Gavin- Survive On The Terrible Island

Gavin- Survive On The Terrible Island
Chapter 61


__ADS_3

" ini mungkin sudah terlambat. tapi aku tetap ingin menanyakannya. "


" tentang apa itu gav ?? "


" apa kau sudah menyusun rencana untuk mengalahkan monster berkepala babi itu ? takutnya sekarang mereka telah mengetahui kau sudah keluar dari kurungan "


" aku masih memikirkannya. dan mereka tidak akan menyadariku keluar dari kurungan secepat itu "


" bagaimana kau bisa seyakin itu, kalau mereka tidak mengetahui kau sudah keluar dari penjara ? "


" kita mempunyai waktu dua hari. paling cepat mereka akan mengunjungiku dalam dua hari atau lebih "


" humm ?? selama dua hari ? apa tidak ada yang memberikanmu makan atau sesuatu untuk diminum dalam penjara itu ? "


" tidak. kami ini monster.. kami diciptakan untuk memiliki kekuatan diluar akal manusia. aku bisa bertahan untuk waktu seratus hari tanpa makan dan minum "


" uh. itu benar - benar menakutkan.. "


" kau lihat bekas luka ditubuhku ?? "


saat william mengatakan itu. aku baru menyadari luka - luka lebam yang ada ditubuhnya perlahan mulai pulih kembali


" sudah mulai menghilang ?? "


" ya. aku mempunyai kemampuan untuk regenerasi juga. "


aku sontak terkejut mendengar perkataan dari william itu. dan melanjutkan perkataanku dengan sedikit gugup " regenerasi ?? kau sudah seperti yang ada di dalam dunia fiksi saja "


" ini belum seberapa.. karena aku belum disempurnakan. saat ini progresku masih ditahap lima puluh persen. jika prof. lim kembali dia akan melanjutkan eksperimennya ke tubuhku.. dan terus melakukannya hingga seratus persen.


jika aku sudah sampai ditahap itu. aku akan kehilangan jati diriku sebagai manusia.. dan menjadi monster seutuhnya "


" huh !? " mendengar pernyataan dari william itu membuatku semakin tidak dapat berkata - kata. dalam tahap lima puluh persen saja kurasa dia sudah sangat kuat.


kupikir sudah cukup untuk bertahan hidup dari monster bertangan panjang, hewan buas ataupun bajak laut didalam hutan ini.


tapi kenyataannya jauh melebihi apa yang kubayangkan. sebelumnya, untuk bertahan hidup saja sudah sangat sulit. bagaimana jika harus berurusan dengan monster - monster yang kuat seperti mereka ??


ah.. aku benar - benar kehabisan akal..


haruskah aku berusaha menggagalkan proyek Bte ini ?? tidak..


aku hanya ingin tetap hidup dan mencari jalan keluar dari pulau ini.. tapi bagaimana jika tempat untukku pulang akan dibumi hanguskan ??


" haahh.. "


" oh. kau menghela nafas yang panjang lagi.. " ucap william melihatku menghembuskan nafas yang panjang tanpa kusadari

__ADS_1


" ya. hidupku benar - benar sulit sejak berada di pulau ini "


" humm.. ya. aku juga merasakannya "


" lalu. kapan kita akan menjalankan rencana untuk keluar dari tempar ini. kipikir lebih cepat akan menjadi lebih baik ?? "


saat mendengar pertanyaanku itu. william mengalihkan pandangannya kedepan. mulutnya seakan berat untuk mengatakan sesuatu


" hey gavin. sebenarnya aku tidak yakin kita akan bisa keluar dari tempat ini.. "


mendengar perkataan yang keluar dari mulut william itu. membuat dadaku terasa panas.. pandanganku pada william yang sebelumnya tenang kini berubah seketika menjadi tatapan kemarahan. apa dia telah berbohong padaku ??


" hey.. apa kau bilang ?? "


aku yang semulanya duduk tenang di atas tanah yang padat yang ada di depan william. kini berdiri tegap memandangnya dengan menaikan daguku


" kau tidak yakin untuk bisa keluar dari tempat ini ?? " sambil mengatakan itu pada william. aku yang tanpa sadar memukul keras tanah padat yang ada di sekitarku hingga runtuh dan melanjutkan ucapanku " yang benar saja ! "


ah.. aku benar - benar ingin memukulnya..


" bro. ada apa? kenapa kau tampak kesal?? " ucap nico yang mendatangiku setelah kejadian itu disusul dengan rara, clara dan marissa yang berada dibelakangnya.


" vinn.. ? "


" maafkan aku. tapi ini memang benar - benar sulit. awalnya kupikir kita hanya berdua.. ataupun kalau ada tambahan orang. mereka sama kuatnya denganmu.. tapi yang kulihat berbeda.. "


" sudah kubilang bukan...


" cukup. " sebelum william melanjutkan perkataannya itu aku menghentikannya


" ayo lanjutkan pembicaraan ini di tempat lain " ucapku pada william bergerak dari posisiku dan berjalan memasuki gua lebih dalam lagi " jangan ada yang mengikuti kami "


" bro. kau yakin ?? "


" diamlah dan ikuti saja nico.. "


" oke bro.. "


" ayo william ikuti aku.. "


" oke "


ditempat yang lebih gelap. aku berdiri diatas lantai gua yang basah bersama dengan william dan ditemani oleh beberapa kelelawar yang bergelantungan dilangit - langit sekitar kami.


" aku ingin melanjutkan pembicaraan kita tadi. "


" ya "

__ADS_1


aku yang menekan dahiku dengan jemari tangan kananku melanjutkan pembicaraan kembali " maaf. belakangan ini aku menjadi lebih emosional dalam menghadapi situasi.. sedikitnya aku mengerti apa yang telah kau sampaikan tadi "


" ya. tidak masalah.. aku mengerti "


" kau mengatakan pertarungan ini menjadi semakin sulit karena kita bertarung sambil membawa beban bukan ?? "


" benar. "


" itu memang masuk akal. kalau dipaksakan kemungkinan mereka semua akan mati di hadapanku.. dan kai tidak ingin hal itu terjadi ?? "


" humm. karena mereka sangat penting untukmu. jadi ku katakan, ini akan menjadi sangat sulit.. bahkan mustahil"


" coba jelaskan seperti apa babi itu "


" dia memiliki bentuk tubuh manusia dengan perut yang besar dan otot - otot yang sangat keras. tinggi tubuhnya sekitar tiga meter lebih dan dia mempunyai senjata pentungan besi besar ditangannya. "


" humm. apa itu saja kemampuannya ?? bagaimana dengan pola serangan atau kemampuan lainnya ?? "


" dia mempunyai tujuh pengawal yang mirip dengannya.. kekuatan para pengawalnya itu setara dengan tiga puluh persen kekuatannya. dan mereka semua mempunyai ketahan tubuh yang sangat kuat "


" ketahanan tubuh ?? "


" benar. "


" cih. apa itu mirip dengan ilmu kekebalan tubuh? "


" ya kurang lebih seperti itu.. "


" bagaimana dengan ini. apakah benda tajam seperti ini tidak mampu untuk melukainya " ucapku sambil menunjukan pedang yang ada ditanganku pada william


" kemungkinan besar iya. tapi tidak sepenuhnya begitu juga. karena cakarku masih bisa melukai mereka.. kupikir jika pedang yang ada ditanganmu cukup kuat dan tajam. itu akan mampu untuk melukai mereka "


" ya. kuharap juga begitu . tapi ku pikir dia lebih kuat dari apa yang ku bayangkan "sambungku


" sudah kukatakan sebelumnya bukan. aku ini masih dalam progress lima puluh persen. dan babi itu sudah memiliki potensi seratus persen .. meskipun dikatakan dia adalah yang terlemah nantinya.. saat ini kekuatannya setara dengaku.


ditambah lagi dia mempunya semacam lonceng ditangannya. lonceng itu diciptakan oleh prof. lim untuk melemahkanku. untuk mencegahku melarikan diri "


william ini masih lima puluh persen sudah sangat kuat. apa yang terjadi jika dia sudah sempurna menjadi monster..


ah. itu pasti akan menjadi sesuatu yang sangat menakutkan jika suatu saat aku akan berhadapan dengannya..


" lalu bagaimana kau bisa yakin kalau hanya dengan kita berdua saja bisa mengalahkannya ?? "


" ya. entah kenapa aku merasa kau mempunyai kekuatan untuk itu.. dan jika kita berdua.. kita hanya perlu fokus mengambil lonceng pada si babi. dan mengambil tombol pembuka gerbang yang ada padanya. "


itu benar. jika dia mempunya tujuh pengawal.. itu akan sangat berbahaya untuk yang lainnya. jika saja mereka mampu untuk melindungi diri sendiri..

__ADS_1


__ADS_2