
Episode 10
"apa kamu sudah menemukan anak dari perempuan itu?"tanya Rakan kepada sang putri.
mereka kini sedang berkumpul di ruang keluarga. mereka berempat sedang berdiskusi tentang putri dari Gisella.
"aku tidak menemukannya yah, apa lagi di sekolahku"ucap clarissa
"kalau kamu Naura"tanya Rakan karna dia melihat gelagat aneh sang putri Pertama.
"Aku tidak yakin yah soal itu, tapi aku bertemu dengan perempuan yang hampir mirip dengan perempuan yang ada di foto ini, nama perempuan itu adalah gristella amaudya dia adalah salah satu teman lelaki aku di kampus"ucap Naura.
"teman lelaki kamu yang bernama Rizal itu?"tanya Andini yang ingin memastikan jika tebakannya benar.
"ya mah"jawab Naura dengan jujur.
"apa kamu mengambil gambar perempuan itu"tanya Rakan yang di angguki oleh Naura.
tanpa di suruh, Naura segera memperlihatkan gambar perempuan yang tidak sengaja dia ambil dari sudut pandang halaman kampus.
Naura mengambil gambar Stella saat Stella sedang duduk di bangku halaman kampus.
Rakan dan Andini segera melihat perempuan yang mirip dari mantan sahabat mereka. Rakan dan Andini melihat betul² gambar itu
jika di lihat dari samping, itu bukan seperti Gisella, tapi jika di lihat dari depan itu mirip Gisella
"pah ini tidak salah lagi, ini pasti anak Gisella dengan dewa"ucap Andini yang meyakinkan jika perempuan muda yang ada di dalam foto itu adalah anak dari yang mereka cari.
"jika begitu kita harus bertemu dia, untuk memastikan. jika memang benar kita harus mencari cara untuk meyakinkan kalau kita adalah keluarganya"ucap Rakan yang menatap gambar Stella dengan penuh arti.
__ADS_1
sedangkan gadis yang sedang mereka runding.
Kini sedang duduk santai di sebuah restoran bintang dua seperti janji mereka. namun waktunya di undurkan ke malam hari.
"hy Stella' maaf yah menunggu lama. tiba² saja kekasih aku ingin ikut, dia tidak percaya sama aku kalau aku ingin bertemu kamu, dia kira aku sedang berjanjian dengan lelaki lain"ucap maira dengan wajah di buat kesal.
"jangan dengarkan ucapan dia Stella, aku ikut karna aku takut maira kenapa Napa di jalan, jadi aku sebagai kekasih yang sangat mencintainya tentu saja tidak ingin dia kenapa-napa"ucap kekasih maira bernama Arnold.
"udah² gak usah ribut, maira biarkan saja Arno ikut, seharusnya kamu beruntung memiliki kekasih seperti Arno yang menyayangimu dan menjagamu dan selalu mengkhawatirkan dirimu"ucap gristella yang sedang menasehati maira.
Stella ingat ini adalah perkataan yang pernah di katakan maira dan Arnold saat tibanya mereka di depannya. dia tidak tahu jika perkataannya akan menjadi sebuah alasan nantinya saat akan membayar.
"dengar tu sayang kata sahabat kamu"ucap Arnold kepada maira
"iya² aku dengar, ya udah kita pesan saja aku dah lapar ni"ucap maira
"bak"panggil Arnold pada salah satu pelayan, dengan segera pelayan yang di panggil segera berjalan ke arah meja Stella.
"saya ingin daging panggang cheese dua, nasi seafood udang dua, ayam panggang cheese dua, minuman jus alpukat coklat satu, kamu sayang mau minuman apa?"tanya Arnold kepada sang kekasih
"aku mau jus strawberry coklat susu"ucap maira.
"kamu milih makan apa?"tanya maira kepada Stella.
"oh aku, aku ingin nasi goreng ayam bakar, ikan bakar dan minumannya es coklat itu saja"ucap gristella.
"oh baik, tunggu sebentar yah mba, mas"ucap pelayan, segera pelayan itu berjalan menuju belakang.
"Stella ko kamu malah pesan makan biasa sih, kita kan disini mau mencobai menu baru"ucap maira.
__ADS_1
"udah biarkan saja sayang, itu ke inginan Stella kamu harus hargain dia"ucap Arnold kepada maira. Arno mengelus² rambut maira
tidak menunggu waktu lama, makanan yang mereka pesan tadi kini sudah datang.
"wah sepertinya ini enak banget"ucap maira yang kini sedang menatap makan yang ada di depannya dengan lapar.
"ini menu baru mereka, terlihat lezat"ucap Arnold yang juga ikut menatap lapar ke arah makanan di depannya.
mereka berdua seperti tidak pernah melihat makanan enak, jadi mereka menatap makanan di depannya dengan begitu antusias.
sedangkan Stella hanya menatap mereka jijik. dengan segera Stella memakan makanannya dengan cepat namun terlihat anggun saat dia makan.
tidak berapa lama Stella telah menghabiskan makanan yang dia pesan. Stella menatap sepasang kekasih di depannya dengan malas..
" Sepertinya daging panggang cheese enak banget"ucap gristella tiba².
"benar banget Stella, daging panggang cheese dan menu lainnya itu enak banget, sayang banget Lo gak mencobai nya"ucap maira sambil memperlihatkan Stella saat dia menggigit dan mengunyah daging panggang cheese itu
"oh itu, sebenarnya aku juga pengen mencoba menu itu, tapi duit aku gak cukup, jadi aku memesan makanan yang murah saja"ucap gristella yang langsung membuat sepasang kekasih itu langsung terbatuk-batuk setelah mendengar ucapan Stella.
"apa!! jadi Lo gak bawa duit banyak"ucap maira yang ingin memastikan sekali lagi. namun balasan dari Stella membuat dia ingin pingsan.
"iya aku cuman bawa uang seratus ribu saja"ucap gristella dengan tenang namun dalam hatinya dia sangat senang melihat ekspresi kedua pasangan kekasih itu.
"kamu kenapa ko kamu seperti marah gitu saat mengetahui aku cuman bawa uang sedikit"tanya gristella yang pura-pura tidak tau kenapa maira marah dan sedikit meninggikan nada suaranya.
"Lo salah, gue nggak papa, aduh sorry Stella gue ke toilet dulu tiba² saja perut gue sakit"ucap maira dengan berpura-pura mencengkeram perutnya.
"oh ya udah buruan gue tunggu disini"ucap gristella yang berpura-pura khawatir dengan keadaan maira yang tiba² saja
__ADS_1
dengan segera maira berdiri dari duduknya dan mengambil tasnya... menuju ke belakang di mana arah toilet berada.