
Hari ini Zira merayakan hari ulang tahunnya yang ke-20tahun dengan teman-teman sekelas SMA nya.
Zira baru menyelesaikannya sekolahnya tahun ini,sempat terlambat sekolahnya karena pindahan dari kota sebelah.
"Selamat ulang tahun yang ke 20 Zira!!" sorak teman-teman dan sahabat Zira
"Terimakasih temen-temen..." jawab Zira
"Nihh tiup lilinnya dulu ra,dan berdo'a apa yang kamu ingin tercapaikan di umur 20 tahun kamu ini" ucap Rania salah satu sahabat Zira
"Aku berharap tahun ini aku bisa mencapai keinginanku untuk pergi ke Turki" wist list Zira
*****
Selesai merayakan ulang tahunnya dengan bahagia Zira pulang ke rumahnya diantar oleh kedua sahabatnya Rania dan Lulu
"Aku masuk kerumah dulu ya,makasih udah mau nganterin" ucap Zira
"Iya sama-sama ra,kamu kayak sama siapa aja lagian kan kita udah sahabatan lama banget dari pas pertama kita masuk ke sekolah" ucap Lulu
Mereka bertiga berpelukan didalam mobil terlebih dahulu sebelum Nazira pamit keluar mobil
"Byee,hati-hati dijalan kalian"
"Iya bye Zira mimpi indah deh buat kamu malam ini"
Mereka lalu berpisah.
Zira masuk kedalam rumah,malam ini sudah tepat jam 10malam dan itu sudah terlalu malam untuk Zira.
"Assalamualaikum...Mah..Pah..Zira pulang" ucap Zira yang sedikit ketakutan karena pulang terlalu malam
"Waalaikumsalam" jawab Bu Hani dan Pak Hadi selagi orang tuanya,sedang duduk di sofa ruang tamu.
__ADS_1
"Kamu kenapa baru pulang jam segini sih dek?!"tanya Bu Hani
"Tadi aku dikasih kejutan sama temen-temen SMA aku mah,seru banget sampe lupa waktu deh heheh" jawab Zira
"Oh..yaudah sana bersih-bersih dulu ke kamar kamu ada yang mau mamah omongin sama kamu dek" ucap Bu Hani
"Oke mah" jawab Zira
Zira lalu masuk ke kamarnya yang ada di lantai dua.Saat Zira baru selesai bersih-bersih dan ganti baju,tiba-tiba...
TOK TOK TOK
Ketukan pintu yang sangat keras
"Aduhh siapa sih yang ketuk pintu kenceng gitu" kesal Zira
Zira membuka pintu kamarnya lalu tidak ada siapa-siapa didepan pintu,Zira menutup kembali pintunya.
TOK TOK TOK
"DARRRR.." Pria yang memakai topeng menyeramkan itu
"AKHH" Zira terkejut
Pria itu lalu masuk ke kamar Zira sambil menerkap mulut Zira menggunakan tangannya.
Dengan sekuat tenaga Zira menggigit tangan pria itu dengan kuat,pria itu pun meringis kesakitan.
"Siapa kamu?!!" ucap Zira sambil melepaskan topeng itu dengan cepat
"ABANGGGG!!!"
"Ahkk Zira lihat tangan abang sakit nih" ucap Zidan selagi kakak Zira
__ADS_1
"Abang apa-apaan sih lagian pake topeng kayak gitu an kan aku jadi takut" ucap Zira
"Sebenernya tadi abang mau kasih kamu kejutan,tapi karena kamu udah buat tangan abang sakit abang jadi gamau kasih kamu hadiahnya" ucap Zidan
Zidan adalah kakak Zira yang tampan, sampai-sampai banyak wanita yang mendekatinya juga termasuk teman-teman sekelasnya Zira.Usia mereka termasuk jauh karena terpaut 7 tahun,tetapi Zidan belum juga menikah karena terlalu sibuk dengan urusan kantornya
"Tapi kan ini juga salah abang sendiri,ngapain juga mau kasih hadiah ke aku tapi sampe ngagetin gitu kan aku jadi kaget" ucap kesal Zira
"Yaudah deh iya maaf" maaf Zidan
"Okee..jadi mana hadiah buat aku nya?" tanya Zira
Lalu Zidan mengambil sebuah kado besar yang sudah dipersiapkannya,dan memberikan nya kepada Zira.
"Nih buat adek ngeselin abang" ucap Zidan sembari memberi kado besar itu
"Terimakasih abang sayangg" ucap Zira sambil tersenyum sumringah
"iya sama-sama" ucap Zidan yang masih kesakitan dengan tangannya
Zira dengan cepat membuka kado besar yang diberikan oleh kakaknya itu,lalu Zira terharu melihat hadiah yang diberikan Zidan yaitu berupa sebuah foto-foto nya bersama Zira dan sebuah boneka beruang berwarna coklat muda.
"Abangg" lirih Zira terharu
"Udah deh jangan sedih,sebaiknya kamu jaga ini baik-baik ya ra" ucap Zidan
Zira mengangguk.
"Oke,abang balik kamar dulu ya" ucap Zidan
Zidan pun keluar dari kamar Zira.
"Aduhh..aku kan tadi di suruh sama mamah,kok bisa lupa" lirih Zira
__ADS_1