Hanya Satu Malam

Hanya Satu Malam
bab 11


__ADS_3

...******...


...;; kondisi anak anda cukup mengkhawatirkan.berat badannya kurang fisiknya sangat lemah sembil menunggu persiapan penanganan di ruang NICU mungkin bisa dilakukan metode skin to skin lebih dulu;;...


;;metode apa?;; Rayzel menatap sang dokter.tak paham apa yang dimaksud dengan metode skin to skin sang dokter pun perlahan memberi mengenai manfaat dari metode tersebut..


;; metode ini biasa disebut metode kanguru memaluk bayi di dadah ibu atau ayahnya dengan sentuhan kulit selain membantu bayi prematur menghangatkan tubuhnya juga bisa membantu menstabilkan detak jantung dan meningkatkan berat badan bayi;;


Rayzel terdiam sejenak. tak pula menolak saran dari dokter untuk saat ini apapun akan ia lakukan demi menyelamatkan bayi itu.


kini ia duduk bersandar di sebuah kursi dengan mengenakan pakaian khusus kemejanya dilepas sehingga bayi itu bisa bersandar di dadahnya tanpa terhalangi apapun bersentuhan langsung antara kulit ke kulit..


setiap orang tua memiliki ikatan emosional yang kuat dengan anaknya Rayzel benar-benar membuktikan hal itu sekarang sepanjang mendekap bayi mungil itu air matanya tak henti berderai ada rasa sakit yang menikamnya semakin dalam..


tangisan lemah. tubuh dingin. dan juga kulit si kecil yang membiru di beberapa bagian benar-benar menyiksa batin Rayzel bayi tak berdosa itu harus merasakan kerasnya hidup bahkan sebelum terlahir. jika saja bisa. ingin sekali Rayzel meminta maaf kerana sudah membiasakannya tumbuh tanpa perhatian dan perlindungan..


hampir 30 minit ia terduduk mendekap bayi mungil itu meresapi kehangatan yang tercipta dari setiap sentuhan Rayzel juga sempat mengumandangkan azan ditalinga bayi itu dan seperti sebuah keajaiban bayi kecil nan tampan itu. menunjukkan banyak sekali kemajuan.ia mulai menangis kuat.gerakannya pun tak selemah tadi..


hingga akhirnya seorang dokter kembali datang menghampiri..;; untuk sekarang cukup dulu ya.sekarang bayinya harus dibawa ke ruang NICU untuk mendapatkan perawatan;;


perlahan Rayzel melapas Dekapan dari bayi mungil itu.meskipun rasanya benar-benar tidak rela. kebersamaan itu membuat campur aduk rasa seperti memiliki sesuatu dan berharga dan harus dilindungi..


dokter membaringkan bayi ke dalam box.lalu dengan cekatan memeriksa detak jantung dan kondisi tubuhnya ia tampak tersenyum setelahnya..


;; Syukurlah detak jantungnya mulai normal dan kulitnya tidak membiru;;


kala detak jantung si bayi berangsur normal justru detak jantung Rayzel lah yang mendadak tidak normal sejak melakukan sentuhan kulit dengan bayi itu perasaannya benar-benar aneh jantungnya berdebar cepat ada rasa hangat yang menjalar dihati namun di balik semua itu ia merasakan lega luar biasa..


;;terima kasih dokter.tolong berikan penanganan terbaik untuknya berapapun biaya yang dibutuhkan tidak masalah;;


;; kami akan berusaha memberikan yang terbaik;;(ucap wanita itu);;oh ya dimana pelangkapan bayinya. tadi saya cari tidak ada;;


Rayzel baru menyadari hal itu pelangkapan bayi? Apa mungkin Raisha sama sekali tidak punya? mengingat sulitnya kehidupan yang ia jalani belakang ini jangankan untuk membeli pelangkapan bayi bisa makan saja sudah untung.


;; sepertinya balum dok;;


;; kalau begitu mungkin bisa dipersiapkan pakaian bayi selimut dan diapers;;


;;baik dok;;

__ADS_1


ketika seorang perawat mendorong box bayi meninggalkan ruang operasi. Rayzel hanya menatapnya nanar. perhatiannya lantas teralihkan kepada Raisha yang sebentar lagi akan di pindahkan ke ruang perawatan VVIP seperti permintaan Rayzel..


dia mendekat menatap wajah pucat wanita itu. sebelah tangannya mengulur membelai punjak kepala..;;aku minta maaf Raisha kamu harus kuat;;


****


lamunan j-hope membuyar oleh suara deringan ponsel ia langsung mengeluarkan benda pipih berlogo Apel habis digigit itu. dari saku blazer nama yang tertera pada layar ponsel membuat sekujur tubuhnya meremang..


;;aduh. tante vina bagaimana ini;; j-hope menggaruk garuk kepala gusar. sudah pasti tujuan mama vina menghubunginya adalah untuk menanyakan keberadaan putranya..


panggilan pertama pun diabaikan j-hope namun mama vina tak menyerah ponsel j-hope terus berdering beberapa kali. membuat si empunya menyerah dan memilih menggeser simbol hijau pada layar agar panggilan terhubung..


;;iya tante;; jawabnya dengan suara sedikit lemas.


;; j-hope apa kamu sudah menamukan Rayzel;;


j-hope terdiam sejenak. demi Rayzel kali ini ia akan berbohong kepada mama vina.;;balum tante Rayzel balum jawab telefon dan balum balas pesan;;


;;ya ampun sebenarnya kemana sih itu anak ke rumah sakit mana dia membawa perampuan yang dia tolong;; intonasi sang mama terdengar kesal..


;;aku masih cari terus tante;;


;;baik;;


j-hope baru bernafas lega setelah Panggilan itu terputus. tepat setelah itu. pintu ruang operasi terbuka dan memunculkan sosok Rayzel j-hope dapat melihat raut wajah sepupuhnya itu tampak penuh khawatir..


;;Ray sebenarnya perampuan yang kamu tolong tadi itu siapa?;; tanya j-hope setelah Rayzel duduk bersisian dengannya..


pertanyaan itu pun tak langsung dijawab Rayzel ia tampak penuh keraguan j-hope yang paham betul bagaimana karakter sepupuhnya itu langsung menapuk bahunya..


;;kamu jujur saja siapa tahu aku bisa bantu sesuatu. aku janji akan merahsiakan semua;;


hela nafas Rayzel terdengar berat. ia menyandarkan punggungnya sembil menatap langit-langit ruangan itu. sebenarnya Rayzel sedikit ragu untuk bercerita kepada j-hope pasalnya. j-hope sengat dekat dengan mama dan oma. namun kali ini ia mencuba mempercayai sepupunya itu..


;;kamu ingat malam ulang tahun PT.axc?;;


pikiran j-hope langsung tertujuh kepada sebuah perusahaan yang ada kerjasama dengan perusahaan mereka. malam itu Rayzel memang menghadiri pesta ulang tahun perusahaan itu dengan Raihana..


;;aku ingat malam itu. kamu menghilang secara tiba-tiba dan membuat Raihana kesal;;

__ADS_1


;;ya semuanya bermula dari malam itu. aku tidak tahu pasti sepertinya ada yang memasukkan obat perangsang ke minuman ku;;


sontak bola mata j-hope membeliak tak percaya;;obat perangsang;;


;;iya;;


j-hope masih tampak balum percaya. ia bahkan terlihat cukup syok;;tapi siapa yang berani melakukannya;;


Rayzel memijat kepalanya yang mendadak terasa berdenyut;;aku tidak tahu. malam itu banyak temu;;


;;kamu tidak selidiki jangan-jangan ada seseorang yang sedang berusaha menjebak mu;;


;;aku balum punya waktu aku tidak tahu harus bagaimana malam itu jadi aku menghubungi suga dan minta dicarikan wanita;; Rayzel menjeda ucapannya dengan tarikan napas. rasa bersalah akan kejadian malam itu kembali muncul;;dan wanita itu adalah Raisha. yang tadi kubawa kerumah sakit;;


untuk beberapa saat j-hope merasa seperti kehilangan akal sehatnya. ia tahu betul seperti apa Rayzel yang selama ini sengat berhati-hati dalam menjalin hubungan dengan seorang wanita. sengat tidak mungkin jika ia mahu menghabiskan satu malam dengan seorang wanita penghibur..


;; maksudnya kamu menghabiskan malam dengan wanita panggilan;;


;;aku tidak segila itu sampai mau dengan wanita sembarangan;;


;;oke oke aku paham;; j-hope masih mencerna setiap ucapan Rayzel dan membentuk kesimpulan sendiri dalam pikirannya;; jadi maksudnya wanita itu melahirkan anak dari hasil malam itu?;;


Rayzel mengangguk pelan meskipun sebalumnya Raisha berkata bahwa anak yang ia kandungan bukan anak Rayzel melainkan anak dari lalaki lain dan Raihana pun pernah mengatakan bahwa Raisha adalah seorang wanita panggilan yang terbiasa melayani banyak laki-laki dalam semalam. tetapi Rayzel memiliki keyakinan jika bayi laki-laki itu memang benihnya..


;;kamu yakin itu anakmu bisa saja wanita itu hamil dengan laki-laki lain kan;; j-hope hendak memastikan walau bagaimanapun ia harus waspada dengan orang-orang disekeliling Rayzel ia bisa saja dijebak untuk mendapatkan keuntungan..


;;ayo ikut aku keruang bayi;; Rayzel berdiri meninggalkan tempat duduknya melangkah lebih dulu menujuh ruangan khusus bayi j-hope mengikuti di belakangnya punggungnya hingga akhirnya mereka tiba di sebuah ruangan berdinding serba kaca..


keduanya pun hanya melihat dari luar jendela kerana ruangan itu tidak boleh dimasuki selain petugas kesehata dan orang tua bayi. beruntung bayi Raisha berada di barisan paling dekat dengan jendela Rayzel dapat mengenali dari gelang bertuliskan nama Raisha yang melingkar di pergelangan tangan kanan..


;;itu bayinya;; Rayzel menunjuk salah satu bayi di dalam inkubator..


pendangan J-hope pun mengikuti ke mana arah yang ditunjuk Rayzel menatap bayi itu secara benar-benar dan penuh teliti membuatnya terkejut sekaligus takjub bayi itu memang seperti pantulan Rayzel dalam bentuk kecil siapapun pasti akan menduga bahwa mereka ayah dan anak. pentas saja Rayzel begitu yakin bahwa bayi itu memang benihnya..


;;tanpa tes DNA pun bayi itu bisa membuktikan dia anak siapa potongannya kamu bengat;;


lagi Rayzel mengangguk. ingin sekali ia peluk bayi mungil itu seperti tadi menciumi pipinya yang halus..


;; kalau bayi itu benar-benar anak mu lalu bagaimana dengan ibunya. kamu akan bertanggung jawab dan menikahi ibunya. atau mengambil anaknya saja;;

__ADS_1


pertanyaan j-hope membuat Rayzel terdiam seribu bahasa..


__ADS_2