun saat mereka hendak melangkah meninggalkan Freya.. suara teriakkan terdengar.


"Freya!!"


terlihat anak Airlangga berjalan mendekat kearah mereka... ralat berjalan mendekat untuk membantu Freya untuk berdiri dari sana...


setelah Michel membantu Freya berdiri... Michel menatap kearah Rosella cs dengan pandangan tajam.


"ini pasti ulah Lo kan"tunjuknya kearah rose...


"kenapa sahabat gue di salahkan? dianya aja berjalan gak pakai mata... untung sahabat gue gak jatuh... dia yang tabrak... dia juga yang terjatuh lemah"ucap grizella membela Rosella... dia tidak akan membiarkan salah satu sahabtnya di tuduh yang engga²... dan kapan lagi coba bukan.... dirinya punya sahabat seperti ini.... dunianya dulu dia sama sekali tidak memiliki sahabat... karna dia hanya fokus untuk bisnis dan mengambil hati lelaki yang dia sukai... Dan mencoba menyenangi keluarga palsunya.


"Lo lebih baik Lo diam... gue gak mau berurusan dengan Lo..."


"tapi gue gak akan diam... kalau Lo salahin sahabat gue. apa lagi sahabat gue gak tau apa²"ucap grizella


"lebih kita pergi dari sini... dari pada harus berbicara dengan cowok gak punya mata dan otak"ucap grizella... menarik tangan Rosella meninggalkan Airlangga dan Freya.

__ADS_1


sedangkan Michel dia masih belum terima... dia meneriaki Rosella untuk berhenti dan minta maaf... namun tidak di pedulikan oleh mereka.


__ADS_2