
“Menurut berkas yang Ayah terima, di saat kamu hadir dalam keluarga ini. Kamu bernama Rahel. Kamu meninggal karena kecelakaan. Meninggal pada malam kamis” Mendengar penjelasan Ayahnya itu Shishil sangat terkejut.
“Jadi selama ini, kalian semua menutup-nutupi nya, lalu bunga mawar ini dari siapa Yah?”
“Bunga mawar itu, dari tunangan kamu semasa kamu berada di dunia”
“Ayah emang jahat.”
“Ayah hanya gak ingin kamu berhubungan dengan manusia. Dunia kita berbeda dengan dunia manusia, kita sebagai setan sudah gak ada hubungannya lagi dengan manusia, kamu harus ngerti, Shil”
Shishil pergi meninggalkan rumah dengan kesal.
“Shsihil, kamu mau pergi kemana?”
“Biarkan dia pergi Mah. Mungkin sudah waktunya dia tahu siapa sebenarnya dia”
Shishil meninggalkan kediamannya dengan perasaan gundah gulana. Dia merasa kecewa.
“Loe tahu gak, asal-usul kita, Cil?”
“Menurut buku sejarah yang gue baca di kampus, kita ini berasal dari manusia, Shil” Shishil mulai memahami sesuatu.
“Emang kenapa, shi?”
“Gak kenapa-napa kok!”
Shishil dan Pocil sampai di sumur tua penghubung antara dunia setan dengan dunia manusia. Mereka memutuskan untuk kembali ke dunia manusia. Namun tanpa di ketahui Shishil. Ternyata Pak Jarwo memerintahkan kedua bodyguardnya itu untuk mengikuti mereka.
“Hallo, Pak Jarwo?”
__ADS_1
“Gimana. Kalian tahu dia pergi kemana?”
“Dia pergi ke dunia manusia, Bos”
“Yang benar. Yaudah kalian susul mereka ke dunia manusia. Bawa mereka kembali ke dunia setan”
“Kalau mereka gak mau, Bos”
“Ya paksa mereka!”
“Baik bos!” Akhirnya kedua bodyguard itu terjun kedalam sumur tua untuk menyusul Shishil dan Pocil. Sesampainya di sana. Mereka pun berubah menjadi manusia.
Di sisi lain, Pak Jarwo langsung menelpon seseorang yang sedang berada di dunia manusia.
“Hallo Darso?”
“Kenapa di pending, Pak Darso”
“Kita lagi ada masalah”
“Masalah apa, Pak Darso. Oh ya. Saya lupa ngasih info soal anak Pak Jarwo. Selama ini anak Pak Jarwo tinggal bersama saya di kediaman Pak Slamet”
“Itu masalahnya. Kalau bisa hasut dia untuk pulang ke dunia setan. Saya sudah mengirim kedua bodyguard saya ke dunia manusia. Saya harap semua masalah ini cepat kelar.”
“Siap Bos!”
Shishil sangat galau. Setiap malam, dia selalu memikirkan Raka. Dia ingin memberitahukan identitas sebenarnya. Tapi, semua itu mustahil. Karena manusia dan setan takan pernah bisa bersama.
Malam itu Shishil sedang melamun. Tiba-tiba handphone miliknya berdering. Ternyata telepon itu dari Raka.
__ADS_1
“Hallo, Shil?”
“Iya, Ka?”
“Kok, tumben Shil. Belakangan ini, kalau gue telpon slalu gak loe angkat?”
“Sorry, Ka?” Jawab Shishil. Shishil terdiam sejenak.
“Yaudah deh, lupain aja. Oh , ya.Besok malam loe ada acara gak, Shil?”
“Acara. Kayaknya gak ada Ka. Emang kenapa?”
“Besok teman gue ngerayain ultahnya. Gue ingin loe ikut, Shil?”
“Boleh deh, Ka. Gue juga emang lagi bosan”
“Yaudah. Besok gue jemput jam 10 malam ya, Shil?” Telpone pun mati.
Esok malamnya. Shishil sudah terlihat cantik. Jam menunjukan pukul 10 malam, tapi Raka belum datang untuk menjemputnya.
“Loe malam-malam gini mau kemana, Shil?”
“Gue ada acara, Mon. Loe juga mau kemana?”
“Biasa, Shil. Gue mau jalan malam dulu sama Pak Darso” Jawab Ramon. Ramon pergi meninggalkannya. Tak lama setelah Ramon pergi, Raka pun datang.
“Sorry, Shil telat. Mobil gue bermasalah”
“Ga apa-apa, Kok. Gue juga baru rapih” Jawab Shishil berbohong. setelah dia masuk dalam mobil. Raka pun langsung tancap gas.
__ADS_1