Hanya Satu Malam

Hanya Satu Malam
bab 3


__ADS_3

8 bulan kemudian


*****


setelah diusir dari rumah Raisha tak pernah lagi bertemu kakak dan ibu tirinya juga tidak pernah lagi mendengar khabar mereka Raisha benar benar putus komunikasi dengan mereka namun yang Raisha tahu setelah mendapatkan uang 1 miliyar itu Raihana dan ibunya membeli sebuah rumah baru yang lebih layak dan menjual rumah lama....


Raisha hidup terlunta-lunta serba kekurangan demi bertahan hidup ia menyewa kamar kost yang sempit beberapa bulan ini Raisha juga berkerja sebagai pelayan disebuah kafe


;;kamu kenapa Raisha? aku lihat wajah mu sedikit pucat?;;(tanya Lisa salah seorang teman Raisha juga berkerja sebagai pelayan di kafe)


Raisha yang sedang membersihkan mengalihkan perhatiannya sejenak;;perutku rasainya agak kram sejak pagi tadi;;


mendengar itu Lisa langsung panik;;Apa jangan jangan kamu sudah mau lahirkan;;


;;sepertinya balum beberapa hari ini perutku memang sering kram seperti ini;;Raisha membelai perutnya yang kini semakin membesar malam kelam itu menumbuhkan benih kehidupan baru dalam rahimnya...


beberapa bulan lalu setelah mengetahui dirinya tengah berbadan dua Raisha sempat syok dan frustrasi sehancur hancurnya bahkan pernah berusaha melakukan aksi bunuh diri beruntung kala itu ia diselamatkan oleh Lisa yang tinggal di kamar kost sebelahnya


masa kehamilan pun dijalani Raisha menyedihkan kadang ia harus menahan jika menginginkan sesuatu di masa ngidamnya ia juga harus berhemat untuk bisa bertahan hidup sebab gaji sebagai pelayan kafe tidak seberapa balum biaya makan dan sewa kost..


sebenarnya Raisha harus sudah cuti menjelang masa persalinan namun kebutuhan hidup memaksanya untuk tetap berkerja beruntung pemilik kafe mengizinkan untuk tetap berkerja meskipun dalam keadaan hamil tua


;;kalau begitu pulang saja dulu dan istirahat kamu tidak boleh terlalu capek lagian sebentar lagi sudah gantian shift(ucap Lisa)


;;terima kasih Lisa kalau begitu aku bawa ini dulu kedapur;;


Raisha bergegas mengangkat nampan berisi gelas gelas kotor untuk dibawa kedapur namun tiba tiba saja bertabrakan dengan seseorang pengunjung kafe nampan ditangannya jatuh pecahan kaca berhamburan membuat perhatian semua orang mengarah kepada mereka...


;;hey kalau berkerja hati hati lihat pakaian ku jadi kotor;;(maki wanita yang menabrak Raisha kemejanya yang putih jadi kotor terkena tumpahan kopi)


;;maaf saya benar benar tidak sengaja;;(Raisha membungkukkan kepala untuk minta maaf ia langsung menyambar selembar tisu untuk membersihkan pakaian wanita itu)


namun tiba tiba wanita itu mendorong tangannya dengan kasar ;;kamu..;;(pakek wanita itu)


Raisha mendongakkan kepala untuk menatap wajah wanita Judes itu sekatika bola matanya membulat sempurna bagaimana tidak wanita itu tak lain adalah Raihana kakak tirinya yang jahat..


;;kak Raihana;;(gumannya)


bukan hanya kedatangan Raihana yang membuat Raisha terkejut namun namun juga pria yang datang bersamanya tuan rayzel pria yang telah membeli kesuciannya sekaligus si penanam benih yang sedang tumbuh didalam rahimnya


sore itu Raihana dan raizel ada temu janji dengan rakan kerja di kafe itu Raihana yang tidak mengetahui bahwa rayzel adalah laki laki yang telah membeli Raisha...


sengat terkejut mendapati adik tirinya menggunakan seragam kafe keadaan hamil besar Raihana memandangi Raisha dari hujung kaki ke hujung kepala


ternyata sekarang kamu


;;kejutan sekali bertemu dengan kamu di tempat ini ternyata sekarang kamu berkerja sebagai pelayan ya;;


wajah Raisha sekatika terlihat pucat bibirnya mengatup rapat ia tak berani lagi mengangkat kepala apa lagi tetapan rayzel benar benar mengintimidasinya


;;oh ya Raisha aku baru tahu kalau kamu sedang hamil boleh aku tahu siapa ayah dari anak yang kamu kandung itu apa jangan jangan laki laki tua bangka yang pernah menyewa kamu(tanya Raihana)

__ADS_1


Raisha tak menyahut bukan kerana takut pada Raihana tetapi hatinya terlampau sakit bertemu dengan rayzel laki laki yang seharusnya bertanggung jawab atas kehamilannya


tak ingin terjadi keributan lebih jauh Raisha berjongkok sembil memunguti pecahan kaca berserakan dilantai menahan air mata yang hendak menetes


sementara rayzel hanya menatapnya tanpa ekspresi sejak tadi ia terpukau memandangi perut sang wanita yang sudah membesar meskipun baru satu kali bertemu namun rayzel masih bisa mengenali pemilik wajah itu wanita yang dibelinya beberapa bulan lalu dari seseorang mucikari bernama tuan Dino atau yang lebih dikenali tuan din


;;maaf saya harus kebelakang;; Raisha tergesa gesa menuju ke dapur jika tidak menghindar Raihana pasti akan membuat keributan dan Raisha tidak ingin dipecat jika ribut dengan temu kafe


setibanya di dapur ia menyandarkan punggungnya di dinding menyeka lelehan air mata yang terus mengalir membasahi pipi..


***


***


rayzel balum mampu menghilangkan rasa terkejut setelah pertemuan tak terduga dengan Raisha tadi sesekali ia melirik kearah dapur sebab setelah masuk Raisha tak kunjung keluar dari sana lagi


;;kamu kenal dengan wanita tadi Raihana ;;(tanya rayzel)


terdiam sejenak Raihana mencuba mencari penjelasan masuk akal tidak mungkin ia memberitahu rayzel bahwa Raisha adalah adik tirinya apa lagi sulit baginya untuk mendekati rayzel..


;;dia Raisha tetangga lamaku sebenarnya aku tidak mengenalnya lebih dekat tapi yang ku tahu dia bukan wanita baik baik;;


;;maksudmu bukan wanita baik baik bagaimana;;


;;dia seorang wanita panggilan aku heran kenapa pemilik kafe ini mau menarima perampuan kotor sepertinya untuk berkerja disini apa tidak takut kafenya ketiban sial;;


ada sedikit keraguan dihati rayzel mendengar nada sarkas raihana jauh dari desar hatinya berkata Raisha tidak seburuk itu kerana dirinya adalah orang pertama yang menyentuh Raisha bahkan rayzel yakin bahwa Raisha balum pernah berciuman sebalumnya...


;;kenapa kamu seyakin itu;;


;;tentu saja aku yakin aku pernah lihat dia pergi dengan laki laki yang sudah cukup berumur kemana lagi kalau bukan ke hotel;;(tambah Raihana)


lagi rayzel terdiam tangannya terkepal di bawa meja pikirannya melayang kemana mana sempat terpikir dibenak bahwa anak didalam kandungan Raisha adalah benihnya kerana malam itu rayzel memang tidak menggunakan pengaman...


tetapi jika Raisha memang wanita panggilan bisa saja ia hamil dengan laki laki lain bukan?..


;;tidak itu pasti bukan anakku dia pasti hamil dengan laki laki lain seperti kata Raihana;;(rayzel meyakinkan diri hati)


"""


mobil yang ditumpangi rayzel melaju dikeramaian jalan sejak pertemuan dengan Raisha tadi ia jadi lebih banyak diam bahkan saat membicarakan pekarjaan rakan bisnisnya ia lebih banyak melamun dan membuat Raihana repot...


;;kita kemana sekarang;;(pertanyaan j-hope membulayarkan lamunan rayzel j-hope adalah sepupuh sekaligus asisten pribadinya)


;;ke apartemen aja;;


;;tapi tante Rina beberapa kali menghubungiku dan menanyakan keberadaanmu sudah beberapa hari kamu tidak pulang ke rumah;;


Rayzel menghembuskan nafas penjang ia sudah tahu tujuan mamanya mencarinya sudah pasti membahas soal perjodohan hal itulah yang membuat rayzel kadang melas pulang ke rumah..


;;aku akan pulang nanti;;

__ADS_1


;;aku harus bilang apa kalau mama kamu menelpon lagi;;


;;bilang saja aku sibuk;;


sekarang giliran j-hope yang frustrasi jika sang nyonya besar menghubungi durinyalah yang paling sering repot mencari alasan..


;; sebenarnya apa susanya menarima perjodohan yang ditetapkan mama kamu? mama kamu pasti memilih wanita yang baik untuk anaknya;;


;;aku balum siap menikah;;(selalu kelimat itu yang diucap rayzel jika ditanya nikah)


rayzel berdecak melas untuk saat ini hatinya benar benar kosong menikah bukanlah tujuan utama hidupnya selain itu ia masih betah melajang


;;aku balum menamukan wanita pas;;


j-hope menatap heran sebenarnya tidak sulit bagi rayzel untuk mencari jodoh ia dikelilingi wanita wanita cantik dari perbagai kalangan namun sejauh ini balum ada yang berhasil merabut hatinya j-hope sampai heran sebenarnya wanita seperti apa yang bosnya inginkan


;;kalau begini terus kamu bisa menjadi bujang lapuk;;


Raihana tiba dirumah setelah pertemuan dengan klien kafe tempat Raisha berkerja sebenarnya ia masih. merasa penasaran dengan Raisha namun kerana merasa berada ditempat umum sehingga ia menahan diri....


selain itu setelah masuk kedapur membawa pecahan gelas Raisha tidak memunculankan diri lagi mungkin sudah pergi lewat pintu belakang...


;;bu tadi aku bertemu dengan Raisha;;(ucap Raihana sembil menjatuhkan tubuhnya disofa kemudian kemudian melepas sepatu dan menyandarkan punggungnya)


bu Farah yang sedang asik dengan tayangan TV sejenak melirik putrinya..;;oh ya bertemu dimana;;;


;;disalah satu kafe dia jadi pelayan disana;;


bu Farah tampak tak begitu terkejut memang Raisha bisa kerja apa kalau tidak jadi tukang bersih bersih pasti jadi pelayan apa lagi ia hanya berbekal ijazah SMA sudah pasti sulit mencari pekarjaan bagus..


;;ibu pasti terkejut kalau aku kasih tahu sesuatu tentang Raisha;;(Raihana tampak bersemangat membuat ibunya itu penasaran)


;;sesuatu apa?;;


;;Raisha hamil bu;;


informasi yang diberikan Raihana


membuat bu Farah melebarkan kelopak matanya tentunya berita ini membuatnya cukup terkejut


;;hamil;;


Raihana mengangguk cepat ia kemudian tertawa geli membayangkan pertemuannya dengan Raisha tadi..


;;aku penasaran Raisha hamil anak siapa setahu aku dia kan balum menikah;;


;;apa jangan jangan dia hamil sama tuan din si tua bangka itu malam itu kan Raisha Raisha disewa tuan din;;(sahut bu Farah)


;;bisa jadi sih ah seharusnya tadi aku ucapkan selamat atas kehamilannya;;


gelak tawa Raihana kembali menggema setelah mengucapkan kelimat itu malang sekali adik tirinya itu harus mengandung benih dari pria tua bangka gendut dan jelek seperti tuan din

__ADS_1



__ADS_2