Grateful Allegiance

Grateful Allegiance
Ch-26. Praktek


__ADS_3

"Bagus, pertahankan kekuatan lenganmu, jangan mengambil langkah yang terlalu besar, serang titik-titik fatal lawanmu, perhatikan matanya dan prediksi pergerakannya."Kakek Happer bertukar serangan dengan Mada, ia bertahan dan Mada akan menyerang.


"Pinggangmu terlalu kaku, perbaiki!"Ucap kakek Happer lagi.


'Cihh!'Mada mengambil langkah mundur, ia lalu menarik nafas dalam-dalam dan kembali maju menyerang kakek Happer.


Satu serangan, dua serangan, tiga, sembilan, Mada terus menyerang tanpa ampun, ia mengincar titik-titik fatal di tubuh kakek Happer, gerakannya semakin lama semakin cepat.


Suara dua buah kayu yang saling berbenturan satu sama lain terdengar lumayan keras, kakek Happer yang awalnya terus menasihati Mada kini tersenyum tipis.


'Lutut, lehernya, dari arah bawah, tusuk, tebas, berputar, serang lagi.'Batin Mada, ia semakin dan semakin mengganas dalam menyerang kakek Happer.


'Anak ini....'


Mada mengayunkan tongkatnya ke arah kepala kakek Happer dari samping, namun berhasil tertahan, ia lalu menarik tongkatnya kembali dan memutarnya, lalu mengayunkannya dari bawah tepat ke dagu kakek Happer, kakek tua itupun tersentak kaget.


"Haaaaahhh!"Teriak Mada, saat itulah kayu yang ia ayunkan dihalangi oleh kakek Happer dan terdengarlah bunyi yang sangat keras, kayu mereka berdua patah bersama-sama.


"Aduhh, haaah, haaah, haaah, capeknya!"Mada jatuh terduduk dan bernafas dengan tidak beraturan.


'Sial, tongkatku patah!'Batin kakek Happer.


"Aaahh, ini melelahkan, seluruh tubuhku terasa sakit!"Umpat Mada sambil berbaring di tanah.


'Cepat, anak ini bisa mengubah arah serangannya seketika dan mengeluarkan tenaga yang besar secara bersamaan, jika dia menggunakan pedang, apakah yang akan terjadi....'


Kakek Happer melangkah mendekat ke arah Mada dan menarik pergelangan tangan kirinya, ia menggunakan sihir penyembuh dan berkata.


"Tanganmu akan terkilir jika kau menggunakan tenaga yang besar sehabis memutar tongkatmu, perkuatlah otot-otot tangan ini dulu baru boleh mempraktekkannya lagi."

__ADS_1


"Baik."Jawab Mada.


"Aku memberimu nilai 70 dalam latihan kali ini, ayo kita kembali kedalam."Kakek Happer melangkah pergi meninggalkan Mada, ia masuk kedalam rumah.


Mada melihat kedua telapak tangannya dan mengepalkannya, tanpa sadar ia pun tersenyum tipis.


"Ini adalah bakatku, ini adalah kekuatanku, memang masih belum cukup namun aku merasa agak senang."Gumam Mada.


Mada beranjak dan memungut kayu-kayu patah miliknya dan kakek Happer tadi, ia lalu menyimpannya di tempat penyimpanan kayu bakar dan menuju ke arah sumur.


Mada menimba air lalu mencuci muka."Segar!"Ucapnya.


Sebulan sudah, empat Minggu lebih telah berlalu, Mada tinggal disini. Ia tersenyum lemas, sebenarnya Mada merasa agak senang tinggal disini, andai saja orang yang dia rindukan itu ada disini juga maka segalanya akan menjadi sempurna.


'Ahh, aku sudah lama tidak membukanya.'Batin Mada, ia pun mengayunkan tangannya ke samping dan muncullah panel status miliknya.


————————


Umur: 7 Tahun


Ras: Human


Kelas: Knights


Title: Novice Swordsman,


Level: 1 [0/55]


Hp: 25/25

__ADS_1


Mp: 10/10


Skill:


[100 soul sword stabs] "Lv 1"


[Deadly sword dance] "Lv 1"


Item:


[Uang Perak/30]


————————


"Ternyata memang benar-benar perlu membunuh untuk menaikkan level, sayang sekali.... Kakek Happer tidak pernah mengijinkanku untuk mengikutinya pergi memburu monster."Gumam Mada sambil menghela nafas panjang.


"Selain itu, mengapa Hp bar ku tiba-tiba bertambah?"Tanya Mada pada dirinya sendiri, ia menelengkan kepalanya.


Selesai melihat panel statusnya Mada lalu melirik ke sebuah tombol lagi, bertuliskan log out, ia hendak menekannya namun tiba-tiba Mada mengurungkan niatnya.


'Sepertinya itu masih sama, tidak bisa.'Batin Mada sambil menundukkan kepalanya.


"Mada!"Panggil kakek Happer dari dalam rumah.


'Sial, mengganggu saja!'Mada mengayunkan lengannya dan panel status pun kembali menghilang, ia membalikkan badannya dan melangkah menuju ke rumah.


AUTHOR INGIN MEMBERITAHUKAN SESUATU, BARU-BARU INI SAYA MENULIS SEBUAH NOVEL BERGENRE HOROR/MISTERI, JUDULNYA "LITTLE ANGEL OF DEATH"


__ADS_1


MAMPIRLAH JIKA INGIN JIKA TIDAK YASUDAH, SAYA TIDAK MEMAKSA, TERIMAKASIH ATAS SEMUA DUKUNGAN KALIAN.


🙏🙏


__ADS_2