
sejak pertemuan dengan Raisha kemarin Rayzel tak dapat lepas dari bayang bayang wanita itu selalu saja menghantui dan mengikutinya kemanapun..
sekeras apa pun Rayzel berusaha membuang Raisha dari pikirannya tetap tak bisa bahkan semalam ia bermimpi melihat Raisha mengendong bayi laki-laki tangisan melengking itu sampai terngiang-ngiang di telinga..
;;aku pasti sudah gila.kenapa dia selalu ada di pikiranku;;
Rayzel baru tersedar dari lamunan saat mendengar bunyi Klakson yang berasal dari kenderaan di belakang saat ini ia sedang dalam perjalanan pulang kerumah sebab mamanya sejak kemarin terus menghubungi dan memintanya untuk pulang..
Rayzel pun menekan pedal gas hingga mobil melaju dikeramaian jalan. berselang 15 minit perjalanan ia tiba dirumah keluarga alixmawan yang mewah dan megah kedatangannya pun disembut mama vina wanita paruh baya yang selalu tampak muda dan cantik itu tersenyum sembil memaluk putranya..
;;kamu dari mana aja Ray kenapa empat hari ini kamu tidak pulang dan susah dihubungi;;
empat hari ini Rayzel menginap diapartemen miliknya untuk menanangkan diri padatnya pekarjaan akhir akhir ini membuatnya penat sehingga butuh waktu untuk mengistirahatkan tubuhnya...
;;lagi banyak perkerjaan mah. mama kan tahu seperti apa aku kalau sedang berkerja;;
;;iya sudah tidak apa apa yang penting kamu jangan dekat dekat dengan sembarangan wanita. mama tidak mau kamu salah pilih istri;;
selalu saja itu yang dibahas mamanya hampir setiap bertemu ia selalu memperingatkan Rayzel agar hati hati dalam memilih istri sudah beberapa kali pula mamanya mencuba menjodohkan Rayzel dengan anak teman sosialitanya namun gadis gadis cantik ditolak Rayzel mentah mentah..
mama vina sampai khawatir jika anaknya itu seorang penyuka sesama jenis oh tidak memikirkan itu saja mama vina sudah ketakutan..
;;Ray kapan si kamu mau menikah? mama sudah tidak sebar mau gendong cucu dari kamu;;(mama vina mengekor dibelakang Rayzel yang sedang menujuh ruang tengah)
;;mah sudah berapa kali aku bilang untuk saat ini aku balum mau menikah;;
;;tapi kamu sudah dewasa dan sudah matang untuk menikah kamu tunggu apa lagi sih nak;;
;;balum ketemu calon yang pas;;(jawab Rayzel datar)
bibir mama vina mengerucut agak kesal dengan tingkah putranya itu ;; yang pas itu yang seperti apa Ray biar mama bantu carikan untuk kamu;;
tiba tiba Rayzel terdiam entah mengapa malah Raisha yang sekatika muncul dipikirannya namun ia membuang jauh jauh pikiran konyol itu..
;;yang tidak cantik dan tidak glamor;;
Rayzel tahu calon calon yang akan dipilih mamanya pasti berasal dari keluarga kaya sepadan dengan mereka..
;;maksud kamu gadis jelek dan kolot begitu;;(mata mama vina menyipit curiga)
Rayzel menjawab dengan anggukan kepala
;;ya ampun Rayzel satriya alixmawan kamu itu anak laki-laki mama satu satunya kamu harus cari jodoh yang benar-benar baik jangan sembarangan wanita;;(pekik wanita itu)
jantungnya terasa kembang kempis jika sudah membahas masalah jodoh dengan Rayzel..
;;kenapa kamu tidak dekati Raihana saja sih dia itu wanita yang manis cantik dan mama suka sama dia;; tambahnya)
tadinya mama vina mendekati Raihana hanya untuk mengorik informasi tentang wanita-wanita yang dekat dengan Rayzel tak disangkah ia dan Raihana memiliki kegemaran yang sama malah jadi dekat dan kadang menghabiskan waktu bersama Raihana sengat pandai mencuri perhatian wanita itu..
;; Raihana sekretaris ku;;(Rayzel menatap mamanya dengan kerutan tipis didahi)
;;iya;;
Embusan nafas Rayzel terdengar berat kalau berbicara soal jodoh Rayzel memiliki kriteria sendiri yang tidak bisa di tawar tawar sejujurnya ia tidak menyukai wanita karier istrinya nanti harus fokus mengurus suami dan anak bukan berkerja..
biasanya wanita yang bisa berkerja akan mengabaikan tanggung jawab sebagai istri dan ibu dan Rayzel tidak ingin itu terjadi dalam rumah tangganya kelak ia ingin istri dan anaknya bergantung kepadanya saja..
;; kenapa harus Raihana mah apa tidak ada wanita lain lagi;;
;;memang Raihana kenapa mama rasa dia calon istri ideal untuk kamu dia cantik pintar dan berkelas Raihana masuk kriteria calon menantu dikeluarga kita;;
__ADS_1
Rayzel tak lagi menganggapi ucapan mamanya jika ini diteruskan mungkin mereka akan berdebat panjang dan Rayzel tidak pernah sanggup jika harus berdebat dengan mamanya..
;;oh ya malam ini mama undang Raihana untuk makan malam di rumah kita mama harap kamu bisa membuka mata dan hati kamu;;
Rayzel melonggarkan dasi melilit kerah kemeja saat ini ia benar-benar sedang melas berbicarakan soal jodoh..
;;sudah ah aku mau mandi dulu gerah;;
tanpa menunggu jawapan mama vina Rayzel sudah melangkah menujuh kamarnya yang berada dilantai atas..
menghabiskan beberapa minit dalam berendam di air hangat tubuhnya yang lelah menjadi lebih segar setelah mandi..
******
*****
Rayzel masih terfokus dengan layar laptop ketika terdengar ketukan pintu. beginilah kesaharian Rayzel saat pulang kerumah ia akan lebih banyak menghabiskan waktu dikamar dan melanjutkan pekerjaan..
;;masuk tidak dikunci;;(ujarnya)
pintu pun terbuka dan memunculkan seorang asestin rumah tangga Rayzel hanya melirik sekilas lalu kembali terfokus dengan layar laptop..
;;permisi tuan Ray makan malam sudah siap tuan Rayzel sudah ditunggu ibu dibawah;;
;; sebentar lagi bik bilang ke mama saya akan turun kebawah dalam 10 minit;;
;;baik tuan saya permisi;;
setelah kepergian bik Nani Rayzel mematikan laptopnya dan kemudian menujuh ruang makan disana sudah ada Raihana dan mama vina dan keduanya tampak sedang mengobrol seru entah membicarakan apa tanpa kata Rayzel bergabung dimeja makan ia bahkan tak melirik Raihana sedikit pun..
;;selamat malam Rayzel;;(ucap Raihana seraya mengumbar sanyum sejak beberapa bulan ini Raihana tak lagi memanggil Rayzel dengan sebut tuan jika diluar kantor Rayzel sendiri tak mermasalahkan lebih tepat tidak peduli..
;;kamu kok cuma jawab hemm hemm yang benar Rayzel;;
;;maaf mah lagi Sariawan;;(mama vina benar benar kehilangan akal sehat menghadapi putranya itu)
Rayzel sama sekali tak melirik Raihana padahal malam ini Raihana tampil maksimal dengan dress warna pink navy semua benda yang melekat ditubuhnya adalah barang barang branded yang mahal tentu saja makan malam ini ia manfaatkan untuk tampil secantik mungkin kalau bisa ia harus membuat Rayzel dan mamanya terpesona..
;;kamu cantik sekali malam ini;;(puji mama vina)
;;makasih tante;;(balasnya dengan sanyum);;tante juga cantik dan anggun;;
Raihana melirik menu yang tersedia dimeja makan menu makan malam di rumah orang kaya memang sengat berbeda terkesan mahal dan lezat..
makan malam pun berlangsung dengan obrolan mama vina dengan Raihana sementara Rayzel lebih banyak diam ia terkesan tidak peduli dengan obrolan dua wanita itu..
;;oh ya Raihana orang tua kamu dimana kenapa kamu tidak ajak makan malam bersama kita;;(pertanyaan dari mama vina membuat Raihana hampir tersedak makanan yang baru saja akan ia telan)
sejak ia menenggak air putih lalu mengusap bibirnya dengan tisu;;orang tua saya tinggal di luar negara tante. papi saya punya perusahan tambang dan sejak papi meninggal mami yang urus;;
;;orang tua kamu punya perusahan diluar negara;;(mama vina tampak terpukau)
(Raihana mengangguk sembari mengulas senyum);;iya tanta;;
;;tapi kalau orang tua kamu punya perusahan sendiri kenapa kamu mau kerja jadi sekretaris diperusahan Rayzel kenapa tidak bantu mami kamu mengurus perusahannya saja;;
lagi pertanyaan itu membuat Raihana terdiam selama beberapa saat mama vina memang tergolong ibu ibu kepo ia akan menanyakan apapun untuk memuaskan keingintahunya..
;;saya cuma ingin cari pengalaman kerja tenta;;
;;wah bagus sekali sayang tante kagum sama kamu Mandiri dan tidak memanfaatkan fasilitas dari orang tua;;(mama vina melirik putranya);;tuh Ray Raihana kurang apa cuba? sudah cantik pintar Mandiri lagi;;
__ADS_1
Rayzel tak menganggapi ucapan mamanya. membuat Raihana mengerucutkan bibir kesal dengan sikap Rayzel yang dinilainya sengat jual mahal..untung ada mama vina yang sengat baik kepadanya dan selalu mendukung..
Raihana baru saja akan menyeruput secangkir teh hangat ketika hal tak terduga terjadi bola matanya membulat penuh saat menatap salah satu ART yang sosok ART itu ternyata adalah bu Farah ibunya..
selama ini memang Raihana mengetahui bahwa ibunya berkerja sebagai seorang asisten rumah tangga dirumah orang kaya namun ia sama sekali tak menyangkah bahwa ternyata ibunya berkerja di rumah keluarga alixmawan
;;huk huk huk;;(Raihana terbentuk betuk akibat tersedak teh)
bu Farah juga baru menyadari keberadaan Raihana dirumah itu pun sama terkejutnya..
;;kamu kenapa Raihana;;(tanya mama vina)
;;tidak apa apa tante;;(sekilas Raihana melirik bu Farah jantungnya seperti hendak terlepas dari dadanya apa lagi saat ini bu Farah sesekali menatap kearahnya Raihana benar benar ibunya tidak sembarangan bicara dan membongkar semua kebohongannya.. melalui gerakan mata Raihana memberi isyarat kepada sang ibu langsung ditangkap wanita itu..
;;oh ya Raihana kasih tahu tante kalau mami kamu pulang ke Indonesia ya. tante pengen kenal sama mami kamu supaya kita lebih dekat lagi;;(pinta mama vina)
;;iya tante;;(balas Raihana yang tiba-tiba sungkan)
*****
setelah makan malam mereka menghabiskan waktu diruang keluarga Raihana diam diam beranjak menujuh dapur sembil celingukan mencari ibunya kebetulan mama vina sedang mengobrol serius tentang masalah perusahan..
begitu tiba didapur terlihat bu Farah sedang membersihkan peralatan makan Raihana menarik tanga ibunya itu menujuh sudut ruangan sembil memperhatikan sesekali keadaan sekitar demi memastikan tidak ada yang melihat mereka disana..
;;apa sih kamu Raihana;;(,pekik bu Farah kesal)
;;Sttt!;; (Raihana meletakkan jari didepan mulut);;bu jangan sampai mamanya Rayzel tahu kalau aku anak ibu aku bisa malu dan rencana ku bisa berantakan;;(bisik Raihana membuat bu Farah membulatkan mata)
;;kamu malu mengakui ibu sebagai ibu kandung kamu;;
;;maksud aku bukan begitu bu untuk mendapatkan Rayzel aku harus berpura-pura jadi anak orang kaya kalau tante vina tahu aku anak pembantu mana mau dia menjodohkan Rayzel dengan aku;;(ujarnya)
ucap Raihana pun membuat bu Farah terkejut.;;jadi bos kamu yang selama ini ceritain ke ibu itu tuan rayzel iya;;
;;iya bu;;
bu Farah tampak lebih terkejut kebetulan sekali bos Raihana ternyata adalah bos ibunya juga..
;;jadi sekarang bagaimana;;
;;iya ibu harus diam dan jaga rahsia;;(ujar Raihana menekan);;lagian kenapa ibu tidak cari tempat lain untuk berkerja sih kenapa harus dirumah keluarga Rayzel;;
;;mana ibu tahu kalau tuan Rayzel itu bos kamu;;
(Raihana mendesa kesal);;iya sudah sekarang aku minta ibu berhenti dan mencari perkarjaan ditempat lain;;
;;tidak bisa Raihana ibu punya banyak hutang sama bu vina kalau kamu punya uang sana bayarin hutang ibu;;
;;memang berapa hutang ibu sama tante vina;;
;;80 juta;;
sebenarnya uang itu dipinjam pinjam bu Farah untuk tambahan Raihana saat ingin membeli sebuah mobil sedangkan uang satu miliyar yang didapatkan hasil menjual Raisha telah habis untuk membeli rumah baru dan memanuhi kebutuhan Raihana yang lain..
;;aku mana punya uang sebanyak itu bu;;
Selama ini gaji Raihana digunakan untuk memanuhi gaya hidupnya yang berlebihan atau pergi kesalon untuk kecantikan untuk melakukan perawatan tubuh dan wajah yang mahal bahkan sampai rela menghutang sana sini hanya untuk menunjang penampilan... Raihana yang tidak ingin ketahuan sebagai anak orang susah nekat melakukan berbagai cara untuk terlihat cetar...
;; Raihana sedang apa kamu disini;; (suara mama vina yang tiba-tiba muncul dari belakang membuat Raihana terlonjak)
__ADS_1