
Tempat ini.... Ehh, tidak! Maksudku dunia ini, dijuluki sebagai Grateful Allegiance dan konon katanya dunia ini dimiliki oleh Dewa Yang Agung Maha Tertinggi, Deus.
Corvin castle, Chilon castle, Dunnotar castle, Alcazar castle, Lowenburg castle, Neuschwanstein castle, Hohenzollern castle.
Untuk saat ini, mereka lah yang bertugas untuk menjaga dan melestarikan dunia Grateful Allegiance, walaupun dunia ini tidak semuanya dikuasai oleh umat manusia, namun dunia ini masih bisa dikatakan seimbang selama beberapa abad.
Dari ketujuh kastil yang ada, Lowenburg castle bisa dibilang adalah yang terlemah. Wilayah kekuasaannya sangatlah kecil, penduduk-penduduknya juga sangatlah sedikit, selain itu.... Keturunan keluarga kerajaan saat ini tidak ada satupun yang berjenis kelamin laki-laki, hancur sudah~
ibu kota Lowenburg castle adalah Hykelcrowy, walaupun namanya terkesan agak aneh dan banyak yang mengatakan bahwa tempat itu tidak pantas untuk menjadi ibu kota, yang Mulia Raja selalu bersikeras untuk mempertahankan ibu kota itu meskipun telah mendapatkan berbagai bujuk rayu dari para bawahannya dan hujatan-hujatan dari para rakyatnya. Sesuatu yang besar tersembunyi didalam kota itu, hanya ia yang mengetahuinya....
Beberapa kota cabang yang bertugas sebagai penyokong ibu kota Hykelcrowy bertebaran dimana-mana, kota Harivest yang terletak paling ujung di arah Barat Laut adalah salah satunya.
Kota Harivest memiliki beberapa desa yang bertugas sebagai pembantunya, desa tempat Mada berada sekarang adalah salah satu desa yang terus memasokkan sumber dayanya ke kota, dan sumber daya itu adalah kristal monster.
"Tunggu!"Mada mengarahkan telapak tangannya ke arah kakek Happer memintanya untuk berhenti sejenak, ia tampak sedang berpikir keras lalu tak lama kemudian ia pun bertanya.
"Guru, bukankah inti kristal itu sangatlah mahal? Kita memasok benda berharga seperti itu, kenapa desa ini masih saja begitu miskin?"Tanya Mada.
Kakek Happer menghela nafas panjang, ia mendekat ke arah Mada kemudian menyentil dahi muridnya yang bodoh itu.
__ADS_1
"Awww, sakit!"
"Hufftt, biar kuberitahu kau sesuatu. Inti kristal memang berasal dari kristal monster, kita memang sering memasok kristal monster dalam jumlah yang besar namun tidak pernah ada satupun yang berada di atas level tiga atau empat."Jelas kakek Happer.
"Ehh?"
"Inti kristal level rendah seperti itu tidak terlalu berharga, masih untung ada yang ingin membeli kristal monster dari kota Harivest, sebenarnya apa yang kau harapkan?"
"Guru, jangan bercanda, sekarang aku tanyakan padamu. Anting-antingku ini...."Mada mengelus-elus telinga kirinya yang terpasang anting-anting pemberian kakek Happer."Jika dijual, kira-kira berapa harganya?"Sambung Mada.
"Entahlah, mungkin lebih dari dua ribu emas."
Mata Mada terbelalak, ia hendak mengatakan sesuatu namun tak ada satupun kata yang berani keluar dari mulutnya.
"Jangan khawatir, walaupun orang-orang di desa ini sering melihat, menyentuh, maupun menjual kristal monster, tetapi tak ada satupun yang pernah melihat intinya. Jadi kau aman, ya walaupun aku tidak yakin apakah si tua Kingsley mampu mengenalinya atau tidak."
'Yang benar saja~'
"Ohh, ngomong-ngomong apakah kau tahu bahwa hutan Sanatoziria itu sebenarnya adalah garis batasan wilayah milik kita dan tetangga?"
__ADS_1
"Hmm?"
"Hutan Sanatoziria sangatlah luas, setelah kita mencapai ujung hutan itu maka kita akan menemukan danau kematian milik Chilon castle. Makanya saat pertama kali aku menemukanmu aku meragukan identitasmu, siapa yang tahu kan jika kau adalah mata-mata musuh?"
"Apakah hubungan kita dengan tetangga kita, buruk?"Tanya Mada ragu-ragu.
"Sangat-sangat buruk, dulu Chilon castle pernah membantai semua penduduk di desa ini hanya karena masalah sepele, mereka tidak memiliki sisi kemanusiaan. Yang Mulia Raja pernah menyatakan perang kepada mereka, namun sampai saat ini mereka tidak pernah menanggapinya."
Dahi Mada mengerut, ia kagum pada para penduduk desanya yang masih berani tinggal di tempat yang dulunya lautan darah ini.
"Masalah sepele?"
"Ya, dulu para leluhur kita secara tidak sengaja membunuh ikan peliharaan Chilon castle yang berada di danau kematian. Mereka murka dan membantai desa ini sebagai ganti nyawa ikan itu, sebena-"
Mada mengebrak meja yang berada di hadapannya dan mempelototi kakek Happer, tubuhnya bergemetar hebat.
"Semua penduduk desa dibantai hanya karena seekor ikan? Yang benar saja!"Teriak Mada.
"Konyol, benar-benar konyol, berapa.... Berapa banyak nyawa yang menghilang karena hal itu, apakah mereka bukan manusia? Mereka binatang."Ucap Mada sambil menundukkan kepalanya.
__ADS_1
"Bukan, mereka bukanlah binatang. Mereka adalah Orc."
"Hah?"