Hanya Istri Kontrak Tuan Zack

Hanya Istri Kontrak Tuan Zack
Jarum suntik


__ADS_3

Tubuhku sudah terkulai lemas di lantai ruang bawah tanah. Hanya cahaya lampu pijar yang menyinari ruangan ini. Aku mulai mengerjapkan mataku, mencoba mengumpulkan kesadaran. Mungkin selama perjalanan dua jam membuat efek obat bius yang diberikan padaku sudah hilang.


"Dimana ini?" gumamku dengan kedua bola mata menyelidik ruang sekitar.


Suasana gelap dan sepi begitu terasa di sini. Hanya deretan rak berisi botol miras yang mengisi ruangan ini. Tiba-tiba aku teringat akan ucapan Axel yang mengatakan kalau David bisa berbuat apa saja demi mewujudkan ambisinya.


Setelah aku sadar, aku berusaha mencoba menghubungi Bryan. Namun, tas dan handphone milikku sudah diamankan oleh komplotan anak buah David.


"Bagaimana caranya aku keluar dari sini?" batinku sudah meracau memikirkan keselamatan diriku.


Tiba-tiba derap langkah kaki berjalan semakin dekat ke arahku, aku mulai merasakan aura ketakutan yang tak terkira.


"Hai Nona, apa kau masih ingat denganku?" tanya pria paruh baya yang pernah aku tampar di club malam beberapa hari lalu.


Kedua bola mataku membulat tak percaya, ternyata apa yang dikatakan Axel memang benar kalau David akan berbuat nekad padaku, dalang dibalik penculikan ini adalah ulah David.


"Kenapa kau diam saja Gadis?" ucap David mencoba mengintimidasi.


"Aku mohon lepaskan aku." pintaku memelas di hadapan David, namun sepertinya permohonan maaf yang sia-sia. Tapi, dengan bodohnya justru aku lakukan. Aku berharap setitik belas kasih itu muncul dari hati David.


"Seorang Gadis memohon padaku. Apa aku tidak salah dengar?" ucap David lagi dengan memicingkan pandangannya.

__ADS_1


"Aku sudah pernah katakan kalau aku bukan wanita yang mau menjual harga diriku." ucapanku penuh dengan penekanan.


"Tapi, aku menginginkanmu Gadis. Semakin kamu meronta, semakin aku penasaran." sergah David sambil berjongkok di hadapanku.


Aku hanya mampu menyandarkan tubuhku di dinding dengan memalingkan pandanganku, sama sekali tak ingin menatap wajah David.


"Baiklah." entah bisikkan setan dari mana yang membuatku berpikir ingin mengelabui David.


"Tapi, aku ingin kita berdua saja. Suruh anak buahmu pergi dari ruangan ini." pintaku pada David dengan sejuta kebohongan yang sedang aku rencanakan. Setidaknya, biarkan David mengusir bodyguard yang sudah membawaku ke sini.


Kemudian David langsung melambaikan tangannya pada kedua bodyguard yang berjaga di pintu masuk, merekapun segera mematuhi perintah David.


"Aku ingin ke toilet, aku mohon lepaskan tali di tanganku." sedikit demi sedikit aku mulai menjalankan rencana untuk bisa kabur dari tempat ini.


"Sepertinya kamu sedang merencanakan sesuatu." ujar David yang mulai curiga padaku.


"Aku tidak merencanakan apapun, aku hanya ingin buang air kecil. Lagipula untuk melayanimu aku harus membersihkan tubuhku." siasatku lagi pada David.


Sepertinya ucapanku kali ini akan berhasil. Akhirnya, David mulai membuka tali yang mengikat kedua pergelangan tanganku. Bahkan dia membantuku berdiri. Karena, tubuhku masih terasa sangat lemas.


"Terimakasih." ucapku lirih tanpa menatap ke arah David.

__ADS_1


Aku sengaja tak ingin menatapnya, sumpah demi apapun aku merasa jijik dengan David.


Aku masih dibantu melangkah oleh David sampai di depan pintu toilet. Akhirnya aku pura-pura jatuh, lalu kudorong tubuh David sekuat tenaga.


Rencanaku ingin mengunci David di dalam toilet, namun tenagaku tak bisa mengimbangi tenaga David.


Aku berusaha berlari menuju pintu keluar. Tapi, tangan David sudah lebih dulu menarik lenganku dengan kuat.


"Jangan menguji kesabaranku Gadis." bisiknya penuh ancaman.


Sementara aku masih berusaha meronta dari cengkraman David. Hingga akhirnya David mengeluarkan jarum suntik yang entah berisi cairan apa di dalamnya? Aku tak tahu.


Kemudian jarum suntik itu ditancapkan di lengan kananku oleh David.


"Ayo kita nikmati malam ini sayang." ucap David setelah berhasil menyuntikkan cairan itu ke dalam tubuhku.


Gadis, hancur sudah hidupmu malam ini di tangan pria paruh baya menjijikkan!


•••


Ayo klik like and vote nya ya 😉

__ADS_1


__ADS_2