
Episode 42
malam telah tiba kini zella sudah selesai merias dirinya untuk pergi ke pesta dengan menggunakan gaun yang berwarna hitam dengan di pandu warna putih gaun itu memiliki panjang sampai kaki.
untuk detail bajunya author tidak bisa menjelaskannya.
"lebih baik aku segera turun, aku takut ka Hans menungguku dengan lama"guman grizella yang melihat dirinya di pantulan cermin.
setelah melihat tidak ada yang kurang dengan riasannya, dengan segera zella berjalan menuju pintu dan keluar dari kamar menuju lantai bawah.
"ka Hans"panggil zella yang kini sudah berada di bawah, di sana dia menatap lelaki dewasa sedang duduk di sofa. lelaki itu menggunakan turtleneck berwarna putih dengan di lapisi blazer pendek berwarna hitam
"zella kamu sangat cantik seperti mendiang ibunda"ucap Hans menatap zella.
"benarkah ka Hans"tanya grizella kepada Hans.
"benar, kakak tidak berbohong, kamu seperti ibunda malam ini"ucap Hans, melihat zella malam ini... Hans melihat mendiang bunda angkatnya di dalam diri zella.
"mm"
"oh ya apa kekasihmu itu tidak pergi?"tanya Hans yang menggantikan topik pertama.
"aku tentu saja pergi"ucapnya dari arah pintu. pemuda itu menatap perempuan yang kini penampilannya sangat memukau malam ini.
saat ini pemuda yang berdiri di pintu menggunakan turtleneck berwarna hitam dengan di gabungkan blazer panjang berwarna hitam sebagai lapisan luar.
"karna kita telah berkumpul lebih baik kita segera jalan,zella kamu bersama Gibran dengan mobil yang sama. kakak akan menggunakan mobil kakak sendiri"ucap Hans, dia berbicara seperti itu karna dia tidak ingin menjadi obat nyamuk di antara dua remaja itu di satu mobil, jadi dia menyarankan mereka menaiki mobil terpisah.
__ADS_1
"mm baiklah"ucap grizella tanpa protes
**********
di acara anniversary yang berada di hotel bintang lima. kini telah ramai di isi oleh ceo² perusahaan lain. seperti CEO perusahaan, Jackson, Allison, Beatrice,bride, black, Agathis dan Walker yang baru² memasuki lobi hotel.
saat masuk, keluarga itu sempat menjadi pusat perhatian... hanya saja perhatian itu tertuju pada seorang gadis dengan warna gaun sedikit mencolok ya itu warna putih dan emas.
gadis itu terlihat malu² saat semua mata tertuju padanya. sedangkan kedua orang dewasa yang melihat arah pandangan mata yang tertuju kepada putrinya meninggikan sedikit kepalanya dengan angkuh.
"apakah itu putri dari Walker?"
"sepertinya begitu,karna dia datang bersama keluarga Walker"
"gadis itu sangat cantik, aku ingin sekali menjodohkannya dengan putraku"
"lihatlah perilakunya, dia seperti gadis pemalu, mungkinkah ini pertama kalinya dia menghadiri acara seperti ini"
itulah pembicaraan yang di dengar di telinga satu keluarga yang baru datang itu.
"malam ini sepertinya aku akan menjadi bintang utama disini, hm tapi dimana zella dengan yang lainnya? Gibran juga tidak datang"guman Freya sambil melihat keberadaan orang yang di cari nya.
"apa mereka belum datang?"
"apa yang sedang kau pikirkan Freya"tanyanya dengan suara di kecilkan. kini mereka sudah duduk di sebuah kursi.
"aku tidak melihat zella apa lagi Gibran apa mereka belum datang?"tanya Freya .
__ADS_1
"kau benar, apa mereka tidak datang"tanya balik Monica
"itu tidak mungkin bunda, mungkin mereka belum datang, karna aku tidak melihat yang lainnya"ucap Freya saat melihat Rosella dan lainnya tidak ada padahal keluarga mereka sudah ada disini dan sedang menikmati makanan, minuman dan berbincang bincang dengan CEO perusahaan lainnya
"kita tunggu saja, kamu harus ingat rencana kita Freya, kita harus membuat zella malu di acara malam ini"ucap Monica di angguki oleh Freya.
sedangkan Kenzo pemuda itu entah kemana. setelah mereka memasuki ballroom hotel Kenzo segera memisahkan diri dari keluarganya.
di parkiran hotel bintang lima
kini anak remaja sedang berkumpul.
"udah kumpul semua yah"ucap zella yang baru datang bersama Gibran. sendang Hans lelaki itu sudah masuk kedalam hotel.
"iya, langsung masuk atau apa ni?"tanya Rosella gadis itu memakai gaun panjang dengan warna abu muda dengan di pandu warna silver.
"masuk saja yuk, ngapain lagi coba kita di parkiran kan semuanya sudah berkumpul"ucap Chelsea. gadis itu memakai gaun pendek selutut dengan warna cream dan abu²
"ya udah kalau begitu yuk masuk"ucap Rosella sambil menyelipkan tangannya di tangan Nathan.
pemuda itu menggunakan turtleneck abu muda dengan di lapisi blazer panjang berwarna hitam.
mereka segera melangkah menuju ballroom hotel... namun sebelum mereka memasuki mereka memperlihatkan kartu undangan kepada penjaga yang mengecek seluruh undangan agar mereka tidak kecolongan yang akan merusak acara tuan mereka.
mereka terus berjalan di atas karpet merah sampai tiba di sebuah ruangan yang mana itu adalah ruangan pesta acara malam ini
saat mereka masuk, semua mata kini kembali melihat kearah tamu yang datang. terutama para anak remaja ya
__ADS_1