Hanya Satu Malam

Hanya Satu Malam
bab 37


__ADS_3

;;aku tidak mau jadi OG di kantornya Rayzel. bu!;; pekik Raihana sesaat setelah kembali ke dalam sel. wanita itu tampak sengat frustrasi setelah mendengar syarat yang di berikan Rayzel agar mau membebaskannya.


bersedia menjadi office girl menuruti apapun perintah Rayzel tanpa bantahan adalah point utama yang mau tidak mau harus disetujui oleh Raihana. jika tidak. ia terancam akan menjadi penghuni sel tahanan dalam waktu yang lama.


;; sabar. Raihana setidaknya jadi OG itu tidak terlalu buruk. dari pada tinggal disini. sudah panas. banyak nyamuk. makan tidak enak. dan hidup tidak bebas.;; bujuk sang ibu seraya mengusap punggung putrinya.


;;staf lain pasti ngatawain aku nanti. bu. mana ada sekartaris tiba-tiba jadi OG;; Raihana meringis membayangkan akan seperti apa di kantor nanti. dulu saat menjadi sekartaris bos. Ia selalu berbuat sesuka hati terhadap karyawan lain yang menduduki jabatan lebih rendah darinya. terlebih setelah menjadi calon tunangan Rayzel. Raihana semakin congkak dan semena-mena bahkan ia pernah memarahi seorang office girl hanya kerana terlalu banyak memasukkan gula ke dalam teh.


;;itu biar jadi urusan nanti. yang terpenting sekarang kita cepat keluar dari sini. ibu rasanya tidak tahan kalau harus tinggal di sel selama berbulan-bulan.;;


;;tapi gaji OG itu rendah. bu. untuk perawatan di salon murah saja tidak akan cukup.;; Raihana menyeka air mata yang membasahi kedua pipinya. otaknya tiba-tiba membandingkan gaji seorang office girl yang tentunya sengat jauh di bawa gaji sekartaris. dulu saja saat masih menjadi sekartaris yang gajinya terbilang besar. Raihana saring mengutang di salon langganannya.

__ADS_1


;; untuk sementara kamu tidak perlu ke salon dulu. rendahkan dulu kemarahan Rayzel pelan-pelan kamu pasti bisa mendapatkan hatinya kembali.;;


;; bagaimana caranya bu? aku dandan cantik saja Rayzel tidak pernah melirik aku!;;


;;ya sudah kalau begitu. kamu cari saja laki-laki lain dan kaya. pasti kamu kenal beberapa rakan bisnis Rayzel kan?;;


memang sempat ada beberapa rakan bisnis yang mendekatinya. tetapi mana mau Raihana dengan lelaki berumur? terbebas dari ke miskinan dan berbelanja menggunakan kartun terbatas memang impian dalam hidupnya. tetapi tidak dengan merayu pria kaya yang sudah berumur.


;;Apa menurut ibu Rayzel akan menikahi Raisha?;; tanya Raihana.


bu Farah menghela nafas panjang.;; kamu tenang saja Raihana. Rayzel tidak mungkin mau sama perampuan seperti Raisha. kamu saja yang cantik ditolak apa lagi Raisha yang dekil!;;

__ADS_1


*****************


Rayzel melangkah cepat menujuh lift. sebalum berangkat ke kantor. ia menyempatkan diri mampir sebentar ke apartemen. untuk melihat keadaan baby boy. semalam setelah memastikan kondisi Raisha membaik. ia langsung pulang kerumah. tidak enak berlama-lama berada di apartemen bersama Raisha. terlebih mereka balum memiliki status resmi di mata agama dan hukum. Rayzel hanya memerintahkan dua anak buahnya berjaga di depan pintu. Karna khawatir Raisha akan melarikan diri membawa baby boy.


pintu terbuka setelah Rayzel menekan password. dan panel. begitu masuk. ia mendapati Raisha sedang duduk di atas karpet bulu. sedang melahap ayam panggang mentega dengan nikmat. sepertinya makanan semalam ia hangatkan.


;; kenapa makannya itu? aku sudah bilang kamu bisa pesan di restoran. kalau mau makan sesuatu kan?;;


Raisha sedikit terkejut. dengan kedatangan Rayzel secara tiba-tiba. namun. sebisa mungkin bersikap normal.;; tidak apa-apa tuan. ini masih bisa di makan. semalam saya masukkan ke kulkas.;;


__ADS_1



__ADS_2