
Balum ada kata yang mampu terucap dari bibir Raisha keberadaan pria muda itu menciptakan kesimpulan bahwa tuan din yang menjemputnya tadi hanyalah perantara jual beli dan yang sebenarnya menginginkan gadis perawan adalah tuan rayzel
Raisha benar benar tak habis pikir mengapa lalaki sempurna sepertinya mau membeli kesucian. bukankah sebagai lalaki good looking dan good rekening bisa mendapatkan seribu gadis cantik yang masih perawan dan pasti lebih cantik berbanding dirinya..
tanpa sedar pendangan Raisha menyisiri tubuh tuan rayzel pria itu hanya terbalut handuk putih yang melilit pinggang rambutnya yang basah menandai bahwa ia habis mandi. mungkin dikamar mandi lain mengingat apartemen mewah itu terdiri dari beberapa kamar dan sekarang mereka ada dikamar utama..
;;kenapa kamu malah diam;;
Raisha kembali terlonjak dan refleks menundukkan kepala;;maaf tuan;;
;; kamu sudah lima kali meminta maaf dan aku sudah bosan mendengarnya;;(tegur pria itu)
bibir Raisha mengatup rapat tubuhnya gematar dan nafasnya seperti tertahan ditenggorokan jika saja bisa ingin sekali ia berteriak meminta tolong tetapi percuma sebab kamar yang ia tempati sekarang kedap suara berteriak pun tidak akan ada yang mendengar..
tanpa kata pria gagah itu menarik lengannya dan menghempasnya ke tempat tidur;;;sebalum kita mulai aku ingin memperingatkan satu hal(ucap pria itu)
Raisha terdiam
;; setelah malam ini lupakan semua yang terjadi di antara kita. jangan sampai ada yang tahu bahwa aku yang sudah membelimu. kalau sampai kamu berani buka mulut dan orang orang mengetahuinya lihat saja bagaimana aku akan menghancurkan hidupmu;;;
Raisha memberanikan diri menatap lalaki itu kedua tangannya didepan dada mengatup;;;tolong lepaskan saya tuan saya ada disini kerana ibu tiri saya tolong biarkan saya pergi;;
meskipun suara Raisha terdengar memelas namun tidak sedikit pun tuan rayzel peduli,;;; melapaskan mu enak saja aku sudah membelimu jadi lakukan tugas mu sekarang buka jubah mandimu;;;
kedua tangan Raisha refleks memagang kuat kuat jubah mandinya;; tolong saya tuan tolong jangan;;
;; aku bilang buka;;(rayzel hampir berteriak)
kerana kesal Raisha yang tak kunjung melakukan sesuai perintahnya. lalaki itu menarik jubah mandi yang dipakai Raisha dengan kasar. hingga membuat jubah tersebut tersibak dan menampakkan seluruh tubuhnya tuan rayzel terdiam sejenak saat menamukan banyak bekas lebam membiru pada tubuh wanita itu disudut bibirnya juga ada lebam yang masih segar...
;;kenapa tubuhmu banyak lebam? apa kamu habis dianiaya seseorang;;(tanyanya)
;;iya tuan;;
;;siapa yang melakukannya apa orang yang tadi menjualmu;;
Raisha hanya mengangguk hampir saja air matanya tumpah namun berusaha ia tahan sejujurnya lebam ditubuhnya masih menyisahkan rasa sakit kemarin sang ibu memukulinya dengan kayu dan baru berhenti saat Raisha hampir pengsan...
rayzel pun tak banyak bertanya. baginya semua itu bukanlah urusannya kerana yang menjadi urusannya sekarang hanya menikmati tubuh Raisha dan membayar satu miliyar sesuai kesepakatan jika Raisha mampu memuaskannya..
kedua tangannya yang kokoh mendorong bahu polos itu hingga terbaring raisha yang tak terbalut apapun refleks menarik selimut untuk menutupi tubuhnya ingin menghindar. sayangnya tenaga rayzel terlalu kuat laki laki itu bahkan sudah menguasai tubuhnya hanya dalam hitungan minit membuat Raisha tak dapat bergerak sama sekali..
rayzel menatap wanita muda itu yang berada di bawah tubuhnya Raisha masih berusaha memberontak dan melakukan penolakan dengan gerakan tubuhnya namun penolakan wanita itu malah semakin membuatnya bergelora..
padahal dari segi fisik Raisha jelas kala jauh dari wanita yang selama ini berada di sekitarnya Raisha juga tidak secantik wanita wanita yang kerap mendekatinya namun entah mengapa wanita itu mampu menarik perhatiannya..
Raisha hanya dapat menggeliat kala bibir basah pria itu mulai menjelajahi setiap bagian tubuhnya ia yang balum pernah disentuh pria mana pun tentu saja merasakan sensasi aneh pada setiap sentuhan yang diberikan rayzel kepadanya sepenuh hatinya menolak tetapi tubuhnya justru bersinergi bahkan bibirnya baru saja mengeluarkan suara desan tanpa sedar..
kamar luas nan mewah itu pun menjadi saksi bisu hilangnya harta paling berharga yang dimiliki Raisha sepasang bola matanya meleleh kan cairan bening mewakili rasa sakit yang ia terima..
Rayzel berhenti sesaat dan menatapnya puas Raisha benar benar masih tersegel rapi seperti perkataan orang yang menjualnya menebak bahwa Raisha juga balum pernah berciuman karna ia sengat kaku..
tangannya yang kekar Merai ponsel yang tadi diletakkan dimeja tanpa merubah posisi yang masih mengungkungi tubuh kecil yang dibawanya ia melakukan panggilan..
;; berikan satu miliyar kepada wanita tadi sesuai perjanjian yang telah disepakati;;
;;baik tuan;; (jawab seorang pria dihujung telefon)
__ADS_1
panggilan berakhir Rayzel melirik gadis yang berada dibawa tubuhnya;; sekarang lakukan tugasmu untuk memuaskan ku;;ia meletakkan kembali ponsel ke meja dan menendang selimut yang sedari tadi menutupi tubuh mereka dan melanjutkan permainan dengan gilanya ia bahkan tak peduli meskipun berulang-ulang Raisha mengeluhkan sakit pada tubuhnya..
*****
malam berlalu
Perlahan Raisha membuka mata di pagi hari wajahnya pucat rambutnya acak acakan dan matanya sembab akibat menangis sepanjang malam setelah kehilangan harta paling berharga dalam hidupnya..
Raisha menatap Rayzel yang masih lelap disisinya keduanya masih dalam keadaan polos dan hanya terbalut selimut tebal ketika handak bangkit Raisha merasakan sakit diseluruh tubuhnya sebab Rayzel terus mengulang kegiatan mereka tanpa ampun bahkan tak peduli meskipun Raisha merintih dan mengeluh kelelahan..
setelah mandi Raisha memunguti pakaiannya yang teronggok dilantai ia baru sedar bahwa pakaiannya sobek di bagian dada semalam setelah pertempuran pertama Raisha sempat mengenakan pakaian tetapi hanya dalam hitungan minit Rayzel menginginkan lagi Raisha sempat menolak sehingga Rayzel memaksa dan menarik pakaiannya hingga sobek..
;;aku harus pergi dari sini;;(pikir Raisha)
jika raizel terbangun ia mungkin akan minta dilayani lagi dan Raisha tidak akan sanggup. Raisha cepat cepat mengenakan pakaiannya kerana sobek tepat dibagian dada ia mengambil jas milik rayzel untuk menutupi tubuhnya lantas pergi meninggalkan laki laki itu seorang diri..
****
Raisha menyeret langkah melewati lorong kecil menujuh rumahnya sakit dari sisa kegiatan panas semalam benar benar membatasi ruangan geraknya untuk berjalan pun terasa sengat sulit..
dikejauhan Raisha menatap rumah sedarhana tempatnya tinggal biasanya di jam seperti ini rumah dalam keadaan sepi ibu dan kakaknya akan berangkat kerja bu Farah adalah seorang ART dikeluarga orang kaya..
langkah Raisha sekatika terhenti di ambang pintu tawa sumbang ibu dan kakaknya menggelegar memenuhi seisi rumah entah sedang membicarakan apa Raisha lantas merapatkan talinganya di daun pintu..
;; satu miliyar Raihana;;(suara bu Farah terdengar girang)
;;tuan din benar benar memberikan kita satu miliyar bukan 200 juta;;
;;berarti tuan din itu kaya bengat ya bu memang ibu kenal tuan itu dimana;;(tanya Raihana)
bu Farah teringat semalam ketika baru saja pulang ke rumah seorang temannya yang berkerja disebuah tempat hiburan malam menghubungi dan memintanya mencarikan perawan untuk malam itu juga..
;; Raisha benar benar tambang uang kita dengan uang ini kita bisa beli rumah baru yang lebih layak dan rumah jelek ini kita bisa jual sisanya kamu bisa sogok agensi untuk masukin kamu ke salah satu senetron;;
;;tidak usah sogok agensi lagi bu aku tidak tertarik jadi artis lagi lebih baik uangnya buat perawatan tubuh mempercantikan diri sekarang aku lebih tertarik sama bos tempatku berkerja.(belas Raihana)
;;wah ide bagus sayang kamu harus menunjang penampilan pasti bos kamu itu menjadi incaran banyak perampuan diluar sana;;
;;iyalah bu perampuan mana yang tidak mau dia kaya muda dan gentang kalau aku bisa dapat dia kita bisa hidup enak;;(tambah Raihana)
;;bagus ini baru anak ibu;;(keduanya tertawa lepas)
rasa sakit memaksa bola mata Raisha melelehkan cairan bening ternyata ibu dan Raihana sudah membohonginya mengatakan uang itu untuk melunasi hutang ayah ternyata hanya untuk keperluan raihana dalam memasuki dunia keartisan..
Raisha benar benar memberontak sekarang selama ini diam adalah jalan yang dipilihnya saat sang ibu menghina atau memukulinya..
tak tahan Raisha menerobos masuk hingga membuat ibu dan anak itu terlonjak saking terkejutnya
Raihana memandangi adik tirinya itu penampilan Raisha sekarang tampak kacau akibat semalaman Raihana bergidik membayangkan Raisha melayani seorang kakek kakek tua yang gendut dan jelek pasti akan sengat menjijikkan..
;;oh adik ku sayang bagaimana rasanya menghabiskan satu malam dengan kakek kakek tua kamu suka;;(tanya Raihana sembil tertawa kecil)
ingin sekali Raisha menjabak rambut kakaknya itu
;; pelayanan kamu pasti memuaskan kerana om om itu memberi kita uang satu miliyar;;(tambah Raihana)
Kedua tangan Raisha terkepal sempurna kehilangan kesebaran ia merangsek maju mencengkram rambut panjang kakaknya itu dan menariknya sekuat tenaga..;; Teganya kelian berdua melakukan semua ini;;(Raisha menyerang babi buta)
__ADS_1
gerakan cepat Raisha membuat Raihana tak memiliki keseimbangan untuk menghindar atau membalas..
;;Ah ibu tolong Raisha menarik rambut ku;;(pekik Raihana sembil berusaha melapas tangan Raisha)
merasa merasa geram dengan perbuatan raisha bu Farah menarik dan mendorong Raisha hingga terjerembab kebelakang kemudian memaluk Raihana yang sedang meringis kesakitan jambakan Raisha membuat sebagian rambutnya tercabut dari kulit kepala
;; berani sekali kamu menyerang Raihana;;
jangankan menyerang Raisha yang dikuasai kemarahan bahkan mampu membunuh Raihana sekali pun ini pertama kali Raisha melawan kedua orang itu..
;;desar anak tidak tau diri sekarang juga keluar dari rumah ini dan jangan pernah kembali lagi;;
bu Farah bergegas masuk ke dalam kamar Raisha dan keluar dalam dua minit sembil melempar semua pakaian Raisha..;; pergi sekarang juga;;
Raisha terisak-isak memunguti pakaiannya sebenarnya sejak ayahnya tiada Raisha sudah ingin meninggalkan rumah itu namun tak tahu harus kemana ia juga tak memiliki uang kerana setiap gajian bu Farah akan mengambil semua gajinya dengan alasan membayar cicilan hutang ayahnya..
*****
sementara itu diapartemen
waktu sudah menunjukk pukul sebelas ketika rayzel membuka mata satu tangannya terangkat demi memijat kepala yang terasa berdenyut kemudian bangun dan duduk bersandar ditempat tidur memandang kesegala arah di kamar yang hanya berbelut kesunyian tak ada sosok wanita yang semalam memuaskan hasratnya dilantai hanya ada pakaian miliknya yang teronggok bersama sepatu..
perhatian rayzel pun tertujuh pada secarik kertas yang ada diatas mejanya itu ia segera Merai secarik kertas tersebut dan membaca barisan kata yang tertulis di sana..
;;;;maaf saya pergi Duluan tuan sesuai keinginan anda saya akan melupakan kejadian malam ini dan menganggap tidak pernah terjadi apa apa diantara kita oh ya pakaian Saya sobek jadi saya ambil jas milik tuan untuk menutupi tubuh saya;;;;
Rayzel menghela nafas panjang sekatika menyibak selimut untuk beranjak untuk turun dari tempat tidur ia menamukan bercak darah yang sudah mengering tanpa sedar bibirnya melukis sanyum memikirkan gadis polos semalam..
Rayzel satriya alixmawan adalah seorang pria berusia 28 tahun merupakan salah satu pewaris tunggal alixmawan Grup sebuah perusahan raksasa yang bergerak di beberapa bidang bisnis diusia yang sudah terbilang matang untuk menikah rayzel masih betah melajang gadis gadis cantik yang selama ini berada didekatinya ditolak mentah mentah..
lamunan Rayzel membuyar kala deringan ponsel terdengar pria itu Segara Merai ponsel tersebut tertera nama sang sekretaris pada layar ponsel rayzel langsung melirik jam yang ada di sudut atas ponselnya dan baru ingat jadwal keluar kota sore ini..
;;iya Raihana;;(ucap Rayzel sesaat setelah panggillan tersambung)
;;anda dimana tuan;;
;;saya masih ada urusan diluar;;(jawabnya singkat)
;;saya mau mengingatkan sore ini kita harus berangkat ke luar kota apa anda sudah menyiapkan semuanya;;
Rayzel memijat kepala yang terasa berdenyut kegiatan menguras tenaga semalam membuat tubuhnya benar benar lelah;; sepertinya saya tidak bisa ikut keluar kota kamu bisa hubungi j-hope dan minta dia menggantikan saya berangkat;;
;;ta-tapi tuan;;(wanita di seberang mencuba menyila)
;;tidak ada tapi tapian ini perintah;;(bentak rayzel memutus panggilan begitu saja dan melatakkan kembali ponselnya dimeja ia lalu menyandarkan punggungnya pada sandaran tempat tidur entah mengapa bayangan Raisha terus menari nari dipikirannya..
disini lain Raihana membenting ponsel yang ia baru saja beli hasil menjual Raisha..
dua kali usahanya untuk mendapatkan rayzel gagal total semalam saat menghadiri undangan pesta di sebuah hotel Raihana sengaja memasukkan obat perangsang kedalam minum sang bos tetapi bukannya berhasil menjebak rayzel malah menghilang secara tiba tiba Raihana sampai lelah mencarinya dan memutuskan untuk pulang.
sekarang keluar kota juga batal padahal niat Raihana ingin keluar kota bersama rayzel adalah dapat berduaan saja dengan sang bos bahkan Raihana sengaja membeli lingerie tipis berwarna merah harga selangit..
;;sialan dia selalu saja mengabaikan ku meskipun aku sudah terang terangan merayunya;;
;;ada apa Raihana kenapa kamu Marah marah;;
Raihana menatap ibunya dengan bibir mengerucut kesal..;;bos aku tidak jadi ikut keluar kota padahal aku sudah habiskan banyak uang ke salon untuk tampil cantik;;
__ADS_1