Hanya Satu Malam

Hanya Satu Malam
bab 19


__ADS_3

hampir saja tulang punggung Raihana remuk setelah tubuhnya terhempas membentur dinding. Rayzel baru saja mendorongnya dengan kasar. tanpa balas kasih. namun. Raihana tak lagi peduli dengan rasa sakit di fisik. sebab saat ini hatinya tengah berdarah-,darah melihat ke posisefan Rayzel terhadap Raisha.


dipeluk erat dan dilindungi oleh Rayzel. seperti sekarang. adalah satu dari ribuan impian Raihana yang tertunda. sayangnya. Raisha adik tiri sialan itu. telah berhasil merebut posisi yang ia impikan sejak lama. posisi yang membuatnya sanggup menghalalkan segala cara.


;; wanita ****** apa kamu pikir bisa merabut Rayzel. dari aku?;; pekik Raihana membabi buta.


melihat betapa lembutnya Rayzel membelai punggung Raisha membuat Raihana kehilangan akal sehatnya. ia bergerak maju dan menjuntaikan tangan demi menjangkau Raisha namun. Rayzel sengat gesit memasang badan dan menyembunyikan wanita itu ke dalam pelukannya menjadikan punggung tegapnya sebagai sesaran empuk Raihana.


sementara Raisha larut dalam kebisuan. pelukan Rayzel yang erat. dan ketat membuat tubuhnya tak dapat bergerak sama sekali. ia merasakan dua sensasi yang berbeda dalam waktu bersamaan antara gemetar dan nyaman. wajahnya terbenam sempurna di lekukan leher Rayzel. setiap kali lalaki itu. bergerak. dari tubuhnya menguar keharuman yang menghanyutkan. aroma laki-laki yang jantan Raisha bahkan dapat merasakan embusan napasnya yang hangat..


;;seret wanita gila itu. keluar dari sini;; perintah Rayzel. ketika beberapa petugas keamanan masuk ke ruangan itu.


Raihana menjerit dan memberontak ketika lengannya dicengkram. ia masih sempat melakukan perlawanan. sayang tangannya kala jauh dari dua pria berbadan besar itu. tubuhnya di gelandang keluar secara paksa. dikejauhan suaranya masih terdengar memekik dan memaki.


;;mati saja kamu Raisha! desar pelac*r perabut calon suami orang! lihat saja bagaimana aku akan membalasmu;; makian itu terlontar berulang-ulang hingga menghilang meninggalkan keheningan..


ketika situasi mulai kondusif. barulah Rayzel melapas pelukan. tangannya merapikan rambut Raisha yang berantakan akibat dijambak Raihana ujung jari telunjuknya mengangkat dagu. membuat kepala Raisha sedikit mendongak..


amarah Rayzel pun kembali menukik. ketika mendapati bekas cakaran pada kedua sisi pipi Raisha yang meninggalkan garis kemerahan. sepertinya Rayzel akan menegur dengan keras pihak Rumah sakit. yang dianggapnya cukup lalai menjaga keamanan pasiennya.


;;Apa ini perih?;; tanyanya sembari mengusap tanda kemerahan di wajah wanita itu.


Raisha tak menyahut. kelembutan Rayzel membuatnya terpaku. terlebih posisi mereka sekarang benar-benar tak berjarak. entah mengapa Raisha merasa tetap Rayzel kali ini sengat berbeda. tidak lagi dingin. melainkan hangat dan lembut..


pikiran Raisha pun dipenuhi pertanyaan. mengapa Rayzel mengusir Raihana? padahal Raihana adalah tunangannya. apa yang sebenarnya terjadi?. tetapi untuk saat ini Raisha Hanya mengkhawatirkan putranya. bisa saja Raihana nekat dan menyakiti bayi tidak berdosa itu..


dalam hitungan minit. tim dokter alih yang telah ditunjuk untuk menangani Raisha datang. Rayzel sempat menghunus tetapan mematikan kearah mereka namun. yang terpenting sekarang adalah keselamatan Raisha. ia membopong dan membaringkan wanita itu. diranjang pasien..


;; periksa tubuhnya baik-baik! pastikan tidak ada luka serius!;; perintah Rayzel kepada wanita berjas putih yang tanga bersiap untuk memariksa Raisha..


;;baik tuan;;


untuk beberapa saat ketegangan melanda diruangan itu. tubuh Raisha diperiksa keseluruhan.. beruntung semuanya aman. ia tak mengalami luka selain bekas cakaran pada wajah..


*******


;; lepaskan saya! lepaskan!;; suara Raihana mulai terdengar serak setelah beberapa kali menjerit. kini ia tak ada ubahnya dengan wanita yang telah kehilangan kewarasan..


;;jangan berani macam-macam! apa lagi membuat keributan dirumah sakit!;; bentak seorang petugas keamanan.


;;saya akan membuat kelian menyesal. sudah memperlakukan saya seperti ini;;


namun segala ancaman Raihana tak membuahkan hasil. ia dipaksa duduk didalam sebuah ruangan. ingin melarikan diri. namun tak ada celah ruangan. berukuran 5 meter persegi tempatnya berada sekarang sudah dikunci. ada tiga pria berbadan besar dan bertampang menyeramkan yang menjaga.


wanita itu merasakan lucu sekaligus mengenaskan yang disaat bersamaan ia adalah calon istri dari seorang Rayzel satriya alixmawan. bisa-bisanya mendapat perlakuan memalukan seperti sekarang. sepanjang melewati koridor rumah sakit tadi. orang-orang menatapnya heran..

__ADS_1


;;kelian semua tidak tahu siapa saya! calon suami saya bisa membuat kelian semua dipecat;;


Raihana merasakan dunianya seperti telah runtuh semua yang ia perjuangankan Selama ini tak bersisa..


bukan tanpa alasan sehingga kehilangan akal dan nekat mendatangi Rumah sakit untuk menghabisi Raisha. beberapa minit lalu indera pendengarannya menangkap kelimat yang begitu menyakitkan keluar dari mulut mama vina..


;;saya benar-benar kecewa sama kamu Raihana! Teganya kamu membohongi saya selama ini;;


Raihana menjambak rambutnya menggigiti kuku-kukunya yang tajam dan terawat ia tampak sengat gelisah. matanya yang merah melelahkan cairan bening. ruangan itu mendadak di penuhi isak tangis..


******


mama vina tampak lesu saat memasuki kamar pribadinya. tetapannya kosong tubuhnya bergerak bak robot yang telah terprogram..


kejadian yang berlangsung kurang dari 2 jam lalu itu. seolah sanggup menghilangkan akal sehatnya. memang benar bahwa dunia adalah ladangnya tipu daya. dengan mudahnya ia terpadaya dan memberikan kepercayaan tanpa keraguan sedikit pun..


berniat melabrak seorang wanita bernama Raisha yang telah berusaha menjebak putranya. ia justru mendapati kenyataan lain yang lebih mengejutkan.


sepasang matanya terpejam. bayangan kejadian tadi masih terakam jelas dalam ingatan..


flashback on


kenapa wanita itu mirip sekali dengan jeng Tasha?;; gumam mama vina. menatap seorang wanita yang sedang berjualan di pasar tradisional..


intuisi mama vina menuntunnya untuk semakin mendekati wanita itu...dan benar! itu memang jeng Tasha wanita yang diakui Raihana sebagai ibunya meskipun penampilannya sekarang sengat berbeda. namun mama vina dapat mengingat dengan jelas wajah wanita itu..


;;bisa dijelaskan ke saya apa ini. jeng Tasha?;; tanpa basa-basi mama vina bertanya.


mami Tasha pengusaha tambang Yang menjelma menjadi penjual arang itu terpaku ditempat. bola matanya bergerak ke kanan dan kiri seperti sedang mencari sebuah jawab.


;;jeng Tasha. ini siapa sebenarnya? pengusaha tambang atau penjual arang?;; tanyanya lagi.


;;ma-maaf. nyonya ini siapa ya?;; tanya wanita itu. pura-pura tidak kenal..


;;sudah kedapatan. kamu masih mau berpura-pura?;;


;;maaf. nyonya. saya memang tidak kenal dengan nyonya dan balum pernah bertemu sebalumnya;;


hembusan napas mama vina terdengar berat. kedua tangannya mengepal sempurna. bibirnya menipis saking geramnya..


;; tidak usah sandiwara lagi! bicara yang sejujurnya. atau saya jebloskan kamu ke penjara!;;


ancaman itu membuat lawan bicaranya gemetar. lihatlah. dalam hitungan detik wajah wanita itu sudah pucat bak mayat hidup ia langsung berlutut dihadapan mama vina..


;; ma-maafkan saya. nyonya! saya tidak berniat menipu anda;;

__ADS_1


;;lalu ini apa namanya. kalau bukan tindak penipuan! dan anak kamu. si Raihana itu sudah menipu saya mentah-mentah! penjara memang tempat paling layak untuk orang jahat seperti kelian!;;


;;saya tidak berniat menipu anda. nyonya. saya hanya diminta teman saya untuk pura-pura menjadi mami Raihana;;


dahi mama vina berkerut tipis. mendapati fakta bahwa ada orang lain lagi yang terlibat dalam kebohongan mereka. tapi siapa? sepertinya ia harus cari tahu lebih jauh..


;;baik kalau begitu ikut saya sekarang;;


pengusaha tambang palsu itu membuka mata lebar-lebar kepalanya dipenuhi Pertanyaan akan kemana ke nyonya vina membawanya..


;;ampun. nyonya! tolong jangan laporkan saya ke polisi. saya tidak bersalah;;


;;saya tidak akan laporkan kamu ke polisi. ikut dengan saya saja;;


;; ba-baik. nyonya. saya akan mengatakan yang sejujurnya. tapi tolong jangan jebloskan saya ke penjara;;


akhirnya sebuah kafe tak jauh dari pasar tradisional itu. menjadi pilihan mama vina untuk mengungkap segalanya. ia sudah duduk berhadapan dengan wanita penipu itu..


;;siapa yang menyuruh kamu melakukan semua ini?;;


wanita itu masih menunduk. tak berani mengangkat kepala..;; sebalumnya saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kalau tindakan saya sudah merugikan nyonya. nama saya Rumaini. dan yang menyuruh saya menyamar adalah ibunya Raihana. namanya Farah;;


detik itu juga jantung mama vina seperti akan berhenti berdetak. seluruh tubuhnya terasa penas. memikirkan kebohongan Raihana selama ini. Raihana ternyata hanyalah anak pembantu. yang bekerja dirumahnya..


mama vina baru sedar. ternyata selama ini dirinya telah ditipu mentah-mentah dengan modal kepercayaan..


ia cepat-cepat menghubungi Raihana dan meminta untuk bertemu ditempat itu. Raihana yang masih dalam perjalanan ke kantor itu langsung putar arah. mengikuti keinginan calon mertua meskipun sedikit bertanya-tanya kerana mereka baru saja bertemu..


tak sampai 15 minit. Raihana sudah tiba. awalnya ia melangkah dengan penuh percaya diri. senyum mengembang sempurna di bibirnya.


;;ada apa mah?;; alisnya sempat berkerut menatap seorang wanita yang tengah duduk dalam posisi membelakanginya..


;;mulai detik ini saya tidak mau mendengar kamu memanggil saya mama!;;


bukannya menyambut dengan hangat seperti biasa. mama vina malah menyambut Raihana dengan bentakan. wanita itu sempat terdiam selama beberapa detik..


;;ma-maksudnya. apa mah?;;


;; jelaskan ke saya siapa wanita ini;;


kala wanita bernama Rumaini itu menolehkan kepala. bola mata Raihana membeliak seketika. Raihana menunjukkan reaksi terkejut yang sama kedua tangan Raihana meramas terlihat jelas takut dan gugup. ia bahkan tak berani lagi mengangkat kepala untuk menatap mama vina. tamat sudah semua sandiwara. yang dimainkan dengan baik Selama ini..


;;tega ya. kamu membohongi saya selama ini. mengaku sebagai anak pengusaha tambang. nyatanya mami palsu kamu ini seorang pedagang arang! dan bagaimana bisa kamu mengakui ibu kandung kamu sendiri sebagai bekas pembantu dirumah kamu?;; tanpa ragu mama vina membongkar semua tipuan Raihana tepat dihadapan wanita itu..


semakin pucat saja wajah Raihana. mama vina dapat melihat betapa wanita itu ketakutan..

__ADS_1


mama vina menarik napas dalam. demi mengurai amarah yang menguasai hati dan pikirannya..;;mulai sekarang lupakan niat saya untuk menjodohkan Rayzel dengan kamu! saya tidak sudi punya menantu pembohong dan penipu seperti kamu!;;



__ADS_2