GAT: Transmigrasi Dan Mengulang Waktu

GAT: Transmigrasi Dan Mengulang Waktu
chapter 4


__ADS_3

Episode 4


kini Stella sudah berada di kampus. dirinya menatap sekitarnya,


sampai tiba-tiba dia di kejutkan dengan seseorang merangkulnya.


"kenapa Lo berdiri diam menatap ni kampus?"tanya perempuan.


Stella menatap perempuan di sebelahnya, perempuan ini adalah perempuan yang menjadi mata² dari keluarga toxic itu. yang kini sedang menyamar menjadi sahabatnya.


"gak papa, pengen lihat saja"ucap gristella. segera Stella berjalan menuju kelas, sebentar lagi dosen akan memasuki kelas mereka.


sedangkan perempuan yang merangkul Stella tadi menatap stella dengan kening naik, tidak biasanya sahabatnya seperti ini?


"mungkin saja dia sedang berkelahi dengan Rizal, bodoh amat lah bukan urusan gue"ucap perempuan itu, segera dia berjalan berlainan arah dengan Stella.


setelah kepergian Stella, tiba² sebuah motor sport memasuki halaman parkiran kampus.


"Naura pulang kampus nanti, aku ingin mengajak kamu kesuatu tempat kamu mau gak?"tanya Rizal yang baru datang dengan menggunakan motor sport milik gristella.


"boleh, tapi kamu mau membawa aku kemana?"tanya Naura Dangan pipi merah


"kamu akan tau nanti"ucap Rizal yang menoel hidup sexy Naura.


"ya udah deh, kalau kamu gak mau bilang, aku pergi dulu"ucap Naura yang pura-pura kesal dengan Rizal


"mukanya jangan di tekuk gitu dong, nanti kamu juga tau"ucap Rizal.


"ya udah aku pergi dulu, semangat belajarnya"ucap Naura memberi semangat kepada Rizal


"ok cantik"balas Rizal dengan rayuan buayanya.


setelah kepergian Naura, Rizal berjalan berjalan menuju kelas, dimana dia dan Stella satu ruangan.

__ADS_1


Rizal segera berjalan cepat, sampai tiba nya di depan ruangan terlihat dosen Baru saja mengajar.


"sial, gue terlambat lagi, jika kayak gini bagaimana"batin Rizal menggerutu. saat Rizal ingin pergi dari sana dosen melihatnya.


"kamu yang ada di luar, cepat masuk"teriak dosen saat melihat Rizal.


Rizal yang ketahuan terlambat, segera saja masuk. dan berjalan ke hadapan dosen.


"kamu ini udah berapa kali terlambat, saya tidak mau tau setelah selesai pembelajaran nanti, kamu bersihkan gudang kosong yang ada di belakang kampus"ucap dosen


"tapi pak"


"tidak ada tapian sekarang segera kamu duduk di kursi kamu"ucap dosen.


dengan segera Rizal berjalan ke arah kursinya berada.


sedangkan Stella yang melihat itu hanya tersenyum sinis.


"gue gak sabar ingin membuat Lo hancur Rizal dengan mereka"batin gristella menatap penuh benci ke arah Rizal.


"aku akan membalas semua perlakuan kalian terhadapku di kehidupan pertama"guman gristella.


beberapa jam akhirnya sesi pembelajar telah selesai. dan dosen pun juga sudah keluar setelah sesi pembelajarannya, bahkan sebelum keluar dosen itu juga mengingatkan Rizal untuk membersihkan gudang atas keterlambatannya.


membuat Rizal kesal dan malu karena harus di ingatkan.


Rizal yang melihat Stella sedang merapikan bukunya, segera menghampiri Stella.


kini Rizal sudah berada di samping Stella.


"Stella"panggil Rizal.


Stella menatap ke arah orang yang memanggilnya, saat mengetahui siapa orang itu kening gadis itu naik

__ADS_1


dia tebak Rizal menghampirinya pasti menyuruhnya menggantikan dirinya untuk membersihkan gudang atas hukum dosen tadi kepadanya


dulu di kehidupan pertamanya dia menerimanya dan tidak menolak saat Rizal menyuruhnya menggantikan dirinya untuk memberisih gudang.


namun karna sudah di beri kesempatan kepada tuhan, Stella tidak akan membiarkan itu terjadi.


"Rizal ada apa?"tanya gristella basa basi yang pura pura tidak mengetahui maksud niat Rizal


"gantiin gue bersihkan gudang, gue memiliki urusan di luar"ucap Rizal, bahkan setelah mengatakan itu dia ingin pergi.


"maaf Rizal, tapi hari ini aku memiliki urusan di luar juga jadi aku tidak bisa menggantikan mu membersihkan gudang" ucap gristella.


"urusan Lo nanti saja, lebih baik Lo bersihin gudang dulu"ucap Rizal yang tak suka.


"kalau begitu, urusan kamu juga nanti lebih baik selesai hukuman kamu dulu"ucap gristella membalikan perkataan yang tadi di lontarkan oleh Rizal.


"Lo udah berani sama gue, apa Lo mau gue jauhin"tanya Rizal dengan ancaman. Yang selalu dia gunakan jika Stella berani membantahnya.


"kalau begitu mau Lo, oke gue terima dan"ucap gristella menggantung dia segera mengambil kunci motor miliknya dari tangan Rizal


"semua barang gue yang Lo ambil, gue akan ambil balik termasuk motor gue"ucap gristella


"mulai sekarang kita gak memiliki hubungan, jadi jangan pernah datang kerumah gue, ups salah kita kan memang gak miliki hubungan yah"ucap gristella setelah mengatakan itu dia langsung pergi dari hadapan Rizal.


sedangkan Rizal hanya bisa meninju angin, dia ingin melakukan kekerasan terhadap Stella, tapi masalahnya ini masih area kampus, jika sampai dia melakukan kekerasan bisa² dia akan di masukkan penjara lagi.


"tunggu saja Lo Stella, masalah kali ini gue gak akan tinggal diam"batin Rizal.


mau tidak mau Rizal terpaksa membersihkan gudang dari dosen meski dirinya enggan untuk melakukan pekerjaan kotor itu.


sedangkan Stella perempuan itu kini sedang berada di depan motor sport, dia menatap motor itu lama².


"aku harus menjualnya nanti dan menggantikan yang baru, mana Sudi gue memakai motor yang sudah di duduki oleh dua manusia tidak tau malu itu"gerutu gristella pada akhirnya Stella tidak jadi memakai motor sport miliknya,

__ADS_1


Stella lebih baik memilih menaiki taksi. sedangkan motor sportnya yang dai tinggalkan di kampus, dia menyuruh asistennya untuk mengurusnya.


sekarang Stella lebih baik memfokuskan tujuannya lebih dulu, sebenarnya Stella ingin mencari ayah kandungnya tapi jika di pikir² itu nanti saja.


__ADS_2