GAT: Transmigrasi Dan Mengulang Waktu

GAT: Transmigrasi Dan Mengulang Waktu
chapter 51


__ADS_3

Episode 51


kini zella sudah berada di mansion thoender gadis cantik itu sedang duduk di balkon kamar dengan memegangin sebuah kotak yang sudah di bungkus kertas kado.


gadis itu menatap halaman di bawah sebelum sebuah cairan bening keluar dari kelopak matanya.


"ya ampun Stella, Lo jangan nangis jangan pernah nangis hanya karna Lo akan meninggalkan mereka, ingat Allah memiliki caranya sendiri untuk menyenangkan hambanya, mungkin Allah berikan ini pada kamu untuk memperbaiki masa lalumu"ucap grizella akan gristella..


tok...tok..


"non"panggil bi Siti di balik pintu


"masuk bi pintunya gak terkunci"ucap grizella sambil menghapus air matanya.


krekk


tak ..tak..


"ya ampun non zella kenapa menangis?"tanya bi Siti saat melihat mata merah zella.


"engga papa ko bi siti"ucap grizella.


"beneran non? non zella engga papa?"tanya bi Siti yang di angguki oleh zella.


"ya udah kalau begitu, oh ya non zella panggil bibi kenapa?"tanya bi Siti.


"ini tolong di simpan ya bi"ucap grizella sambil memberikan beberapa kotak hadiah.


"ini banyak sekali non, dan ini apaan non? apa lagi bibi gak ulang tahun "ucap bi Siti.


"ini itu bukan punya bibi"ucap grizella


"terus kalau bukan punya bibi kenapa non bagi saya "ucap bi Siti.


" Nih dengar ya bee"ucap grizella "besok bibi bagi kotak hadiah ini dengan sahabat aku nanti yang datang kerumah malam ini, di kotak ini sudah tertulis nama² mereka jadi bibi tinggal bagi hadia ini saja dengan mereka"ucap grizella.


"kenapa tidak non saja yang bagi, kan sahabat non zella nanti malam akan datang"kata bi siti bingung.


"pokoknya ikuti saja apa kata aku bi"ucap grizella.


"ya deh non"ucap bi Siti


"oh ya ini punya bi siti"ucap grizella sambil menyodorkan kearah BI Siti. saat bi siti ingin mengambil zella menariknya kembali. "bukannya besok yah bi jangan sekarang kalau engga aku marah"ucap grizella yang kembali menyodorkan kotak hadia kearah BI siti


"ya non"ucap bi Siti meski sedikit bingung dan aneh bi Siti hanya bisa mengiyakan saja.


"ya udah sana bi, zella ingin istirahat"usir grizella kepada bi Siti.


"ya udah kalau begitu bi Siti keluar dulu"ucap bi siti melangkah kakinya menuju arah pintu kamar zella.


setelah kepergian zella gadis itu membaringkan dirinya di kasur sambil menatap langit-langit kamar.


"ini adalah malam terakhir aku berada disini"guman grizella sebelum memejamkan matanya dan pada akhirnya gadis itu tertidur.


******


jam kini menunjukkan jam 9 malam.... para sahabat zella juga sudah datang begitu pula dengan pasangan mereka masing-masing.


"jadi kita mau ngapain?"tanya alarick sambil memakan sebuah cemilan yang sudah di sediakan di atas meja.


"main tebak-tebakan gimana?"usul Kayla.


"main tebak²an kayak kayak gimana tu?"tanya Alan.


"mm permainan ini agak aneh tapi aku suka"ucap ucap Kayla


"nama permainannya abcd"ucap Kayla. yang membuat mereka mengerutkan keningnya dahi mereka

__ADS_1


"abcd? itu permainan seperti apa? aku baru dengar permain seperti itu, Lo dapat permainan kayak gitu dari mana?"tanya Alan yang agak aneh dengan permainan yang di sebut Kayla


"dari YouTube, ini permainan indo...nelesia"ucap Kayla


"Indonesia Kayla"ucap grizella yang membenarkan sebutan Kayla yang salah


"ya indonesia maksud gue"ucap Kayla.


"terus cara mainnya kayak gimana itu?"


"itu jari kasi gini atau begini seterah mau berapa, setelah itu di hitung sampai habis gitu jarinya, contohnya jari terakhir dapatnya j, kita langsung cari nama apa yang di awali huruf j"ucap Kayla sambil mempraktek apa yang di lihat di YouTube hanya saja mereka mengungkapkan bahasa mereka.


"oh gitu terus kalau di belakang yang sebut gimana?"tanyanya.


"ya dapat hukuman,mau di pukul tangan atau ini jepit telinga"


(anggap saja mereka sedang main abcd pakai bahasa mereka yah gais, )


"oh gitu, kayaknya seru deh"ucap Alan yang di angguki oleh alarick.


"ya gue penasaran permainan Indonesia gimana"ucap alarick.


"kalau gitu ayo main"ucap Alan.


"buat peraturan dulu, siapa yang lambat menjawab hukumannya Telinga,tangan dan lainnya di jepit"ucap Kayla


dan akhirnya mereka pun memulai memainkan permainan yang membuat mereka penasaran. mereka pun berlomba-lomba menyebutkan nama yang tercantum. terlihat wajah panik,teriakan dan ketakutan terpampang jelas di wajah mereka.


zella, gadis itu hanya bisa tersenyum, dia merasakan bahwa dirinya sedang berada di negeranya Indonesia, saat melihat para sahabat sedang bermain permainan Indonesia. dia jadi mengingat negaranya.


tak terasa kini sudah hampir tengah malam, mereka sedang berkumpul di kamar zella karna gadis itu mengajak mereka ke kamarnya.


"bee kamu kenapa ngajakin mereka sih kekamar kamu"tanya Gibran dengan wajah tak sukanya.


"udah engga papa, mukanya jangan cemberut gitu"grizella.


"Gibran aku mau ngomong sesuatu sama kamu"ucap grizella sambil menatap Gibran.


"jika aku minta sesuatu dari kamu? kamu bisa gak kabulkan ke inginan aku"tanya grizella meski dia tau bahwa Gibran tidak mungkin mengabulkannya.


"aku akan mengabulkannya jika permintaan kamu masuk akal"ucap Gibran.


"ya jadi gak bisa yah"ucap grizella di sangat kecewa.


"lebih baik kamu katakan saja bee, aku akan pikir² untuk mengabulkan permintaan kamu"ucap Gibran.


"gitu, aku ingin katakan kamu bisa mencintai Stella?"tanya grizella


"engga aku gak akan mencintai orang lain, aku hanya cinta sama kamu bee dan aku tidak mengenal siapa itu Stella"ucap Gibran yang emosi tertahankan.


"gitu"ucap grizella dia memalingkan wajahnya kepada sahabatnya yang kini sedang menatapnya.


"kalian? bisa tidak menerima Stella menjadi sahabat kalian?"tanya grizella kepada sahabatnya.


"gimana ya? tapi kami gak kenal orang yang kamu sebut, bagaimana kami bisa menjadikannya sahabat "ucap Rosella.


"tapi apa kalian akan terima dia menjadi sahabatnya?"


"Mm ya"ucap Chelsea sambil mengalihkan tatapannya dari zella.


"ya kami akan menerimanya sebagai sahabat"ucap rosella meski sedikit agak aneh dengan zella.


"kalau begitu. pliss gue mau dengar kalian mengatakan Stella Lo adalah sahabat terbaik gue"ucap grizella.


membuat mereka menganga saat mendengar ucapan Lantur zella.


"dia gak sakit kan"batin Chelsea

__ADS_1


"kerasukan apa tu kekasihnya Gibran"batin Alan.


"Stella Lo ada-lah saha-habat terbaik gue"ucap mereka terbata-bata.


seketika saja zella langsung memeluk ketiga sahabatnya itu.


"makasih, aku senang banget memiliki sahabat seperti kalian"ucap grizella dengan air mata jatuh. yang membuat mereka semakin terheran-heran dengan zella.


"kalian bertiga tolong jagain sahabat gue yah. jangan pernah sesekali nyakitin perasaan mereka gue titip sahabat gue"ucap grizella yang semakin bertambah mereka berpikir.


"zella ngelantur atau apa sih?"bisik alarick.


"mungkin dia ngantuk kali namun dia mencoba memaksakan untuk tidak memejam matanya"ucap Alan dengan suara pelan yang hanya bisa di denger mereka bertiga.


"Gibran"ucap grizella sambil menatap Gibran penuh cinta


"aku mohon tolong kamu katakan kamu mencintai Stella"ucap grizella sambil menatap Gibran.


"sampai kapan pun aku tidak akan mencintai wanita yang kamu sebut"ucap Gibran yang masih kekuh.


"seharusnya aku sadar,kamu gak mungkin mau mengabulkan permintaanku,tapi gak papa terimah kasih sudah memberikanku cinta meski tidak terbalaskan"ucap grizella dia langsung memeluk Gibran.


zella menatap jam yang ada di meja sebelah tempat tidurnya, satu menit lagi menandakan jam 12 malam.


"aku siapa untuk pergi, terimah kasih sudah memberiku kesempatan untuk merasakan cinta dan persahabatan "batin grizella yang kini menutup matanya dengan bersamaan itu juga jam menunjukkan jam 12 malam baru saja tiba.


1 detik


2 detik


3 detik.


dan pada akhirnya tangan yang tadi memeluk Gibran kini perlahan-lahan mulai lepas. pada saat itu juga tubuh zella tumbang, namun sebelum tubuh zella terkena lantai sebuah tangan langsung memeluk pinggang zella.


"zella"


"zella"


"zella"mereka berteriak di karnakan kaget saat melihat tubuh zella tumbang.


"zella kenapa?"tanya Rosella yang kaget.


namun tidak di pedulikan oleh Gibran, pemuda itu dengan cepat membawa zella ke kasur.


Gibran menepuk-nepuk pipi zella namun gadis itu sama sekali tidak ada reaksi.


"bee bangun bee"ucap Gibran yang sedikit ketakutan karna kekasihnya tidak mendapatkan satu pun respon.


"bee jangan bikin aku takut"ucap Gibran entah mengapa dia merasakan sesuatu yang tidak nyaman dengan ke pingsanan kekasihnya.


Nathan menatap zella dengan lekat, sebelum dia dengan cepat memegang pergelangan tangan zella dan menekannya


membuat wajah Nathan panik.


"ada apa nath Lo temukan sesuatu dari zella"tanya Rosella cemas


"denyut nadi zella engga ada, apa lagi aku gak merasakan adanya pernafasan dari zella"ucap Nathan.


deg...


deg..


"gak Lo jangan bercanda Nathan, gak mungkin"ucap Gibran.


"tapi Lo gak lihat zella udah gak bernafas lagi"ucap Nathan.


"zella gak mungkin tinggalkan aku, itu gak mungkin"ucap Gibran

__ADS_1


ketiga sahabat zella terdiam,mematung mereka tidak percaya apa yang mereka lihat dan dengar.


padahal zella masih berbicara dengan mereka beberapa menit, tapi kenapa bisa zella bisa pergi.


__ADS_2