Hanya Satu Malam

Hanya Satu Malam
bab 29


__ADS_3

Raisha terhempas kesar membentur dinding dan menciptakan rasa ngilu di sekujur tubuhnya. pakaiannya telah sobek di beberapa bagian. kening dan sudut bibirnya mengeluarkan darah.


tendangan yang tadi ia layangkan kearah ************ Roni membuat lalaki itu naik pita. tak terima dengan penolakan Raisha. Roni kehilangan kendali sehingga melakukan tindakan yang lebih brutal. Raisha di tampar. di jambak. dan di tarik pakaiannya hingga sobek.


Raisha masih berdiri di sudut ruangan dengan tubuh gemetar. ingin berteriak meminta tolong pun akan percuma. rumah bu Rini cukup berjarak dengan rumah lain sedangkan Paviliun yang ia tempati cukup jauh ke belakang. berteriak pun mustahil jika ada yang mendengar. kini Raisha hanya berharap akan ada sebuah keajaiban yang menyelamatkannya dari cengkeraman pria kejam ini.


;; desar perampuan tidak tahu di untung! sudah syukur aku mau memberimu uang! dari pada kamu hidup terlunta-lunta di luar sana!;;


;; tidak. tolong jangan. mas! tolong lepaskan saya!;; Raisha kembali memohon. sepenuh hatinya tidak akan pernah rela jika tubuhnya harus ternoda untuk kedua kali. cukuplah Rayzel yang meninggalkan noda hitam dalam kehidupannya..


;; sayang sekali. Raisha. kamu sudah membuatku marah dan kamu harus menerima hukuman.;; dengan gerakan cepat. Roni merai lengan Raisha. menghempas tubuh lemah itu hingga terjerembab ke lantai..


kening Raisha terbentur hingga meninggal tanda kemerahan. ia melihat putranya yang sejak tadi terus menangis. suara bayi mungil itu mulai terdengar lemah. dengan sisa tenaga yang di miliki. Raisha menyeret tubuhnya mendekat kearah bayi itu. namun. lagi-lagi Roni menghalangi..


;;Ayo. Raisha. puaskan aku dan kamu akan mendapatkan uang!;; sepanjang mata Raisha terpejam. ia menjerit sekuat tenaga. kedua tangannya memukul-mukul tubuh lalaki itu..


Roni baru akan membenamkan bibirnya di lekukan leher Raisha sekatika merasakan tarikan kuat pada punggungnya. tubuh besar lalaki itu pun terpental ke sudut ruangan. dengan gerakan cepat ia langsung bangkit. bola matanya menyala memancarkan amarah ketika menatap seorang pria asing yang tiba-tiba menerobos masuk ke rumah dengan mendobrak pintu.


sedangkan Raisha yang masih syok. perlahan bangun. dengan tubuh lemahnya bersandar di dinding. ia baru tersedar setelah mendengar suara tangis bayi. cepat-cepat wanita itu beranjak kearah bayinya. mendekap erat di dadanya sembil terisak-isak..

__ADS_1


;;siapa kamu!;; suara teriakan Roni menggema.


Rayzel tak menyahut. kedua tangannya terkepal sempurna. rahangnya mengetat dengan tetapan tajam. menghujam. tanpa kata. Rayzel merangsek maju. menghantamkan kepala tinjunya bertubi-tubi ke wajah dan perut. tanpa ampun..


Roni bahkan merasakan gigi dan Rahangnya hampir rontok di ajar habis-habisan oleh pria itu. Rayzel tak memberinya celah untuk sekedar membalas atau melindungi diri. bak seekor singa yang hendak memangsa lawan..


;;Hey. jangan semberangan di rumah orang! saya bisa laporkan kamu Karna penganiayaan.;;


tak peduli. Rayzel kembali menghantam Roni dengan pukulan bertubi-tubi. menyerang membabi buta ke bagian mana pun yang terjangkau oleh kepalan tinjunya. ia mencengkram kerah kemeja Roni dan memaksanya berdiri..;; berani sekali kamu menyentuh wanita ku dengan tangan kotor mu!;;


Roni tersentak. ia menatap lalaki itu sembil menebak apa hubungannya dengan Raisha. mengapa ia menyebut Raisha sebagai wanitanya? siapa dia? dari penampilannya saja. Roni dapat menebak bahwa lalaki itu bukan orang semberangan. namun. Roni tak sempat lagi untuk berpikir lebih jauh. kerana saat ini dirinya sedang di aniaya dengan brutal..


Rayzel berdecih menatap lembaran tersebut. kemudian melirik Raisha yang terisak-isak memaluk bayinya. fitnah Roni itu. mana mungkin Rayzel akan percaya. jika memang Raisha menginginkan uang. ia bisa memintanya dari Rayzel. tapi nyatanya. jangankan minta uang Raisha justru melarikan diri tanpa membawa uang satu sen pun.


Amarah Rayzel pun semakin memuncak tak kala mendapati pakaian Raisha sobek di beberapa bagian. dengan sudut bibirnya yang berdarah. balum lagi tangisan baby boy terus terdengar. pemandangan ini benar-benar menyayat hatinya..


;;kamu pikir aku akan percaya!;; (Rayzel mencengkram kerah kemeja Roni lebih kuat);;aku tidak akan membiarkan mu keluar hidup-hidup dari rumah ini!;; kepalan tinju Rayzel kembali menghantam tubuh Roni. tak ada ampun bagi sesiapa pun yang telah menyakiti ibu dan anaknya..


;; Ampuni saya tuan!;; lirih Roni. serangan Rayzel seolah sanggup melumpuhkan syaraf-syarafnya membuat nafasnya tersengal hebat. seolah pasukan oksigen yang tersedia tak cukup untuk bernafas..

__ADS_1


dengan hitungan minit. j-hope sudah datang setelah mendengar suara keributan dari dalam rumah. Apa yang tersaji di hadapannya membuat lalaki itu terkejut. Raisha terduduk sembil menangis memaluk bayinya dengan dengan penampilan acak-acakan sedangkan Rayzel sedang memukuli seorang pria..


j-hope yang balum tahu duduk perkaranya itu langsung mendekati sang bos. mencuba menjadi penengah dalam perkelahian itu..;; sudah cukup Ray! dia bisa mati kalau kamu hajar terus!;;


Rayzel menghempas tangan j-hope yang cuba menahannya..;; minggir! aku memang sedang ingin membunuh menusia brengsek ini.;;


kemarahan Rayzel layaknya gunung berapi yang siap memuntahkan lahar panas. meledak-ledak dan tak terhentikan. bagaimana tidak.Roni berniat melecehkan dan menganiaya Raisha. padahal wanita itu baru bulan lalu menjalani operasi. tentu saja kondisi fisiknya balum pulih. bekas operasinya mungkin masih meninggalkan rasa sakit meskipun terlihat kering di luar..


;; jangan halangi aku!;; bentak Rayzel.


;;aku mengerti kamu marah. tapi untuk sekarang yang terpenting adalah membawa Raisha keluar dari sini.;;(j-hope masih berusaha membujuk tubuh Rayzel ia tahan sekuat tenaga.);; lihat. dia kelihatan sengat ketakutan!;;


membuang napas panjang. Rayzel melirik beberapa anak buahnya. tetapan lalaki itu masih sama tajam dan penuh Amarah. seperti mampu membelah tubuh yang di tetapnya menjadi dua bagian..


;;habisi menusia tidak berguna ini! berani sekali dia berusaha menyentuh Raisha dan malah memfitnahnya!;;



__ADS_1



__ADS_2