
Episode 34
empat hari telah berlalu kini semua para murid SMK school work internasional kini mulai menghadiri sekolah.
"akhirnya gue lepas rindu dengan ni sekolah"ucap Alan sambil menatap para siswi berlalu lalang.
"bilang saja kali kalau Lo lagi lepas rindu dengan siswi disini pakai bilang dengan sekolah"ledek alarick.
"Lo tau aja... tapi seminggu gak lihat mereka cantik² ya"ucap Alan yang membuat seseorang yang mendengarnya langsung menatap tajam ke arah alan.
sedangkan Alan yang seperti merasa seseorang menatapnya tajam mencari seseorang itu hingga di sana tidak jauh dari Gibran dia melihat sosok perempuan yang kini dua hari menjadi kekasihnya sedang memandanginya dengan marah+kesal
"Lo sal-salah Rick gu-e mana rindu de-dengan mereka. gue beneran rindu ni seko-lah"ucap Alan terbata-bata kini pemuda itu sedang berkeringat dingin.
"Lo kenapa gugup gitu?"tanya alarick saat melihat tingkah aneh sahabatnya.
namun pertanyaan alarick tidak di hiraukan oleh Alan... karna pemuda itu sedang memandangi sosok perempuan.
"Lo suka siapa disana?"tanya to the poin alarick saat melihat siapa yang di lihat terus oleh Alan.
"Kayla, Kayla cantik yah"ucapnya tanpa menoleh.
"udah keterima belum"
"udah dong baru saja dua hari"ucapnya tanpa sadar telah membeberkan hubungannya.
"Lo harus traktir gue... sebagai tanda jadian Lo... pacaran gak bilang² takut di tagih Lo"ucap alarick dengan kencang membuat para murid langsung menghentikan jalannya apa lagi dengan fans para Airlangga
mereka langsung bertanya tanya siapa yang jadian?
"apaan sih bisa diam gak"kaget Alan saat mendengar suara kencang dari alarick.
Sedangkan Kayla, telinga gadis itu kini memerah karna ketahuan oleh alarick.
"sial punya kekasih mulut ember banget sih"rutuknya dalam hati.
"ka alarick siapa yang jadian?"tanya fans Airlangga
"Alan baru jadian dua hari sama Kayla, katanya nanti istirahat dia akan mentraktir para murid sebagai tanda jadian mereka"ucap alarick yang sedang menambah-nambahkan
sedangkan Alan kini sudah melotot saat mendengar ucapan alarick" mana ada gue ngomong gitu gak ada traktir traktiran "ucap Alan.
"ya elah ka Alan, gak mau segala mentraktir kami, ka Kayla lebih baik gak usah sama ka Alan orangnya pelit... nantinya dia gak sanggup lagi belikan ka Kayla apa²"ucap fans Airlangga
membuat Alan semakin melotot, "apaan sih siapa juga pelit, ok deh nanti istirahat gue traktir kalian semua pada"ucap Alan yang membuat para murid bersorak kegirangan.
__ADS_1
tapi tidak dengan Alan yang kini sedang membatin" uang gue anj*ing sial*an lu alarick"
Brum...brumm
dua motor sport berwarna hitam dan putih kini memasuki parkiran sekolah.
Para murid yang melihat itu bertanya² siapa perempuan di sebelah zella...
"itu murid baru yah?"
"masa sih tapi perempuan itu kayak gak asing"
"benarkah?"
sedangkan perempuan yang di bicarakan hanya tersenyum "aku akan menjadi diriku sendiri, lihatlah pribadi sebenar ku"batin perempuan itu sebelum membuka helmnya
Terpampang jelas wajah gadis cantik yang kini menjadi perbincangan.
"Rosella? Itu Rosella?"
"dia juga bisa naik motor seperti itu "
"damage ayang rose bawa motor keren banget"
begitulah perbincangan mereka.
sedangkan orang yang di bicarakan hanya tersenyum dan turun dari motornya berjalan menuju sosok pemuda yang sedang menatapnya.
cup
saat rose sudah sampai di depan pemuda itu. segera gadis itu mengecup pipi pemuda itu dan mengatakan sebuah kalimat yang membuat para fans Airlangga dan fans rose melotot,terdiam, terkejut dan berbagai macam lainnya.
"pagi sayang"ucap rosella sambil tersenyum manis di depan pemuda yang di panggil sayang. siapa lagi kalau bukan Nathan
"pagi sweety"ucapnya sambil menyelipkan anak rambut rose kesamping.
"what² ini sejak kapan kalian pacaran?"tanya Alan.
"sejak kapan yah??? pikir saja sendiri"ucap Nathan sambil merangkul pinggang rose.
"cie... akhirnya sahabat gue gak jomblo lagi"ucap Kayla.
"benar dan itu berarti juga rose kita udah move on"ucap Chelsea.
"tapi ngomong² Lo sejak kapan bisa guna ni motor?"tanya Alan yang penasaran.
__ADS_1
"mm sudah lama sejak gue masih SMP... saat masuk SMK gue berhenti dan gak naik motor gini lagi"ucap Rosella jujur.....
"udah tanyanya nanti saja dulu kali, lebih baik kita masuk sebentar lagi bell berbunyi Lo"tepat setelah zella mengatakannya bell pun berbunyi dengan segera mereka berjalan menuju kelas mereka masing²
"selamat pagi anak²"sapa Bu Serena kepada para anak muridnya
"pagi Bu"
"kita akan memulai pembelajaran... segera buka buku BHS **** halaman 27"ucap Bu Serena.
dengan segera semua para murid termasuk rosella cs membuka lembaran buku.
**********
di koridor terlihat rosella cs sedang berjalan dengan asyiknya tanpa menghiraukan gemuruh para murid yang sedang bercerita...
namun langkah mereka tiba² terhenti karna sebuah bola basket bergelinding di depan mereka dan di susul sosok perempuan dengan baju olahraga.
"wah² siapa ni gais? di hadapan gue"ucapnya sambil tersenyum sinis kearah rose.
sedangkan rose hanya diam, memperhatikan perempuan di depannya.
"gue dengar Lo jadian sama Nathan?"namun pertanyaan-nya hanya di acuhkan oleh rose. itu membuat perempuan yang ada di depannya kesal.
"Lo cewe kecentilan gak pantas buat Nathan, Lo itu gadis manja yang hanya bisa merengek ke orang tua Lo... Lo itu gak bisa ngapain..."ucapnya sarkas
"emangnya Lo siapa? sampai bilang sahabat gue gak bisa ngapa-ngapain? apa Lo penguntit?... kalau ia pantas saja lo tau jika sahabat gue gak bisa ngapa-ngapain"ucap Chelsea yang langsung di dapat kekehan para murid yang ada disana.
"Lo"tunjuknya pada Chelsea "lo gak usah ikut campur"
"gak usah ikut campur? justru itu kami ikut campur Lo udah berani menghina sahabat gue, sebagai sahabat yang selalu ada gak akan membiarkan sahabat mereka mengalami kesusahan termaksud penghinaan ini"ucap Kayla sambil berkacak pinggang.
"Lo..."ucapnya ntah apa yang ingin di katakan oleh perempuan itu. sebelum senyum miring muncul dari wajah gadis itu.
"gimana kalau gitu gue dan ketua Lo duet dalam basket... agar kita bisa buktikan jika sahabat kalian emang gak bisa ngapain kecuali merengek bak anak kecil"ucapnya.
"ok gue setuju jika gue bisa ngalahin Lo apa taruhannya?"tanya rosella
"jika gue menang Lo harus putusin Nathan... dan jika Lo menang Lo bisa minta apa saja"ucap gadis itu.
"oke deal"
"rose!!"teriak kedua sahabat Rosella.
"tenang percaya sama gue"ucap rosella yang mencoba menenangkan Kayla dan Chelsea... bukannya tenang mereka malah menjadi panik, khawatir.
__ADS_1