
****
hingga larut malam Rayzel balum juga dapat terpejam membolak balikkan tubuhnya diranjang empuk berukuran super king namun tempat tidur ala-ala king itu pun tak dapat membuatnya tidur lelap bak seorang raja kerana sekarang ia sedang gelisah memikirkan seorang wanita yang telah mengambil keperjakaannya..
lebih buruknya lagi wanita itu sedang hamil besar Rayzel pikir harus menamuinya dan menanyakan langsung apa ke bayi dalam kandungan Raisha benihnya atau bukan....
;;tapi bagaimana kalau anak itu memang benar anak ku;;(jantung Rayzel berdrdebar-debar semakin tak karuan demi apa pun ia balum siap menyandang status hot daddy.)
semakin gelisah Rayzel duduk bersandar ditempat tidur menyambar ponsel dari meja nakas dan langsung menghubungi seseorang sepertinya Rayzel tak peduli meskipun ini sudah larut malam dan orang yang ia hubungi mungkin sudah tidur terbukti setelah ia hubungi berulang-ulang barulah panggilan terhubung..
;;aku punya tugas penting untukmu;;(ucapnya kepada seseorang dihujung telefon)
;;ada tugas apa tuan;;(jawab dihujung telefon terdengar serak)
sepertinya benar bahwa ia sudah tidur namun harus terganggu oleh berondongan panggilan dari sang bos...
;;kamu masih ingat wanita yang kusewa beberapa bulan lalu;;
Keheningan melandah beberapa saat sepertinya anak buah Rayzel itu terkejut mendengar pertanyaan sang bos mau apa Rayzel menanyakan wanita itu...
;;masih ingat tuan apa anda menginginkan wanita itu lagi untuk malam ini;;(pertanyaan bodoh itu membuat jiwa diktator Rayzel meronta-ronta apa ke suga anak buahnya itu berpikir bahwa tuannya ini maniak ***..
;; bukan itu;;(teriaknya marah);;aku ingin kamu menyelidiki wanita itu;;
;;Apa menyelidiki;;
;;iya saat ini dia berkerja di kafe orchid aku ingin kamu cari tahu wanita itu tinggal dimana dan bersama siapa;;
;;itu saja;;
;;hemm;;
;;baik tuan besok saya akan mulai menyelidikinya;;(patuhi saja perintah sang bos tanpa bertanya terkadang bos adalah orang yang sengat baik namun dapat berubah menyeramkan dalam situasi tertentu...
;;tapi ingat ini rahsia j-hope sekalipun tidak boleh tahu;;
;;tenta saja tuan rahsia aman;;
;;bagus;;(saking rahsianya Rayzel akan memberikan uang tutup mulut kepada suga dalam jumlah yang sengat besar)
Rayzel menutup panggilan setelahnya terdiam dalam kesunyian dengan pikiran melayang -layang
;;aku bisa ditenggelamkan oma ke desar samudra Atlantik kalau sampai menghamili seorang wanita diluar nikah;;
******
Keesokan harinya dikantor
hari menjelang sore ketika Rayzel kedatangan suga salah seorang anak buahnya yang kemarin ia perintahkan untuk mencari informasi tentang Raisha..
demi menjaga kerahsiahan pintu ruangan ia kunci rapat agar tidak seorang pun mendengarkan pembicaraan mereka membuat Raihana dan J-hope tertanya-tanya ada pembicaraan rahsia apa antara Rayzel dan suga...
;; sekarang dia tinggal di indekos sendirian dan dalam keadaan;;(suga menggantung ucapannya Rayzel dapat menebak apa yang hendak dikatakan oleh anak buahnya itu)
;;aku tahu dia sedang hamil;;
;;benar tuan;;
;;kamu yakin dia tinggal sendiri tidak dengan ibunya suami atau pacar mungkin;;(tanya hendak memastikan)
;;yakin tuan menurut beberapa orang yang sempat saya tanya Raisha tinggal sendirian dalam beberapa bulan ini dia juga tidak pernah kedatangan temu atau keluarga dikamar sewanya itu;;
laporan dari suga membuat pikiran Rayzel semakin berkecamuk ia melirik arloji yang melingkar di pergelangan tangannya waktu sudah menunjukkan jam pulang kantor sepertinya akan baik jika ia menamui Raisha sekarang dan menanyakan kepastian tentang anak dalam kandungannya...
;;mau kemana Ray;;(tanya j-hope ketika Rayzel keluar dari ruangan dalam keadaan terburu-buru...
;;aku ada janji penting dengan seseorang;;(jawabnya singkat kemudian pergi begitu saja meliwati meja Raihana)
sedangkan Raihana melimpar tetapan penuh tanya kearah j-hope...
;; Rayzel ada janji penting dengan siapa? setahu ku jadwal hari ini tidak ada pertemuan dengan siapapun;;
(j-hope menjawab dengan bahu terangkat);;tidak tahu mungkin janji dengan seorang wanita diluar urusan kerja kamu kan tahu oma dan mama vina terus mendesak Rayzel untuk cepat menikah;;
Raihana bungkam sepenuh hatinya tidak akan rela jika sampai Rayzel jatuh ke tangan orang lain
****
sepulang kerja Raisha memasak mie instan dikamar biasanya di akhir bulan jika keuangan menipis berhemat adalah pilihan satu-satunya mie instan yang murah dan mengenyakan menjadi andalan salain itu selain itu rasanya juga enak bagi Raisha yang terbiasa dengan makanan sederhana
suara ketukkan pintu mengalihkan perhatian Raisha ia mematikan kompor lalu memindahkan mie berkuah panas itu ke dalam mangkuk posisi kompor yang ada di lantai membuatnya memasak dalam posisi duduk benar-benar menyulitkan ditambah perutnya yang semakin membesar sengat membatasi ruang geraknya...
;; sebentar;;(sahut wanita itu tak kala mendengar suara ketukkan pintu semakin keras seolah seseorang yang berada didepan sana tak sabar menunggu untuk dibuka)
Raisha segera berdiri dengan tangan bertumpu pada lantai kemudian beranjak menujuh pintu dan membukanya sekatika Raisha merasakan seluruh tubuhnya gematar ketika melihat siapa yang ada di hadapannya sekarang...
;;tuan Rayzel?;;(ucapnya dalam hati)
__ADS_1
saking terkejutnya Raisha tak sanggup mengerjapkan mata dan mengira sedang berhalusinasi dari mana Rayzel dapat tahu tempat tinggalnya...
Raisha membeku tetapan Rayzel sengat tidak ramah membawa nuansa gelap dan suram pria bertubuh tinggi itu memindai tubuh Raisha dari hujung kaki ke hujung kepala beberapa detik ia terfokus diperut yang buncit namun konsentrasi Rayzel buyar saat Indera penciumannya menangkap aroma Mie instan panas yang menyeruak ke seisi kamar...
pandangan Rayzel berotasi ke setiap sudut ruangan tentu saja kamar berukuran 3×3 meter itu sengat sempit bagi Rayzel yang terbiasa tinggal di kamar luas nan mewah tak ada apapun selain kasur busa yang berukuran kecil dilantai ada kompor satu mata dan juga Mie instan yang baru saja dimasak entah untuk alasan apa hati Rayzel terasa tercubit..
;;dia makan Mie instan saat dalam keadaan hamil bukan ke itu tidak baik untuk kesihatan;;(pikir Rayzel dalam hati)
;;kamu masih mengingat ku;;(tanyanya dengan nada datar)
;; masih tuan;;(cicit Raisha)
;;bisa kita bicara sebenar;;
Raisha mengangguk ragu ragu tak berani mengangkat kepala dihadapan pria itu Rayzel langsung menutup pintu kamar dan hanya menyisakan sedikit celah..
Rayzel bukanlah tipe orang yang suka basa-basi tanpa menghulur waktu ia langsung mengutarakan niatnya mendatangi Raisha...;; beberapa hari lalu kita bertemu di kafe orchid aku kesini untuk menanyakan sesuatu yang sengat penting;;
Lagi Raisha hanya mengangguk keterkejut membuat lidahnya terasa kaku apa lagi setiap kata yang didesiskan Rayzel terdengar sengat menyeramkan...
;; siapa ayah dari anak yang kamu kandung;;(pertanyaan frontal itu membuat sepasang mata Raisha membeliak)
meskipun nada Rayzel sengat santai namun terdengar sengat menakutkan di talinga Raisha...
;;hey kenapa diam jawab;;
Raisha tersentak mendadak seluruh tubuhnya terasa lemas kedua tangannya langsung menyentuh perut ketika merasakan gerakan kecil dari sana tak tahu harus memberi jawab apa masih jelas dalam ingatannya ancaman Rayzel beberapa bulan ini untuk menghancurkan hidupnya jika sampai apa yang terjadi diantara mereka malam itu akan bocor ke orang -orang
;;sa-saya hamil dari laki-laki lain tuan;;(lirih Raisha)
berbohong mungkin akan menyelamatkannya jika Rayzel sampai tahu siapa ayah biologis dari anak yang dikandungnya tidak menutup kemungkinan ia akan berusaha mencelakai Raisha dan anaknya kelak. dan Raisha akan melakukan apa pun untuk melindungi anaknya
;;kamu yakin;;
ragu ragu Raisha mengangguk ia menundukkan kepala demi menyembunyikan air mata yang sudah mengenang dipelupuk mata..
;;lalu dimana lalaki itu sekarang dan siapa dia;;
;;saya tidak tahu siapa dan dimana dia;;
Rayzel menarik nafas dalam mungkin benar ucapan Raihana kala itu bahwa Raisha adalah wanita yang sering menjual diri demi mendapatkan uang kebatulan saja Rayzel yang mendapatkan pertama kali..
;; baiklah aku mendatangi mu hanya untuk menanyakan itu kamu masih ingat peringatan ku beberapa bulan lalu kan.. tetaplah tutup mulut dan jangan sampai ada yang tahu apa yang terjadi diantara kita malam itu;;
;;saya mengerti;;
baru saja Rayzel beranjak pergi sudah terdengar suara ketukkan pintu disusul dengan suara seorang wanita yang menariakkan nama Raisha berulang-ulang..
;; mungkin itu pemilik rumah sewa ini tuan bisa anda berdiri disana sebentar;;(Raisha menunjuk kearah sudut kamar)
Rayzel tampak bingung tidak tahu harus bersambuyi dimana kamar Raisha sengat sempit dan tidak ada tempat untuk bersambunyi tak ada kamar mandi atau pun jendela akhirnya Rayzel memilih berdiri di pojok kamar untuk bersambunyi..
ketika membuka pintu tampak seorang wanita berdiri di sana dengan tampang Judes bak burung hantu itu adalah bu iki menyambanginya pagi itu Raisha memposisikan diri tepat diambang pintu....
;;ada apa bu iki;;
;; Raisha kamu sudah dua minggu terlembat bayar sewa saya kesini untuk menagih;;(tanpa basa basi wanita itu langsung mengutarakan tujuan kedatangannya)
jemari Raisha seling sembari meramas ia memang balum membayar sewa kamar gaji bulan lalu sudah habis untuk memariksa kandungannya Raisha sempat mengalami kram perut yang tak tertahankan dan butuh pertolongan dokter..
;;maaf bu sekarang saya balum ada kalau bisa saya mau minta keringanan lagi apa boleh saya membayar setelah gajian;;
raut wajah bu iki mendadak tampak murka bola matanya membulat penuh menambah kesan horor dalam dirinya...
;; sebenarnya kamu tinggal disini itu sanggup bayar tidak sih.. kalau tidak sanggup bayar sana pergi cari kost lain yang gratis disini bukan panti sosial;;
(Raisha sudah tidak tahu harus berkata apa selain meminta maaf );;saya kehabisan uang kerana habis kedokter kandungan bu perut saya sempat kram beberapa hari lalu;;
;;memangnya laki-laki yang menghamili kamu ke mana sampai kamu harus hidup sendiri seperti ini;;(sekarang bu iki sudah berkacak pinggang dihadapan Raisha);; jangan-jangan benar gosip tetangga bahwa kalau kamu itu wanita panggilan dan sekarang sedang mengandung anak haram;;
Hati Raisha terasa perih layaknya disayat belati tajam penanaman benih yang sedang tumbuh di rahimnya adalah seorang pria kaya raya yang memiliki kekayaan tak terhitung ironisnya Raisha harus berjuang sendirian untuk janin dalam kandungannya dan hidup keterbatasan ekonomi...
;;saya benar-benar minta maaf bu begitu punya uang saya akan langsung membayar sewa;;
(bu iki mendengus kasar);;iya sudah saya beri kamu waktu satu minggu untuk bayar sewa kalau dalam satu minggu kamu balum bayar juga silakan angkat kaki dari sini;;
;; terima kasih bu;;
rasanya Raisha benar-benar tidak tahan jika tidak mengingat malaikat kecil yang sedang tumbuh di rahimnya mungkin ia sudah mengambil jalan pintas dengan bunuh diri tanpa dapat dikendalikan air mata terburai semakin berusaha ditahan semakin deras mengalir...
Rayzel yang berada dibelakangnya hanya menatap punggu Raisha yang bergerak naik turun meskipun Raisha tak bersuara namun Rayzel dapat menebak bahwa wanita itu sedang menangis entahlah Tetapi Rayzel merasakan hatinya diremas memikirkan Raisha hidup dalam keadaan menyedihkan sendirian hamil besar dan harus menjadi bahan hinaan orang
tanpa sedar kedua tangannya terkepal mendengar ibu pemilik kost tadi membentak dan memperlakukan Raisha dengan sengat kasar apa lagi wanita itu sempat menghina anak dalam kandungannya...
fokus Rayzel berpindah pada semangkuk Mie instan yang sudah tampak mengambang..
;;apa dia sama sekali tidak punya uang sampai harus makan Mie instan;;(ucapnya dalam hati)
__ADS_1
pikiran Rayzel semakin dipenuhi pertanyaan bukan ke malam itu ia membeli Raisha dengan harga sengat mahal satu miliyar tentu saja bukan uang sedikit bagi orang seperti Raisha apa ke uang satu miliyar habis secepat itu....
******
suasana lebih tenang setelah Rayzel meninggalkan kamar Raisha wanita itu duduk dilantai Merai mie instan buatannya tadi yang sudah mengambang....
sebelah tangannya membelai perut ketika merasakan adanya gerakan kecil disana sejak kedatangan Rayzel tadi bayi mungil didalam sana terus bergerak aktif...
;;maaf mama ya nak malam ini kita makan Mie instan dulu kamu harus jadi anak yang kuat;;
Raisha mulai menyuapkan Mie kedalam mulutnya rasanya mulai tidak enak kerana sudah dingin namun ia tak punya pilihan lain inilah jalan saat ini berikan tuhan kepadanya...
;;aku harus kuat setidaknya aku beruntung kerana masih bisa makan sementara banyak orang diluar sana yang tidak memiliki apapun untuk dimakan;;
pikiran itulah yang dipegang Raisha untuk bertahan hidup selama ini sembil menyantap semangkuk mie instan air matanya terus berderai yang sialnya semakin ditahan semakin menganak sungai...kamar sempit itu dipenuhi isak tangis..
Rayzel menyandarkan punggungnya dimobil saat ini ia sedang berada di tepi sebuah danau yang sunyi untuk menenangkan diri
seharusnya hati Rayzel sudah cukup lega setelah bicara dengan Raisha dan memastikan ayah dari biologis anak yang dikandung Raisha benihnya atau bukan dan seharusnya jawaban yang diberikan Raisha membuatnya senang dan puas...
tetapi entah mengapa hati kecil Rayzel malah merasakan sakit dan kecewa yang tak tahu dari mana asalnya padahal ia jelas tak memiliki perasaan apapun terhadap Raisha wanita itu tidak lebih dari gadis perawan yang dibelinya seharga satu miliyar untuk memuaskannya satu malam
Rayzel dipenuhi keraguan hatinya seperti tercubit membayangkan Raisha yang mungkin akan tetap memakan mie instan tadi walaupun sudah dingin dan mengambang pasti rasanya sudah tidak enak....
jika saja bayi itu berasal dari benihnya mungkin saja Rayzel tidak akan membiarkan Raisha makan makanan kurang sehat seperti mie instan ia akan memberi asupan terbaik untuk calon penerus alixmawan...
Rayzel Merai ponsel yang tadi diletakkan dikursi semping dan Segara menghubungi seseorang...
;;iya tuan;;(sahut suga saat setelah panggillan tersambung)
;;aku masih ada tugas satu lagi untuk mu;;
;;apa itu tuan;;
;;temui pemilik kontrakan Raisha dan bayar uang sewa selama satu tahun;;
;;apa;;(suga hampir tak percaya mendengar permintaan bos itu)
;;apa aku harus mengulang perintah;;
;;tidak tuan baiklah saya akan mencari pemilik rumah sewa itu besok;;
;;tapi Jangan sampai Raisha tahu kalau aku yang membayarkan rahsiakan ini meskipun harus mengorbankan nyawa;;
;;baik tuan;;
*****
;;ARGHHHH;;(suara teriakan Raihana menggema ke seluruh ruangan)
amarahnya meledak-ledak benda apapun yang terjangkau oleh kedua tangannya berakhir dengan terlempar kedinding pecahan kaca berhamburan dimana-mana seprai teronggok dilantai dan tirai kamar diteriknya hingga sobek.... Raihana menghempas tubuhnya ditempat tidur menjebak rambut panjangnya yang berwarna keemasan dan berteriak sekuat tenaga...
tadi saat melihat Rayzel meninggalkan kantor dengan tergesa-gesa ia memutuskan untuk mengikutinya diam diam mengemudi dari jerak aman agar tak sampai ketahuan Raihana sempat heran ketika Rayzel mendatangi indekos murah dan sempit...
dan apa yang ditemukan Raihana membuat seluruh tubuhnya bagai dilahap api ia mendengar sendiri membicaraan Raizel dan Raisha...
;; sialan kamu Raisha seharusnya aku menyingkirkan kamu saja dari dunia ini;;(ia kembali berteriak meraung sejadi-jadi)
bu Farah yang baru tiba dirumah terlonjak saat mendengar suara teriakan berasal dari kamar Raihana buru-buru wanita itu beranjak kamar...
;; Raihana kamu kenapa;;(bola mata bu Farah membulat penuh saat mendapati kamar Raihana sengat berantakan penampilan Raihana pun saat seperti seseorang kehilangan kewarasannya rambut dan pakaiannya acak-acakan makeup luntur dan rambut berantakan....
;; Raisha bu Raisha;;(masih berteriak penuh amarah)
(kening bu Farah berkerut dalam mendengar Raihana menariakkan nama Raisha);; tenang dulu Raihana memangnya ada apa dengan Raisha kamu habis ketemu lagi dengannya;;
(bukannya tenang Raihana semakin menggila menghempas sebuah bingkai berisi foto Rayzel hingga membentur dinding dan pecah);; Raisha hamil anaknya Rayzel bu;;
;;orang kaya yang sewa Raisha satu miliyar itu ternyata Rayzel;;
;;apa bagaimana bisa bukannya yang beli Raisha itu tuan din sih kakek-kakek itu;;(bu Farah yakin betul kalau malam itu Raisha tidur dengan tuan Radin yang bisa dipanggil tuan din)
;;tuan din itu hanya perantara bu dia yang carikan perawan untuk Rayzel pentas saja Rayzel menghilang malam itu dan besoknya tidak jadi ikut keluar kota;;
;;kamu tahu ini dari mana;;
;;aku dengar sendiri pembicaraan Rayzel dengan Raisha Rayzel bilang kalau malam itu dia yang beli Raisha;;
;;tapi bisa saja Raisha hamil dengan laki-laki lain;;
;; Raisha bukan perampuan seperti itu bu pacaran saja balum pernah apa lagi mau tidur dengan sembarangan laki-laki pasti dia hamil anaknya Rayzel;;
bu Farah hampir tak percaya dengan apa yang didengarnya selama berkerja dirumah keluarga alixmawan setahunya Rayzel adalah pemudah yang baik dan tidak seberangan bergaul menyewa seorang wanita untuk teman tidur tentu saja adalah hal yang mustahil...
;;tapi tuan Rayzel itu laki-laki baik Raihana dia tidak mungkin mau sewa perampuan untuk teman tidur;;
Raihana menjabak rambutnya saat ini ia benar-benar dipenuhi kemarahan dirinya berusaha keras menjabak Rayzel menghabiskan uang ratusan juta untuk mempercantikan diri tetapi malah Raisha yang dapat sembil terisak-isak Raihana menceritakan kejadian malam itu kepada sang ibu...
__ADS_1
;; malam itu aku diam-diam memasukkan obat perangsang ke minuman Rayzel tapi setelah itu dia malah menghilang tiba-tiba seharusnya aku yang tidur dengan Rayzel dan hamil anaknya bukan Raisha;;