Gus Tampan Untuk Zira

Gus Tampan Untuk Zira
Mengingat Cibiran Ibu-Ibu


__ADS_3

Setelah selesai,mereka melanjutkan dengan makan malam bersama di rumah Kyai Abdullah.


Dan setelah makan malam,keluarga Pak Hadi pun pamit kembali pulang karena besok siangnya ada urusan penting yang harus di hadiri.


"Kami pamit dulu ya besan,saya titip Zira disini" ucap Pak Hadi pada Kyai Abdullah.


"Tentu besan, insyaallah kejadian ini tidak akan terjadi lagi" jawab Kyai Abdullah.


"Aydan,jaga Zira baik-baik ya disini" ucap Bu Hani pada Aydan.


"Pasti mah,maaf juga sebelumnya Aydan belum bisa menjaga Zira dengan baik,tapi kedepannya Aydan akan lebih baik lagi menjaga Zira" ujar Aydan.


Zira memeluk Bu Hani dan melepaskan,dan kini mereka akan benar-benar berpisah.


"Ya sudah,kami pamit.Assalamualaikum" ucap Bu Hani dan Pak Hadi.


Sedangkan Zidan sudah terlebih dahulu menunggu dimobil mereka.


"Waalaikumsalam" balas mereka.


"Hati-hati dijalan mah..pah.." tambah Zira.


Setelah keluarga Zira pergi,keluarga Kyai Abdullah masuk ke dalam rumah dan masuk ke dalam kamar masing-masing.Kyai Abdullah bersama Umi Siti,Aydan dan Zira.Dan Alma?Ya dia masih tidur sendiri.


*****


-Dikamar Aydan dan Zira-


Setalah membersihkan diri masing-masing,Aydan yang sudah melepas rindunya kepada sang istri,ia memeluk Zira dengan sangat erat dari tadi,Aydan mungkin sudah memeluk Zira selama mereka tadi baru masuk ke dalam kamar.

__ADS_1


Sekarang waktu menunjukkan pukul 21:00,Zira yang mereka dirinya engap dan kebelet ingin buang air kecil pun melepaskan pelukan Aydan.Tetapi apa yang terjadi?Aydan malah semakin erat memeluk Zira dan menghirup wangi leher Zira.


"Mas" gumam Zira.


"Mas.." gumam Zira lagi.


"Hmmm" Aydan dengan masih memeluk Zira.


"Aku mau ke kamar mandi" ucap Zira.


Aydan yang belum juga puas memeluk Zira menolaknya,dan mempererat pelukannya.


"Bentar lagi ya sayang" ucap Aydan.


"Tapi aku udah kebelet banget mas" Zira dengan sedikit menghindari Aydan.


Aydan dengan terpaksa melepaskan pelukannya.


Zira beranjak dari sofa,ia bergegas ke kamar mandi karena kebelet ingin buang air kecil.


Setelah selesai,Zira kembali ke kamar dan mendekati Aydan juga duduk di samping suaminya itu.


Aydan yang menyadari istrinya sudah kembali dari kamar mandi ia memeluk kembali istrinya untuk melepas rindu.


"Mas.." Zira dengan tiba-tiba.


Zira yang ingin mengatakan sesuatu yang masih teringat dan membuat hatinya sakit pun memanggil suaminya itu.


"Ada apa sayang?" jawab Aydan.

__ADS_1


"Aku mau tanya" ucap Zira.


"Hmm..silahkan" balas Aydan dengan masih memeluk Zira.


"Kenapa Mas Aydan belum membuat aku jadi istri Mas seutuhnya?Apa aku ada yang kurang dimata Mas?atau mas emang nggak tertarik sama aku?" lirih Zira dengan menundukkan kepalanya.


Aydan yang mendengar pertanyaan dari istrinya itu pun melepaskan dan menatap Zira dengan lekat walau istrinya itu menundukkan pandangannya.


Dengan perasaan beratnya,Aydan menjawab pertanyaan Zira yang menurutnya itu tidak perlu ia jawab,tetapi Aydan menyadari bahwa Zira pernah mendapat cibiran pedas dari ibu-ibu yang waktu itu membantu untuk acara besar di pondok pesantren.


"Sayang.." Aydan dengan mengangkat dagu Zira agar menatap dirinya.


Mau tidak mau Zira menatap suaminya itu.


"Mas bukan gak mau nyentuh kamu,tapi mas berusaha menghargai kamu,pas mau tunggu kamu sampai kamu siap buat mas sentuh" jawab Aydan."Mas gak mau kamu terpaksa melakukannya,dan satu lagi,tidak ada yang kurang dari kamu sayang,Mas cinta sama kamu.Jadi,sekali lagi mas bukan gak mau nyentuh kamu,tapi mas nunggu kamu siap" tambah nya lagi.


Zira yang mendengar ucapan dari Aydan pun tersenyum sumringah dan kembali menundukkan kepalanya karena malu dengan pipinya yang mungkin sekarang sudah memerah karena ucapan Aydan yang sangat menghargai Zira.


"Kalau boleh jujur,aku sebenarnya udah siap Mas.Karena aku yakin hubungan kita ini tujuannya memang untuk mendapatkan keturunan,walaupun memang kita sebelumnya sama sekali tidak saling mengenal" batin Zira.


...****************...


Hi guys!


Jangan mampir ke Novel baru aku ya yang berjudul [Berawal Kebencian Menjadi Cinta]🙏


...****************...


Terimakasih ya sudah membaca novel ini,semoga kalian suka dengan alur ceritanya.

__ADS_1


Jangan lupa like setiap chapternya dan follow author♡︎


Jangan lupa kritik dan sarannya komen aja ya


__ADS_2