Gus Tampan Untuk Zira

Gus Tampan Untuk Zira
Kedatangan Mantan Pacar


__ADS_3

Devan Frey (23thn),satu-satunya mantan pacar SMA Zira yang berbeda agama.Mereka berpacaran cukup lama.Devan sendiri adalah kakak kelas Zira di SMA.Mereka putus dikarena kan orangtua Zira tidak menyetujui hubungan.Sedangkan ibunda Devan sangat menyukai Zira atas kebaikan Zira yang ibu Devan lihat.


Karena hubungan mereka tidak disetujui oleh orangtua Zira.Zira memutuskan hubungan mereka dan mereka seharusnya sudah tidak ada hubungan lagi.Akan tetapi itu akan menjadi permasalahan pertama bagi Zira.


Ibunda Devan meninggal dunia karena serangan jantung,terlebih lagi saat sebelum ibu Devan meninggal ia memberi tahu dirinya sudah mengakhiri hubungannya dengan Zira.Sedangkan Ibunda Devan yang ingin melihat Devan menikah dengan Zira telah gugur..


Setelah kematian ibunya.Devan tidak terlihat dan sudah tidak ada hubungan antaranya dengan Zira.Akan tetapi, permasalahan dimulai ketika Devan kembali datang ke kehidupan Zira untuk membalas dendam dengan menghancurkan hubungan Zira dan Aydan.


Devan sendiri menjadi pengusaha sukses muda yang kaya raya juga semua warisan orangtua Devan menjadi miliknya.


*****


-Di kediaman Devan-


"Vin,cepat cari informasi tentang Zira,orang yang sudah membuat ibuku meninggal" teriaknya kepada Kevin,Asisten pribadinya.


"Baik Tuan,saya akan mengabarimu secepatnya" ucap Kevin.


"Aku akan memberimu waktu 1hari untuk menemukannya.Kalau tidak,saya akan memecatmu!" ancam Devan.


"Saya akan segera kembali Tuan" Kevin meninggalkan Devan,dan segera mengumpulkan informasi tentang Zira.


Kevin dengan cepat memerintahkan anak buahnya Devan untuk mencari tahu semua tentang Zira.


*****

__ADS_1


-Di dalam kamar -


Aydan dan Zira sedang bersantai menonton televisi dan duduk disofa.Aydan menyandarkan kepalanya ke bahu Zira,dan Zira sendiri asik menonton film di TV.


"Sayang,apa kamu tidak rindu pada suamimu ini?" ucap kesal Aydan.


"Diam sebentar mas,ini film nya lagi seru!" jawab Zira yang tidak ingin di ganggu.


Aydan merasa kesal dan memilih untuk merebahkan kepalanya di paha Zira yang sedang duduk anteng menonton film.


"Kamu ini nonton apa sih,sampai suamimu ini dilantarkan?" Aydan mendongakkan wajahnya melihat wajah istrinya sedang serius menonton.


"Ini mas,Mantan kekasih wanita itu menculiknya untuk ngebales dendamnya karena istrinya meninggal dan berkaitan dengan wanita itu" jelas Zira panjang lebar.


Aydan yang bosan karena semenjak tadi tidak diperhatikan oleh istrinya mulai kesal dan mematikan TV itu.


"Loh mas,kok dimatiin sih?padahal itu sebentar lagi penculiknya mau dibaku hantam sama pacar wanitanya" kesal Zira pada Aydan.


"Lagian suaminya capek udah ngajar,bukan diperhatiin malah asik nonton film sendiri.Sudah-sudah ini sudah malam,sekarang kamu tidur" ucap Aydan.


Zira yang kesal kepada Aydan langsung berdiri dan meninggalkan Aydan yang masih berbaring dipangkuannya.Zira menaiki ranjang dan merebahkan diri agar tidak berhadap an pada Aydan.


"Sayang,kamu marah?" ucap Aydan menghampiri Zira.


Zira dengan kesalnya memilih untuk diam dan pura-pura tertidur seolah tidak mendengar ucapan yang Aydan katakan.

__ADS_1


"Sayang,jangan lama-lama loh kalau marah sama suami,nanti kalau suaminya gaada baru nyesel" ujar Aydan untuk menakuti Zira.


"Jangan gitu dong.Mendingan mas tidur deh,aku kesel sama mas Aydan " ucap Zira dengan mata yang masih tertutup.


"Yaudah iya deh" ucap Aydan dan segera merebahkan dirinya disamping Zira.


"Zira,kamu kapan sih siap buat mas sentuh,mas udah gak tahan kalau harus nunggu lama lagi" batin Aydan penuh dengan harap


Lalu mereka terlelap satu sama lain.


*****


Keesokkan harinya.


-Kediaman Devan-


"Kamu sudah dapatkan informasi tentangnya?" tanya Devan pada Kevin.


"Sudah tuan.Dia sudah menikah karena dijodohkan,dia ikut dikediaman suaminya.Suaminya bernama Aydan tuan,anak dari pemilik pesantren di daerah sini" ucap Kevin.


"Wow...beraninya dia menikah dengan orang lain tanpa sepengetahuanku,aku sangat membencinya,rasanya aku ingin melenyapkannya" geram Devan mendengar Zira sudah dulu menikah.


"Sekarang kamu mengerti apa yang akan saya lakukan kepadanya,Kevin?" lanjut Devan.


"Saya mengerti.Tuan akan membalas dendam pada gadis itu" ucap Kevin.

__ADS_1


"Ya! itu tepat sekali,sekarang siapkan gudang untuk mengurung wanita itu" ujar Devan.


"Sekarang kamu akan merasakan bagaimana rasanya menjadi aku yang dulu" batin Devan dengan tersenyum licik.


__ADS_2