Gus Tampan Untuk Zira

Gus Tampan Untuk Zira
Membeli Testpack?


__ADS_3

Beberapa saat kemudian Alma sudah memasuki mobilnya didepan rumah Kyai Abdullah.Ia turun untuk memberi tahu keluarganya termasuk Aydan yang saat itu sedang berada diruang keluarga karena selesai makan siang bersama Umi Siti juga Kyai Abdullah.


"Assalamualaikum" Alma memasuki rumah.


"Waalaikumsalam.." jawab mereka.


"Dek,kakakmu mana?" tanya Umi Siti.


"Umi tadi saat di supermarket kak Zira pingsan.." jawab Alma.


"Innalilahi,sekarang Zira mana dek?" tanya Aydan.


"Sekarang kakak ada dimobil" bala Alma.


Aydan segera menghampiri istrinya,dan saat pintu dibuka,Aydan melihat Zira yang berdiri didepan pintu dengan wajah pucat.


Zira mencium punggung tangan suaminya.


"Sayang,kita ke dokter aja ya?" Aydan dibalas gelengan kepala Zira.


"Gak usah Mas,aku cuman mau istirahat rasanya kepalaku pusing banget" Zira dan masuk kedalam rumah.


Saat melewati ruang keluarga,ia langsung diwawancarai oleh Umi Siti dan Kyai Abdullah yang membuat pusing dikepalanya bertambah,dengan itu ia meminta izin untuk masuk ke dalam kamarnya dengan disusul Aydan.


Zira membaringkan tubuhnya setelah membersihkan kaki dan tangannya.


"Kamu udah makan?" tanya Aydan dan duduk disisi istrinya.


"Udah mas,tadi sebelum ke supermarket aku udah makan tapi tiba-tiba kepalaku berat banget"Zira mengingat bahwa dirinya tadi sempat pingsan.

__ADS_1


"Ini makan obat dulu,terus istirahat aja dulu ya,nanti setelah Mas beres ngajar,Mas anter kamu ke dokter" Jelas Aydan.


"Iya Mas,Tapi kalo kedokter gak usah nanti kalo udah tidur juga mendingan" Zira yang tidak ingin merepotkan suaminya.


Aydan menggelengkan kepalanya karena istrinya ini lagi-lagi sangat keras kepala tetapi ia juga tidak dapat memaksa apa yang tidak diinginkan istrinya.


"Ya sudah,kamu istirahat ya,Mas mau ngajar lagi,kalau ada apa-apa telpon Mas aja" Aydan dan dibalas anggukan Zira juga istrinya mencium punggung tangan suaminya.


*****


Berselang 1jam kemudian keadaan Zira membaik,ia sudah bisa berjalan dengan tegap walau ada sedikit pusing dan tiba-tiba...


Hueek..huekk...


Zira kembali mual dan mengeluarkan isi perutnya,ia merasa sangat lemas.


Dan entah mengapa tiba-tiba ada sesuatu yang melintas sehingga ia bergegas keluar kamarnya dan berpamitan pada Umi Siti dan Alma yang sedang berada diruang keluarga.


"Zira...sudah mendingan nak?" ucap Umi Siti pada Zira.


"Alhamdulillah Ummi" jawab Zira.


"Kak Zira mau kemana?" tanya Alma.


"Kakak mau kedepan sebentar dek" jawab Zira.


"Ummi..Zira izin mau ke depan sebentar ya" ucap Zira.


"Mau diantar Alma?takutnya kamu kenapa-kenapa lagi dijalan" tawar Umi Siti.

__ADS_1


"Gak papa Ummi,tidak usah.Zira cuman mau ke depan aja beli obat pereda pusing Zira udah mau abis" balas Zira.


Sesudah diizinkan,Zira bergegas untuk ke apotik terdekat dari pesantren.


"Assalamualaikum Bu" salam Zira yang sudah berada didepan apoteker.


"Waalaikumsalam Ning Zira,ada yang bisa saya bantu?" tanya apoteker.


"Saya mau beli obat pereda pusing--" ucap Zira.


"Ohh yang seperti biasa ya" ucap ibu apotik.


Zira mengangguk dan ibu apotik mengeluarkan satu botol obat pereda pusing yang biasa Zira minum ketika pusingnya tiba-tiba datang.


"Ini obatnya,Ning" memberikannya pada Zira.


"Eumm sama testpack nya sekalian Bu,ada?"


"Waahh,Ning Zira udah isi?" tanya apoteker.


"Belum tahu Bu,ini saya mau coba testpack dulu,soalnya udah beberapa hari kebelakangan saya suka mual sama sedikit-dikit pusing" jelas Zira dengan sedikit terkekeh pelan.


"Ohh iyaa,semoga hasilnya positif ya Ning,ini testpack nya,totalnya jadi ...." ucap Apoteker.


Setelah membeli dua testpack dan obat ia segera kembali ke rumahnya.


Jika ditanya,kenapa Aydan dan Zira masih tinggal di rumah Kyai Abdullah? Jawabannya karena Kyai Abdullah tidak mengizinkan Aydan dan istrinya meninggalkan rumahnya yang akan di wariskannya pada Aydan,sedangkan Alma juga akan mendapat beberapa tanah yang Kyai Abdullah punya termasuk juga Umi Siti yang menjadi istri sudah dipersiapkan jika Kyai Abdullah wafat dikemudian hari.


...****************...

__ADS_1


Jangan lupa like setiap part dan follow author♡︎


Jangan lupa kritik dan sarannya boleh dikomen


__ADS_2