Hanya Satu Malam

Hanya Satu Malam
bab 16


__ADS_3

;;oma dia anakku. dia lahir dalam keadaan bersih tanpa dosa. bagaimana oma bisa menyabut dia anak haram!;; balas Rayzel tak terima hampir saja ia membentak oma beruntung Rayzel masih memiliki kewarasan dan kesedaran yang utuh..


lagi. air mata oma berderai. apa lagi setelah mendengar nada marah dari setiap kata yang mendesis dari bibir Rayzel. lalaki itu memang masih menjaga kesopanan dihadapan oma. namun terdengar sengat jelas bahwa ia sengat keberatan putranya disebut anak haram..


;; pokoknya oma tidak akan pernah mau menarima anak itu. sekalipun dia anak kandung kamu;;


tangan Rayzel terkepal semakin kuat. namun berusaha menekan amarahnya. ia tidak ingin terlibat pertengkaran dengan oma. terlebih usia oma sekarang tidak muda lagi emosi yang tidak stabil bisa mempengaruhi kesihatannya..


;; anakku tidak salah oma. aku yang bersalah;;


;;oke bayi itu tidak salah. tapi ibunya yang salah dan sudah menjebak kamu;; pekik oma semakin menjadi-jadi..


;;oma. Raisha juga tidak sepenuhnya bersalah. aku yang membeli Raisha malam itu dan memaksanya;;


kali ini oma. menatap Rayzel. hingga kedua mata itu saling bertetapan Rayzel dapat melihat kecewa dan marah dari tetapan omanya. sorot mata yang dulunya penuh kasih. kini tak terlihat lagi disana..


;;kamu tidak boleh menikahi wanita itu. Rayzel! apa kata orang nanti kalau kamu menikahi wanita malam tinggalkan dia dan anaknya. beri saja uang dalam jumlah yang banyak. kamu masih bisa punya anak yang lain bersama Raihana nanti;;


sepasang mata Rayzel terpejam. mendadak dadanya terasa sesak. seakan udara dalam ruangan itu tak cukup baginya untuk bernafas..;;aku tidak bisa. oma. aku akan tetap menikahi Raisha;;


;; kalau begitu kamu harus memilih antara keluarga atau wanita itu.;; pekik oma Tini;;


Rayzel hampir tak percaya mendengar ucapan omanya. oma yang dulu lembut dan penuh kasih kini memberinya pilihan sulit. menempatkan Rayzel dalam posisi yang serba salah..;; jangan memberi aku pilihan seperti itu. oma. kerana oma akan sakit kalau tahu apa yang ku pilih;;


Rayzel bangkit dari posisi berjongkoknya.


kemudian segera keluar dari kamar oma. jika ia berlama-lama disana perdebatan mereka akan semakin panjang oma. tidak akan mengalah. sementara Rayzel juga tidak akan memanuhi keinginan oma untuk meninggalkan Raisha dan anaknya..


Rayzel masuk ke kamar dengan membanting pintu kasar. saat ini tubuhnya terasa panas seperti di lahap api. ia langsung menanggalkan seluruh pakaiannya dan masuk ke kamar mandi berandam di air hangat. menyandarkan kepala di bathup. Rayzel menatap nanar langit-langit kamar mandi bayang-bayang Raisha dan juga putranya bermunculan diingatannya..


jika bersikukuh membertahankan Raisha. dan putranya. Rayzel harus melawan seluruh keluarga alixmawan. termasuk mama vina dan oma Tini. Rayzel tidak ingin putranya hidup dengan menanggung kebancian orang-orang. ia akan memastikan anaknya tumbuh dalam limpahan kasih sayang. dan Rayzel akan melakukan apapun untuk itu..


*******


pagi-pagi sekali Rayzel sudah keluar kamar. jika biasanya di pagi hari ia mengenakan setelan pakaian kerja. pagi ini cukup berbeda. ia terlihat santai dengan celana jeans dan kemeja berlengan pendek dan juga sepatu sneakers..

__ADS_1


ia menuruni tangga dengan tergesa-gesa dan beranjak menujuh pintu. pagi ini janji penting dengan seorang dokter..


;;mau kemana kamu sepagi ini?;; sapaan mama vina menghentikan langkah Rayzel sejenak ia menoleh ke sumber suara. mama vina terlihat sedang duduk diruang televisi dengan sebuah majalah dipangkuannya..


;;mau kerumah sakit mah;;


mama vina memejamkan mata kesal. majalah di tangannya ia letakkan ke meja dengan kasar..;; kerumah sakit menamui wanita itu lagi;;


Rayzel tak menyahut. menghindar pertengkaran. bagaimanapun juga Rayzel masih menggunakan akal sehatnya untuk tetap bersikap sopan terhadap mamanya..


;; sepertinya kamu benar-benar yakin kalau dia anak kamu ya?;; nada mama vina terdengar sinis ditalinga.


Rayzel merasa tidak perlu membuktikan banyak. ia yakin bayi itu berasal dari benihnya..;;apa perlu aku membuktikan dengan tes DNA?;; tentang Rayzel.


mama vina tergugu melihat keyakinan penuh. dari putranya itu. seakan tiada lagi keraguan dalam dirinya akan darah siapa yang mengalir pada tubuh bayi kecil itu..


;;baik mama tunggu hasil tes DNA nya. mungkin dengan itu mata kamu akan terbuka dan bisa menilai wanita itu dengan benar.;;


Rayzel tak menanggapi ucapan mamanya. ia melirik kearah jarum jam yang melingkar di pergelangan tangannya..;; maaf. mah aku buru-buru. nanti saja kalau mau bicara lagi.;; tanpa menunggu jawapan mamanya Rayzel langsung mengambil langkah cepat..


didepan tampak seorang sopir sedang membersihkan mobilnya dari debu. begitu Rayzel mendekat. sopir itu menyerahkan kunci mobil..


;; terima kasih;; ucapnya. lalu naik ke mobil. langsung melajukan mobil. tanpa menghiraukan panggilan sang mama..


******


tidak muda bagi Raihana. untuk menarima kenyataan bahwa lalaki yang selama ini ia incar ternyata telah menghabiskan malam dengan adik tirinya sendiri. terlebih sekarang Raisha telah melahirkan seorang anak laki-laki..


boleh dikata Raihana sengat menyesal telah menjebak Rayzel malam itu. dalam memasukkan obat perangsang ke dalam minumannya. seharusnya ia bisa bersabar dan melakukannya diluar kota. saat itu memang mereka berencana keluar kota berdua. sayang rencana itu harus batal..


pagi ini Raihana sengaja menyambangi mama vina. beruntung Rayzel sudah pergi sehingga keduanya leluasa berbicara..


;; Rayzel nekat mau menikahi wanita itu. Raihana.;;ucap mama vina tampak putus asa.


Raihana menyeka air mata yang terus mengalir tmmembasih kedua sisi pipinya.;;aku kurang apa sama Rayzel. mah. kenapa Rayzel tega melakukan semua ini? aku jauh lebih cantik. lebih berkelas lebih layak;;

__ADS_1


;;kamu tenang saja. mama tidak akan pernah menyetujui keputusan Rayzel itu;;


;; Raisha itu bukan perampuan baik-baik. mah. aku tahu siapa dia dia tidak lebih dari seorang wanita malam. apa mama mau punya menantu seperti itu;;


;;tentu saja tidak. amit-amit;; ucap mama vina sembil bergidik ngeri. membayangkan hal itu saja rasanya tak sanggup..


;;mami aku minta aku ikut ke luar negeri.mah. mami kecewa dengan sikap Rayzel. katanya mami mau jodohkan aku dengan anak temannya aja;;


;;apa mami kamu sudah kembali ke luar negeri sayang;;


Raihana mengangguk pelan.;;mami tidak bisa lama-lama disini;;


mama vina turut prihatin dengan gadis itu.;;kamu sabar ya sayang. pokoknya mama akan menolak keputusan Rayzel untuk menikahi perempuan itu;;


;;makasih ya mah;;


Raihana menyandarkan kepalanya dibahu wanita itu. tangisnya pecah dipagi itu. kini ia sedang memikirkan sebuah rencana untuk menyingkirkan Raisha.


;;mah.bagaimana kalau nanti mama temui perampuan itu? kalau mama yang bicara dia. dia pasti akan takut. dan pergi meninggalkan Rayzel.;;


;;kamu yakin;;


Raihana mengangguk penuh keyakinan. ia akan melakukan apapun demi mencegah Rayzel menikahi. Raisha. meskipun menghasut mama vina. terlebih dulu..


;;kamu benar juga sih. sepertinya mama memang harus turun tangan dalam masalah ini;;


Raihana menyembunyikan senyum penuh makna. mama vina benar-benar sudah berada dalam genggamannya..


******


benar saja. setelah bicara panjang lebar dengan Raihana. mama vina memutuskan bertolak ke rumah sakit demi menamui Raisha. berbekal alamat rumah sakit dan juga nombor kamar. yang di informasikan oleh Raihana.


kamarin ia diam-diam mengikuti j-hope saat keluar kantor. ternyata j-hope memang menujuh rumah sakit bersalin. Raihana bahkan mengikuti j-hope keruang perawatan..


pagi ini mama vina sudah dalam perjalanan menujuh rumah sakit. dengan dihantar sopir. demi mencegah kecurigaan Rayzel. Raihana menyarankan agar mama vina pergi seorang diri. dan Raihana akan pura-pura tidak tahu..

__ADS_1


__ADS_2