I Love My Best Friend

I Love My Best Friend
Episode 10


__ADS_3

Keesokan paginya…


Aku terbangun dari dari tidurku. Lalu bangkit dari ranjang kemudian menuju kamar mandi untuk mandi. Setelah selesai mandi, aku pun langsung memakai seragam sekolahku. Kemudian merapikan rambut dan mengambil parfum kemudian menyemprotkan ke badanku. Setelah itu aku pun duduk di ranjang lalu mengambil Handphone milikku dan mengirim pesan pada gadis kesayanganku, Diana. Ya, aku selalu mengirim pesan untuk menyapanya.


Send to : Dianaku sayang


Pagi sayang…Gimana tidurmu malam ini, nyenyak kah..? Apakah kamu memimpikan aku semalam..?


Aku pun tersenyum membaca pesan yang kukirim untuk Diana. Lalu tak lama kemudian, Diana pun membalas pesanku.


From : Dianaku sayang


Pagi juga Daffa. Nyenyak dong. Aissh..Ngapain aku memimpikanmu, kurang kerjaan tau. Lalu bagaimana dengan kamu sendiri, apakah tidurmu nyenyak..? Atau jangan-jangan kamu yang memimpikan aku..?


Aku pun tertawa melihat pesan dari Diana. Ya memang benar aku selalu memimpikannya di dalam tidurku. Kemudian aku pun membalas kembali pesan pada Diana.


Send to : Dianaku sayang


Ya, kau benar sayang. Aku selalu memimpikan kamu dalam tidurku. Wajahmu yang cantik itu selalu datang dalam mimpiku. Tidurku pun menjadi nyenyak karena dirimu.


Lalu tak lama setelah itu datanglah balasan pesan dari Diana. Aku pun langsung membuka dan membacanya.


From : Dianaku sayang


Hahaha…Sudah aku duga kalau kamu sering memimpikanku Daffa. Aku akui memang kecantikanku dapat membuat para pria terpesona. Termasuk dirimu, Daffa.


Aku pun tersenyum dan tertawa kecil membaca pesan dari Diana. Lalu aku berpikir apa yang akan aku balas kepadanya. Setelah dapat, aku pun segera membalas pesannya.


Send to : Dianaku sayang


Jangan menertawaiku sayang…Aku juga yakin kamu sering memimpikan diriku. Apalagi wajahku yang tampan ini dapat membuat kaum hawa memohon padaku untuk menjadi miliknya. Ketahuilah sayang bahwa kita sangatlah serasi.


Lagi-lagi aku hanya tertawa melihat balasan pesan yang aku kirim untuk Diana. Tak lama kemudian, balasan pesan dari gadisku datang.


From : Dianaku sayang


Tingkat kepedeanmu sangatlah tinggi dan tidak pernah berubah ya Daffa..? Dan apa maksudmu mengatakan bahwa aku dan kamu sangat serasi..?

__ADS_1


Aku pun terkekeh membaca pesan dari Diana. Aku tau pasti dia sangat bingung sekarang dengan pesan yang aku kirim.


Send to : Dianaku sayang


Kamu mau tahu apa maksudku sayang..? Maksudku adalah bahwa kita sangat serasi menjadi sepasang kekasih. Kamu adalah gadis yang paling cantik dan aku adalah cowok yang paling tampan. Dan kita bagaikan raja dan ratu sayang..


Setelah mengirim pesan dari Diana, aku pun tersenyum dan tertawa senang. Aku yakin gadisku akan semakin bingung dengan pesan yang aku kirim.


From : Dianaku sayang


Hahaha…jangan bercanda Daffa. Apa pagi ini kepala terbentur sesuatu makanya kamu jadi ngelantur seperti ini..?


Hahaha…sudah aku duga. Lalu aku pun membalas pesan dari Diana dan tersenyum puas.


Send to : Dianaku sayang


Aku tidak bercanda sayang. Aku serius dengan perkataanku. Dan kamu tahu aku gak bakalan biarin siapapun yang berani mendekatimu. Aku juga tidak akan pernah melepaskanmu. Karena kamu hanya milikku sayang. Milikku!


Aku pun tersenyum misterius setelah berbalas pesan dengan Diana, aku pun memasukkan Handphone milikku ke dalam tas sekolah. Tak lama kemudian, mamaku pun memanggilku untuk sarapan pagi.


“Iya ma, Daffa sudah siap kok” jawabku.


“Ya sudah kalau begitu ayo cepat turun biar kita sarapan pagi” pinta mamaku.


“Iya ma, Daffa akan kesana” jawabku.


Lalu aku pun mengambil tas sekolah dan memakai sepatu. Setelah itu, aku pun keluar dari kamar dan menuju ruang makan. Sesampainya di ruang makan, aku menghampiri kedua orangtuaku yang sudah menunggu di meja makan.


“Pagi ma, pa..” sapaku pada kedua orangtuaku.


“Pagi juga sayang..” balas mamaku sambil tersenyum.


“Pagi juga anak papa..” timpal papaku.


“Kamu habis ngapain nak, mengapa lama sekali keluar dari kamar..?” tanya mamaku sambil menyendokkan nasi goreng untuk papa dan aku.


“Ooh..tadi biasalah ma,pa..Daffa lagi menyapa Diana..” jawabku.

__ADS_1


“Kalau papa lihat-lihat, antara kamu dan Diana seperti ada sesuatu yang berbeda..” ucap papaku yang membuatku menyerhitkan dahi bingung dengan perkataan papa.


“Maksud papa..?” tanyaku penasaran.


“Sebenarnya hubungan kamu sama Diana itu seperti apa sih..?” tanya papaku kembali. Mendengar hal itu aku pun sedikit terkejut.


“Ya, ya sebagai sahabat pa. Kan papa dan mama tau sendiri gimana hubungan aku dan Diana dari kecil sampai sekarang” jawabku gugup.


“Tapi kalau mama dan papa lihat, akhir-akhir ini ada yang beda sama kamu. Kamu sekarang lebih protektif sama Diana. Udah gitu dari cara kamu memandang Diana pun berbeda dari biasanya..” ucap mamaku yang membuatku semakin salah tingkah.


“Benar yang dibilang sama mamamu. Kamu akhir-akhir ini berbeda, apa jangan-jangan..?” timpal papaku.


“Jangan-jangan apa pa..?” tanyaku sambil menggaruk tengkukku yang tidak gatal karena gugup menunggu apa yang akan dikatakan oleh papa.


“Jangan-jangan kamu jatuh cinta ya sama Diana..” ucap papa yang membuatku sangat kaget karena tebakan papa benar.


“Ah..enggaklah pa. Gak mungkin Daffa cinta sama Diana” elakku berusaha menutupi kegugupanku.


“Kamu jangan berbohong sama mama dan papa. Kami tahu kalau kamu jatuh cinta sama Diana. Benar kan..?” ucap mamaku sambil tersenyum.


“I-iya deh, Daffa mengaku kalau sebenarnya Daffa memang jatuh cinta sama Diana..” ucapku malu-malu. Lalu aku melihat mama dan papaku tersenyum bahagia.


“Lalu bagaimana dengan Jelita..? Setahu mama, bukankah dia gadis yang selama ini kamu cintai..?” tanya mamaku penasaran.


“Sudahlah ma, gak usah membahas tentang Jelita lagi. Daffa baru sadar kalau perasaan Daffa pada Jelita hanyalah sebatas rasa kagum bukan cinta. Lagipula Jelita juga tidak suka dengan Daffa. Sekarang Daffa baru sadar kalau selama ini hanya mencintai Diana” jelasku.


“Papa dan mama senang mendengarnya. Akhirnya impian kami terwujud juga” ucap papa bahagia yang membuat aku heran. Impian apa yang dimaksud oleh papa.


“Impian..? Impian apa maksud papa..?” tanyaku penasaran. Lalu aku melihat mama dan papa sedikit terkejut.


“Tuh kan papa keceplosan. Ya udah pa, kasih tau aja sama Daffa. Udah terlanjur juga” ucap mama sambil melihat ke arah papa.


“Keceplosan..? Maksudnya apa sih..? Mama dan papa merahasiakan sesuatu ya dari Daffa..?” ucapku sambil memicingkan mata curiga.


“Baiklah papa ingin memberitahukan kamu sesuatu hal. Papa rasa ini adalah waktu yang tepat untuk memberitahukan ini” ucap papaku yang membuatku semakin penasaran.


“Sesuatu..? Memangnya sesuatu hal apa yang ingin papa dan mama beritahukan pada Daffa..?” tanyaku penasaran.

__ADS_1


__ADS_2