
;;aku akan bertanggung jawab untuk anak itu. bagaimana pun juga dia tetap anak ku. dan tidak mungkin aku biarkan hidup terlantar;;ucap Rayzel setelah beberapa saat terdiam..
;; lalu ibunya;;
;;aku akan berikan kompensasi dalam jumlah yang sengat besar. jadi Raisha tidak perlu khawatir dengan masa depannya dan dia bisa melanjutkan hidupnya setelah ini;;
sembari menggelengkan kepala. j-hope berdecak pelan. sudah ia duga jawapan seperti itu yang akan keluar dari mulut Rayzel terkadang lalaki memang sebrengsek itu. egois dan mau enaknya saja Rayzel inilah salah satu contohnya..
;;enak ya mau ambil anak orang. Raisha tak sebodoh itu. sampai mau memberikan anaknya begitu saja meskipun kamu bapaknya;;
ya tentu saja Rayzel pun Sadar akan hal itu. Raisha bahkan menyangkal dan mengatakan bahwa anak dalam kandungannya bukan benih Rayzel. namun bahkan baginya tak perlu melakukan tes DNA untuk bisa membuktikan siapa ayah biologis bayi itu..
;;tapi aku rasa Raisha tidak akan keberatan. lagi pula dia tidak akan sanggup membesarkan anak itu sendirian dengan kehidupannya serba susah;;
;; buktinya dia bisa membertahankan anakmu sampai lahir;;(j-hope menapuk bahunya);; bro kamu memang punya banyak uang. tapi yang namanya anak tetap butuh kedua orang tuanya;;
;;tapi aku dan Raisha tidak mungkin bisa bersama;;
;;kalau bisa membuat anak bersama-sama kenapa tidak bisa membesarkan bersama-sama;;
kalimat bermuatan ledekan itu membuat Rayzel mendengus kesal hatinya masih berbalut kecewa ketika Raihana memberitahu bahwa Raisha hanyalah seorang wanita panggilan balum lagi kesaksian tetangga kontrakan Raisha beberapa waktu lalu yang jelas-jelas menyebut Raisha pergi dengan pria asing meskipun Rayzel adalah laki-laki pertama yang menyentuhnya Raisha tetaplah bekas laki-laki lain dan pantang bagi Rayzel untuk makan sisa..
;;aku tidak mahu punya istri bekas wanita panggilan;; Rayzel membentak marah..
;; dari mana kamu tahu kalau dia seorang wanita panggilan. padahal kamu sendiri yang perawanin? lagi pula cuba pikir Ray siapa yang mau jual diri dalam keadaan hamil;; lagi kalimat frontal j-hope berhasil membungkam Rayzel tak pelak ucapan j-hope sedikit membuka pikirannya..
Rayzel menarik napas dalam menghembuskan secara pelan semua ucapan j-hope memang benar adanya tetapi sekarang bukan hanya perkara bertanggung jawab ada banyak hal yang harus di pertimbangkan Rayzel termasuk kehormatan keluarga alixmawan..
;; kamu memang benar. tapi bagaimana dengan oma dan mama. mereka pasti akan marah besar kalau sampai tahu hal ini. mungkin juga akan menolak anak itu;;
j-hope paham beban pikiran Rayzel j-hope juga hafal benar bagaimana karakter mama vina dan oma hadirnya seorang anak luar nikah sudah pasti mencoreng nama baik keluarga alixmawan..
;;jadi kamu akan menyembunyikan status anak itu;;
;;aku rasa itu yang terbaik untuk saat ini apa lagi mama mahunya aku menikah dengan Raihana kamu tahu sendiri seperti apa kerasnya mama dan oma;;
j-hope mengangguk paham. namun detik berikutnya ia terkekeh..;; ngomong-ngomong anak kamu pintar juga. mengacauhkan pertunangan papanya pas benar hari lahirnya;;
Rayzel tersenyum. sekarang ia baru sadar dengan beberapa keanehan yang terjadi beberapa bulan belakang.. misalnya saja mengalami gejala ngidam persis seperti wanita hamil pada umumnya dan juga sering memimpikan Raisha mengendong bayi laki-laki..
tetapan Rayzel kembali tertuju pada putranya yang sedang berjuang untuk bertahan hidup ia merasakan hatinya seperti diremas bayi-bayi lain diruangan itu memakai selimut dan topi sedangkan bayinya hanya menggunakan selimut kecil memberian dokter tadi bahkan ia tak memiliki pakaian selembarpun..
;;oh ya temani aku ke toko pelengkapan bayi. tadi dokternya minta aku menyiapkan pelengkapan bayi;;
j-hope melirik jam tangannya waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam ;; ya ampun ini sudah malam. semua toko pasti sudah mau tutup;;
;;aku tidak mau tahu. paksa mereka buka tokonya kalau perlu beli tokonya sekalian;;
j-hope,hanya berdecak membuka sosial media untuk mencari nombor telefon salah satu toko pelengkapan bayi terdekat segera menghubungi meminta menunggu berbekal nama besar keluarga satriya alixmawan.. sudah pasti Semua urusan terasa mudah..
__ADS_1
tetapi urusan j-hope tidak selasai disitu pasalnya setelah memborong hampir seisi toko Rayzel memintanya membawa pakaian dan selimut ke laundry untuk dicuci...
;;aku tidak mahu anakku memakai pakaian yang tidak habis dicuci dia bisa kena bakteri dan kulitnya akan gatal;;
;;huftt..balum juga diakui sebagai bapak positifnya sudah dilevel setan;; gerutu j-hope
beruntung ada laundry 24 jam dengan layan cuci kilat 2 jam sehingga urusan pelengkapan bayi selasai hanya dalam beberapa jam..
******
malam semakin larut ketika Rayzel masuk ke kamar perawatan Raisha wanita itu balum juga tersadar dari pengaruh obat bius di tubuhnya terpasang banyak alat medis ada beberapa luka memar disekitar wajah akibat terjatuh dari eskalator di hotel tadi..
satu hal yang tidak di pahami oleh Rayzel setiap memandangi wajah Raisha ada perasaan sakit yang menjalar ke hati masih segar dalam ingatannya ketika Raisha pertama kali datang padanya dengan tubuh penuh lebam membiru matanya yang sembab memancarkan luka yang sedemikian perih...
dan tanpa belas kasih Rayzel malah menjadikannya pelampiasan nafsu meninggalkan bibit kehidupan baru dalam rahimnya. entah seberat apa yang dijalani kehidupan Raisha setelah malam itu. apakah benar ia menjalani kehidupan gelap seperti yang dikata Raihana. atau justru disebaliknya. Lalu kemana uang satu miliyar yang ia berikan malam itu..
tersedar dari lamunan. Rayzel mengeluarkan ponsel dan menghubungi suga. anak buahnya itu mungkin kesal kerana sang bos selalu saja menghubunginya ditengah malam buta..
;;aku ingin kamu cari tentang informasi tentang Raisha;; perintah Rayzel setelah panggilan terhubung...
;; informasi seperti apa yang anda butuhkan tuan.;;
;;mungkin kamu bisa mulai dari tuan Radin. cari tahu dari mana dia mendapatkan Raisha dan siapa yang menjualnya;;
;;baik tuan saya akan mulai cari tahu secepatnya;;
;;aku mau informasi lengkap. jangan sepotong-sepotong seperti kemarin. nanti akan kuberi bonus kalau kamu dapat informasinya;;
Rayzel memutus panggilan setelahnya. Selama ini ia tidak begitu tertarik untuk tahu tentang kehidupan Raisha di masa lalu. namun kelahiran putranya membuat Rayzel ingin tahu apapun tentang ibu dari anaknya itu hingga bagian terkecil sekalipun...
******
pagi-pagi sekali Rayzel sudah berada di ruang bayi. tengah memaluk dan membaringkan baby boy di dada polosnya. bayi kecil itu sudah memakai selimut dan topi berwarna biru yang semalam dibeli Rayzel. terlihat sangat nyaman dalam Dekapan sang papa..
pagi ini dokter. memberi kabar baik kondisi si kecil menunjukkan banyak kemajuan. seperti berat badan bertambah dan pernapasannya yang berangsur normal. ia membaik jauh lebih cepat dari perkiraan. sepertinya sentuhan sang papa membawa energi positif dalam dirinya. lihatlah bertapa ia bersandar dengan manja di dada papanya..
;; kamu harus kuat ya nak. setelah ini papa yang akan menjaga kamu. kamu tidak akan pernah kekurangan apa-apa lagi kerana papa akan memberikan semua yang kamu butuhkan;; telapak tangan Rayzel bergerak naik turun mengelus punggung sesekali. ia mencium punjak kepala putranya..
tetapi. hangatnya kebersamaan itu harus berakhir dengan kedatangan j-hope Rayzel hampir lupa bahwa hari ini ada rapat di kantor yang tidak bisa di wakili..
Rayzel menciumi putranya. memaluknya sebentar. lalu menyerahkan kepada seorang perawat untuk diberikan kembali ke dalam inkubator kemudian memakai kemeja dan keluar dari ruangan bayi..
*******
suasana hati Raihana benar-benar buruk sejak tiba di kantor. semalam ia menghabiskan waktu berjam-jam menangis dikamar hingga membuat matanya sembab dan merah. balum lagi suasana kantor yang menguras emosi. Raihana yakin sudah menjadi bahan olok-olok staf lain. kerana pertunangannya dengan sang bos yang semalam gagal..
;;arghh sial;; Raihana menghempas gagang telefon dengan kesal..
sudah puluhan rumah sakit ia hubungi untuk mencari tahu kemana Rayzel membawa Raisha. namun hingga kini pencarian itu balum membuahkan hasil tak ada pasien atas nama Raisha di semua rumah sakit itu. tanpa sepengatahuan Raihana. sebalumnya Rayzel telah meminta secara khusus kepada pihak rumah sakit untuk tidak membocorkan data pasien atas nama Raisha..
__ADS_1
Raihana masih mengerutu kesal ketika pintu lift terbuka dan memunculkan sosok Rayzel Raihana langsung berdiri menyambut lalaki itu. namun ia harus kembali menelan kecewa kerana Rayzel memilih masuk ke ruangannya tanpa menoleh sedikit pun..
;; Rayzel tunggu! aku mau bicara.;; sentak Raihana berlari-lari kecil mengekor dibelakang punggung Rayzel..
Rayzel membalikkan tubuhnya tanpa kata. namun ia dapat melihat emosi dalam diri Raihana yang meledak-ledak..
;;tega-teganya kamu meninggalkan aku semalam apa kamu tidak memikirkan perasaan aku? aku benar-benar malu dan sekarang semua orang-orang sedang menertawakan aku;; Raihana terisak-isak di hadapan Rayzel..
;;maaf Raihana aku harus mengatakan ini;; (Rayzel menjeda ucapannya dengan terikan napas);;aku tidak bisa melanjutkan pertunangan kita. sebagai gantinya aku akan berikan apapun yang kamu inginkan.;; ucapan Rayzel layaknya sambaran petir bagi Raihana bagaimana mungkin ia sesantai itu memutuskan pertunangan secara sepihak..
;;apa? tidak bisa melanjutkan?;; (ia mendorong lengan Rayzel);;kamu pikir aku mainan? pokoknya aku tidak mau pertunangan kita batal aku akan bicara dengan mama vina dan meminta pertunangan ulang;;
sikap Raihana yang selalu memaksa membuat Rayzel gerah. Rayzel banci dipaksa dan diatur seperti ini..;; terserah lakukan apapun yang kamu inginkan;; ucap Rayzel lalu keluar begitu saja meninggalkan ruangannya dan menuju ruang rapat..
tinggallah Raihana seorang diri. merenungi nasib. ia keluar dari ruangan dan menghempas tubuhnya dikursi menyalahkan Raisha atas semua kegagalan yang terjadi kepadanya..
semua ini kerana Raisha. apapun yang dilakukan Raihana untuk memisahkannya dengan Rayzel justru membuat mereka semakin dekat..
;;apa jangan-jangan Rayzel sudah tahu kalau anak yang dikandungnya Raisha itu anaknya;; batinnya
Raihana masih terisak-isak ketika menyadari beberapa staf wanita sedang melirik kearanya seperti sedang mencemooh..
;; apa kelian lihat lihat? sana kembali kerja;; bentak Raihana..
namun parah wanita itu hanya terkekeh dan beranak pergi..;;makanya jangan sok ngebos. tinggal pak Rayzel baru tahu rasa;; ucap salah satu dari mereka..
*****
hari bergerak siang ketika Rayzel masih disibukkan. dengan pekerjaan bahkan jam makan siang sudah dilewatkan begitu saja. ia ingin cepat menyelesaikan dan pergi kerumah sakit. tak ingin melewatkan sedikitpun perkembangan putranya..
suara ketukkan pintu membuyarkan konsentrasi Rayzel. pintu terbuka dan memunculkan suga..
;;kamu bawa informasi apa?;;tanya Rayzel dengan tetapan masih terfokus dengan laptop..
;; tidak banyak tapi seperti ini penting;; (laki-laki berperawakan tinggi besar itu duduk tepat di hadapan sang bos) ;;saya baru saja menamui tuan Radin dan dia memberi sedikit informasi tentang nona Raisha;;
Rayzel menghentikan pekerjaannya sekilas dan menatap serius suga;;Apa itu?;;
;; menurut pengakuannya malam itu dia menghubungi mami lina untuk mencari seorang gadis seperti permintaan anda. dari mami lina lah dia mendapatkan informasi tentang nona Raisha;;
;;lalu;; tanyanya Rayzel semakin penasaran..
;;anda mungkin tidak akan percaya. katanya yang menjual nona Raisha adalah ibunya sendiri;;
Rayzel terhenyak hampir tak percaya mendengar ucapan suga bagaimana mungkin seorang ibu tega menjual anaknya sendiri untuk dijadikan pemuas ranjang..;; ibunya sendiri ibu kandung;;
;;saya baru akan mencari tahu. tuan Radin tidak memberi informasi lengkap kerana tidak mengenal wanita itu. tapi ini ada foto lama dari mami lina katanya ibu Raisha adalah teman lamanya dan pernah berkerja di tempat hiburan malam milik mami lina;;
suga menggeser ponselnya ke hadapan sang bos. Rayzel menyambar cepat Merai ponsel milik suga..kelopak mata Rayzel menyipit. meneliti wanita di dalam foto. raut wajah Rayzel yang tadi biasa saja yang kini terlihat geram..
__ADS_1
;; anda mengenal wanita di dalam foto itu;;