Hanya Istri Kontrak Tuan Zack

Hanya Istri Kontrak Tuan Zack
Butir perjanjian


__ADS_3

Hampir sekitar setengah jam Zack berlalu dari dapur, dan akhirnya makan malam pun sudah selesai Gadis siapkan di meja makan yang masih lekat dengan nuansa interior Japanese. Kemudian Gadis berjalan menuju ruang kerja yang sudah Zack desain seperti kantor DZ versi minimalis, Gadis mengira Zack akan ada di sana, namun setelah sampai di ruang kerja, tidak ada siapapun di sana.


"Mungkin dia di kamar." Bisik Gadis sendirian.


Seketika langkah Gadis pun langsung berjalan menuju ke lantai atas. Namun, tiba-tiba


Ssssssssssssrrrrrrrrrrrtttt


Gadis menghentikan langkahnya.


"Eitsssss!, gila aja lo Dis, mau maunya masuk kamar laki-laki." Celoteh Gadis lagi, benak Gadis seketika memikirkan kalau dirinya tidak pantas memasuki kamar Zack.


"Ah, bodo amat lah. Lagian gue udah resmi suami istri, biar kata bohongan, hihi." Kali ini tingkah Gadis sedikit konyol, walau sebenarnya dia masih merasa kaku dengan Zack.


Tok, tok, tok...

__ADS_1


Gadis mencoba mengetuk pintu kamar Zack yang setengah terbuka, namun tidak ada jawaban dari dalam sana.


"Zack..." Panggil Gadis dengan melenggangkan dua langkah masuk ke dalam kamar.


"Zack,,," Panggil Gadis lagi, namun masih tetap tidak ada jawaban dari dalam sana.


Akhirnya, Gadis terpaksa memasuki area tengah kamar Zack. Namun, Zack masih tetap tidak ada di sana. Seketika Gadis pun mencoba berbalik arah untuk keluar dari kamar Zack, tapi tiba-tiba saja sosok rupawan itu muncul dari toilet kamar milik Zack.


"Cepat pakai bajumu Zack, makan malam sudah siap, aku tunggu kamu di bawah." Ucap Gadis sedikit terbata setelah menyaksikan pemandangan yang sayang untuk dilewatkan sebenarnya, karena Zack hanya berbalut sehelai handuk putih saja.


Pria itu hanya tersenyum kecil saat mendapati Gadis memasuki kamar pribadinya, kemudian Zack mulai berjalan mendekat ke arah Gadis. Hanya dalam hitungan empat langkah saja Zack sudah mampu memangkas jarak dirinya dengan Gadis, mungkin kaki jenjang yang dimiiki oleh Zack cukup menguntungkan untuk mengejar Gadis yang hendak berlari dari kamarnya.


"Apa begini caramu mengajak suamimu makan malam?" Bisik Zack tepat di telinga kiri Gadis.


Bisikkan sensual itu kian menghancurkan pertahanan Gadis, dan sukses membuat tubuh Gadis sedikit merinding akan tingkah Zack.

__ADS_1


"Please Zack, aku baru dua hari jadi istri, rasanya sangat wajar kalau aku belum bisa melayanimu dengan baik. Lagipula ini pernikahan palsu, gak perlu nuntut seperti layaknya pernikahan sungguhan." Ucap Gadis tegas seraya membalikkan tubuhnya, sehingga terjebak dalam posisi saling tatap.


Rupanya Gadis tak ingin dituntut lagi dan lagi oleh Zack, sehingga Gadis melupakan kalau pria di hadapannya adalah sosok pria yang sangat keras kepala, juga sedikit arogan.


"Jangan kau lupakan setiap butir perjanjian kita nona Gadis." Ucap Zack, kembali mengingatkan perjanjian pernikahan palsu itu.


Seketika Gadis pun teringat akan kebaikan Zack yang sudah berhasil menyelamatkan hidupnya dari kejaran David, lalu ia segera mengaitkan kedua lengannya di leher Zack dengan gaya manjanya yang pernah ia berikan pada Bryan.


"Makan malam sudah siap sayang." Bisik Gadis sedikit sensual, lalu ia mengecup pipi Zack sesaat dengan posisi kaki yang sedikit jinjit akibat tubuh Zack yang tinggi membuatnya sedikit kesulitan meraih pipi Zack. Namun, itu justru sedikit mengurangi rasa kesal Zack yang sejak sore tadi menyimpan cemburu terhadap Mike.


"Sudah ah, aku tunggu kamu di bawah yah." Ucap Gadis dengan berpura-pura riang, kemudian Gadis bergegas ke lantai bawah, sementara Zack masih mematung di sana dengan senyuman kecil.


Seperti kehilangan diriku yang sebenarnya.


(Gadisha Kharisma)

__ADS_1


__ADS_2