Hanya Satu Malam

Hanya Satu Malam
bab 13


__ADS_3

Apa yang ditemukan Rayzel membuatnya nyaris kehilangan akal sehat. untuk beberapa saat ia seperti kehilangan kemampuannya untuk berpikir. duduk terpaku ditempat dengan pikiran menerawang jauh..


dunia memang sempit. ternyata orang yang dicari berada tepat didepan mata. Rayzel benar-benar tak pernah menyangkah bahwa ibunya Raisha adalah wanita yang telah bekerja di rumahnya sebagai ART Selama beberapa tahun belakang ini..


suga masih melayangkan tetapan penuh tanya kearah sang bos. sebab sejak lima minit lalu Rayzel masih diam seribu bahasa. seolah sedang memikirkan sesuatu yang sedemikian berat..


;;tuan;;(panggil lalaki itu);;anda mengenal wanita di dalam foto itu;; suga memberanikan diri mengulang pertanyaan itu..


Rayzel menarik napas dalam-dalam demi mengembalikan fokusnya. ia menganggukkan kepala setelahnya.;;iya aku mengenalnya kamu pasti tidak akan percaya kalau aku beritahu siapa wanita ini;;


ada kerutan di kening suga berusaha menebak dalam hati siapa wanita itu sampai sang bos terlihat sengat syok setelah melihatnya..;;memangnya dia siapa;;


;;bik Farah salah satu asisten rumah tangga yang bekerja di rumah ku;;


sontak saja kelopak mata suga membulat penuh sekarang dirinya yang tampak syok menggantikan Rayzel. suga memang tak pernah tahu siapa yang bekerja di rumah pribadi sang bos. sebab selama bekerja untuk Rayzel ia sama sekali balum pernah menginjakkan kaki ke rumah pribadi bosnya..


;;anda yakin;; tanyanya hendak memastikan barangkali saja hanya mirip sebab foto tersebut dalam perkiraan foto lama yang diambil lebih dari sepuluh tahun lalu..


;;aku yakin. wanita di dalam foto ini memang bik Farah;; punggung tegapnya ia sandarkan pada kursi sama sekali tak pernah terlintas dalam pikirannya akan menamukan kebatulan konyol dan mengejutkan seperti ini..


setahu Rayzel bik Farah adalah seorang janda dan memiliki anak perempuan. Rayzel tahu hal itu ketika tiba-tiba mama vina memintanya memberi 80 juta kepada bik Farah dengan alasan untuk biaya operasi putrinya yang sakit. Rayzel yang kala itu merasa iba tanpa pikir panjang memberikan uang 100 juta kepada bik Farah..


Tetapi kejadian ini berlangsung balum lama ini. bahkan jauh setelah Rayzel membeli Raisha seharga satu miliyar. lalu. uang satu miliyar itu di kemanakan Rayzel seperti sedang berada di dalam sebuah labirin yang tak memiliki jalan keluar. namun. di titik ini ia sedar bahwa bik Farah sedang berbohong tentang anaknya yang sakit. kerana menurut informasi yang ditemukan suga sebalumnya. Raisha tinggal sendiri tanpa keluarga...


;;jadi bagaimana sekarang. anda akan menanyakan langsung pada wanita itu;;


;; tidak jangan tergesa-gesa. selidiki semua dengan hati-hati. dan jangan sampai ada yang curiga;;


;;baik;;(ucap suga);;saya benar-benar tidak habis pikir. bagaimana seorang ibu bisa menjual anaknya sendiri;;


;;aku juga ingin tahu apa alasannya. apa mungkin Raisha bukan Anak kandung;;


;;mungkin saja. kalau ibu kandung tidak mungkin tega kan;;


Rayzel mengangguk. ucapan suga ada benarnya. binatang buas sekalipun masih memiliki naluri untuk melindungi anaknya..


;; kalau begitu selidiki semuanya! informasi sekecil apapun segera laporkan! cari tahu juga kemana uang satu miliyar yang kuberikan untuk Raisha malam itu;;


;;baik tuan;;


suga mohon pamit. ia akan melanjutkan penyelidikannya. tepat setelah suga keluar dari ruang kerja Rayzel j-hope datang menghampiri dengan membawa beberapa berkas..


Rayzel Merai map pemberian j-hope dan meletakkan diantara tumbukan map lain..


;;Bisakah kamu siapkan kamar bayi diapartemenku? Raisha dan anakku akan tinggal di sana setelah keluar dari rumah sakit;;


bola mata j-hope melotot setelah mendengar perintah itu..;; maksudnya Raisha juga akan tinggal di apartemen mu;; tanyanya hendak memastikan. barangkali saja tadi talinganya salah dengar atau mulut Rayzel yang salah ucap..


;;iya;;(jawab Rayzel cepat);; kenapa reaksimu berlebihan seperti itu;;


;; tidak aku hanya terkejut. soalnya semalam kamu seolah berkata mau anaknya saja. apa sekarang kamu berubah pikiran dan mau ibunya juga.?;; pertanyaan itu membuat Rayzel berdecak kesal..


;; kenapa pertanyaan mu banyak sekali;;


j-hope terkekeh. semalam Rayzel memang memborong hampir seisi toko. box bayi ayunan dan mainan lengkap. ia hanya membawa pelangkapan yang akan digunakan selama di rumah sakit sisanya masih disimpan di toko..


;; kenapa kamu tiba-tiba berubah pikiran? apa sesuatu terjadi;;


Rayzel mengangguk. ia mulai bercerita tentang temuan suga tadi. bahwa ternyata Raisha adalah anak bik Farah j-hope pun menunjukkan reaksi yang sama terkejutnya dengan Rayzel siapapun tidak akan menyangka..


;;kamu yakin suga tidak salah memberi informasi;; tanya j-hope..


;; memangnya sejak kapan suga bisa salah memberi informasi;;


j-hope membenarkan ucapan Rayzel dengan anggukan kepala ..;;bisa digorok tante vina dan oma kalau kamu ketahuan menghamili Anak pembantu yang bekerja dirumah kelian sendiri;; (j-hope menjeda ucapannya dengan hela napas);;apa ini artinya kamu akan bertanggung jawab dan menikahi Raisha;;


;; bertanggung jawab tidak harus dengan menikahi kan;;


;sebenarnya Rayzel tidak begitu peduli dengan status sosial. tetapi sebagai pewaris alixmawan grup tentu saja mama dan oma akan mencarikan wanita yang bagus bibitnya..


;;iya kamu benar. setidaknya berikan kehidupan yang layak untuk Raisha dan anaknya dulu;;

__ADS_1


********


Raihana membasuh mukanya dengan air. sudah hampir 30 minit ia menghabiskan waktu di toilet pelakuan Rayzel kepadanya benar-benar melukai perasaan dan harga dirinya sebagai wanita..


Raihana memandangi pantulan wajahnya di cermin. padahal menurutnya ia sengat cantik. bahkan di kantor ini tidak ada staf yang lebih cantik dibanding dirinya. ia menjadi incaran beberapa pria. seharusnya dengan modal kecantikan ini ia bisa mendapatkan Rayzel seperti cerita di novel-novel ketika sang bos jatuh cinta dengan sekretaris yang cantik. tetapi mengapa Rayzel berbeda? mengapa tak sedikitpun Rayzel meliriknya?..


Raihana masih terperangkap dalam sakit hati ketika mendengar suara cekikikan beberapa wanita yang baru saja masuk ke toilet..


;;kasihan sekali si Raihana itu. padahal selama ini dia sudah bercita-cita jadi nyonya bos. tapi akhirnya gagal;; ucap salah seorang wanita..


;; makanya jangan mimpi terlalu tinggi. kalau jatuh kan sakit;; tambah salah satu wanita lainnya..


;;aku tidak bisa bayangkan seberapa malunya dia malam itu. di tinggalkan sama pak Rayzel di punjak acara;;


;; kalau aku jadi Raihana aku akan bunuh diri;;


tawa tiga wanita itu menggema di toilet. tangan Raihana terkepal geram. ingin sekali ia jambak satu persatu rambut wanita-wanita itu. tak tahan ia pun segera membuka pintu dan keluar. tiga wanita yang baru saja membicarakan dirinya itu tampak cukup syok..


;; berani sekali kelian bicara yang tidak-tidak tentangku;; bentak Raihana penuh murka..


tiga wanita itu terdiam. tak menyangkah jika wanita Siluman ini ada di salah satu bilik toilet semuanya pun diam tak ada yang berani melawan...


;;ingat ya pertunangan ku dengan Rayzel tidak batal. tapi hanya ditunda. semalam Rayzel ada urusan penting yang tidak bisa ditinggalkan pertunangan dan pernikahan kami pasti akan tetap di lanjutkan;;


hening sejauh ini tak ada yang berani menyahut


;;dan ingat satu hal lagi begitu aku menikah dengan Rayzel. kelian bertiga akan jadi orang pertama yang kupecat. dengan tidak terhormat ngerti;; Raihana marah lantas keluar dari toilet dengan membenting pintu kesal..


******


Raisha menatap sang perawat wanita yang sedang memariksa kondisi tubuhnya ia terbangun beberapa minit lalu dan merasakan sakit yang menjalar disekitar perut. beruntung sekarang sakitnya perlahan mulai berkurang setelah perawat memberinya suntikan obat..


tangan Raisha yang terasa lemas tak bertenaga bergerak meraba area perut. perut yang biasanya buncit itu. kini tampak rata...


;;suster anak saya dimana;; tanyanya nyaris berbisik..


perawat wanita itu tersenyum ramah.;;anak ibu lahir dengan selamat. meskipun prematur. untuk sekarang sedang menjalani perawatan diruangan khusus bayi.;;


;;laki-laki atau perempuan sus.;; Raisha memang tidak mengetahui Janis kelamin anaknya selama kehamilan. sebab ia tak pernah melakukan pemeriksaan USG kerana keterbatasan biaya..


;; laki-laki;; Raisha menjatuhkan airmata. ingin rasanya ia peluk putranya. tetapi saat terbangun bayi kecil itu tak berada di sisinya. ia benar-benar ingin menjerit..


;;tapi dia baik-baik saja kan;;


;; kondisinya sudah semakin membaik dalam beberapa hari ini semoga secepatnya bisa keluar dari ruang NICU;;


ucapan suster tak langsung membuat Raisha bernapas lega. sekarang wanita itu fokus dengan ruangan tempatnya terbaring. kamar luas ini sama sekali tidak mirip seperti rumah sakit. melainkan terlihat seperti kamar hotel yang mewah. ada beberapa fasilitas di dalamnya yang pasti tidak ada ruang perawatan kelas 3 yang biasa dilihat Raisha..


;; suster. siapa yang bawa saya kesini;;


;; suami ibu yang bawa kesini;;


kening Raisha berkerut tipis. hatinya dipenuhi pertanyaan. suami yang mana? Raisha bahkan balum menikah. Raisha Merinding membayangkan berapa biaya yang akan ia bayarkan. selama beberapa hari dirawat di ruangan ini. sementara ia hanya memiliki uang 25 ribu rupiah didompetnya..


ingatan Raisha berputar pada kejadian sebalumnya. ia tergesa-gesa meninggalkan hotel setelah menyadari acara pertunangan itu ternyata untuk Rayzel dan Raihana satu hal yang jadi pertanyaan Raisha mengapa Raihana malam itu di dampingi wanita asing dan bukan ibunya Raisha lebih terkejut lagi saat mendapati bu Farah berada di dalam gedung hotel namun bukan sebagai ibu dari membelai wanita. tetapi sebagai pekerja yang sedang membantu membersihkan peralatan makan..


;; sebenarnya apa yang terjadi;;(batinnya)


Raisha masih berkutat dengan pikirannya sendiri. ketika pintu ruangan itu terbuka. dalam sekejap suasana ruangan itu terasa mencekam bagi Raisha bagaimana tidak sosok yang paling ditakutinya muncul disana Rayzel satriya alixmawan lalaki yang pernah.mengancam akan meluluh-lantakkan hidupnya tanpa sisa jika berani macam-macam..


tubuh Raisha gementar. dalam hitungan detik keningnya berkeringat kehadiran Rayzel ditempat itu membuatnya menyimpulkan bahwa lalaki itulah yang membawanya kerumah sakit. berbagai pikiran buruk sudah muncul di benak Raisha mengkhawatirkan keselamatan putranya..


Raisha mengalihkan pandangannya kearah lain dan tak berani lagi menatap Rayzel. entah kemana harus untuk mendapatkan tempat yang aman untuk hidup. sekeliling terasa penuh dengan orang jahat..


setelah mengerjakan tugasnya memeriksa. sang perawat tadi keluar dari ruangan meninggalkan Raisha dan Rayzel berdua. ingin sekali Raisha menjerit dan meminta agar tidak ditinggalkan berdua dengan monster ini..


;; bagaimana keadaan kamu;;


Raisha tersentak mendengar pertanyaan itu namun ia menamukan nada ramah dalam suara Rayzel..;; sa-saya baik-baik saja tuan;;ada geteran dalam suara Raisha Kala menjawab pertanyaan Rayzel..


lalaki tampan dengan sejuta pesona itu menarik kursi dan duduk tepat disebelah pembaringan Raisha membuat wanita itu ingin segera berlari kemana saja untuk menghindar. tapi apa daya fisiknya benar-benar lemah. untuk sekadar bergerak pun Raisha kesulitan..

__ADS_1


;;oh ya bagaimana bisa kamu jatuh dari tangga malam itu;;


selama beberapa saat Raisha membungkam mau menjawab takut. diam saja juga takut. Rayzel adalah sosok yang terlalu menakutkan baginya. salah menjawab sedikit saja mungkin Raisha akan menyesal seumur hidup..


;;saya tidak tahu. tuan saya hanya merasa didorong seseorang;;


Rayzel menatap wanita itu secara intens.;; didorong;;


Raisha mengangguk.


;;kamu melihat orangnya;;


;;ti-tidak saya tidak melihat;;


Rayzel terdiam sejenak. sedangkan menarik kesimpulan dalam pikirannya tentang jawapan apa mungkin bu Farah yang sengaja mendorong Raisha. bukankah malam itu bu Farah juga ada di acara pertunangan itu. Rayzel pikir harus menyalidiki rakaman CCTV di hotel.


;;terima kasih kerana sudah menolong saya tuan maaf sudah membuat anda repot saya akan mengganti biaya yang anda keluarkan. begitu punya uang;;


Rayzel tak menyahut dengan kata atau pun senyum melainkan hanya dengan tetapan datarnya..;; sebenarnya ada hal penting yang mau aku tanyakan dan aku ingin kamu jujur;;


Raisha menajamkan pendengaran untuk menyimak..


;;siapa ayah biologis dari anak yang kamu lahirkan;; pertanyaan itu membuat jantung Raisha terpompa lebih cepat. pertanyaan itu seperti sebuah ancaman baginya seorang Rayzel satriya alixmawan mana mungkin sudi memiliki anak dengan wanita tidak layak dan miskin sepertinya paling Rayzel akan mencelakai putranya jika tahu..


sepasang mata Raisha terpejam berusaha menahan rasa sakit yang menyiksa;;bukan anda tuan saya hamil dari laki-laki lain saya mengatakan yang sebenarnya;;


Rayzel tidak terkejut lagi mendengar jawapan Raisha ia sudah menduga jawapan seperti itu yang akan berikan. Rayzel tidak akan memaksa. namun akan membuktikan dengan tes DNA meskipun tanpa sepengatahuan Raisha..


;;oh ya dimana keluarga mu. aku mau menghubungi keluarga mu untuk memberitahu bahwa kamu disini tapi kamu tidak memiliki hp;;


Raisha merasakan hatinya bak disayat sembilu pertanyaan Rayzel mengingatkan Raisha akan kesendirian Raisha sebatang kara di dunia ini tidak memiliki siapapun untuk bersandar atau sekadar mengadu..


;;saya tinggal sendiri. saya sudah tidak punya siapa-siapa lagi tuan;;


;;jadi siapa yang menjualmu malam itu. dan kenapa malam itu dibadan mu banyak bekas lebam;;


Raisha bungkam sekatika. hanya bola matanya yang dipenuhi cairan bening. dan Rayzel melihat itu. entah mengapa hati Rayzel ikut berdenyut nyeri melihat pancaran luka dari sepasang mata Raisha..


;; baiklah tidak usah jawab aku tidak akan memaksa;;


*****


pengakuan Raisha penyababnya terjatuh di eskalator menimbulkan tanda tanya di pikiran Rayzel demi membuktikan kecurigaan lalaki itu mendatangi pihak hotel untuk meminta diputarkan rakaman CCTV..


bersama j-hope Rayzel kini sudah berada diruang kendali hotel yang diambil perbagai sudut..


;; kira-kira pukul berapa kejadiannya;; tanya sang petugas hotel..


Rayzel dan J-hope saling pandang. jika ditanya jam berapa pastinya mungkin mereka tak tahu..


;;aku tidak begitu ingat. tapi antara pukul tujuh sampai pukul delapan;; ucap Rayzel..


pria yang duduk dikursi itu mulai memutar rakaman di jam yang diminta Rayzel terlihat suasana hotel sengat ramai oleh para temu dahi Rayzel sempat berkerut ketika menamukan potongan dimana Raihana dan mami Tasha berbicara didepan pintu masuk dengan bik Farah Raihana bahkan sempat memaluk bik Farah..


;;kamu tidak merasa aneh dengan interaksi mereka.;;tanya Rayzel..


j-hope turut melihat rakaman yang ditunjuk Rayzel..;; sepertinya biasa saja bukan kan bik Farah itu memang bekas pembantunya Raihana.mungkin Raihana dan maminya sedang menyapa bik Farah;;


Rayzel mengangguk pelan. namun kemudian teringat pada pertemuan pertama dengan Raisha di kafe tempatnya berkerja.;;tapi Raihana pernah mengatakan bahwa Raisha adalah bekas tetangganya kalau Raisha adalah anak bik Farah berarti sebalumnya mereka pernah bertetangga kan;;


Rayzel mengasah otak. mencuba menyimpulkan hal aneh yang ia temukan rasanya sengat ganjil jika Raihana terkesan sengat menghormati bik Farah tetapi disisi lain sengat membanci Raisha yang katanya wanita panggilan..


hingga akhirnya perhatian Rayzel tertujuh pada layar monitor memperlihatkan detik-detik Raisha keluar ballroom dengan terburu-buru mata Rayzel berkilat marah.kala menamukan bik Farah mengikuti Raisha dan mendorongnya hingga terjatuh terguling di eskalator..


kedua tangan Rayzel mengepal kuat hingga pembuluh darahnya tampak menonjol amarah membuatnya tubuhnya terasa penas bak dilahap api apa lagi selepas mendorong Raisha ia berlalu begitu saja..


;;Bangsat! ibu macam apa dia;; Rayzel menggerutu geram..


j-hope melirik Rayzel. ia Merinding. pasalnya balum pernah sebalumnya j-hope melihat Rayzel semarah ini meskipun terkesan sedikit angkuh dan dingin. namun Rayzel adalah tipe orang yang pandai mengendalikan amarahnya..


;;dia bukan hanya membunuh Raisha. tapi juga hampir mencelakai anakku lihat saja bagaimana aku akan membalasnya;;

__ADS_1


__ADS_2