
Seperti yang Nabilla rencanakan, Nabilla dengan di antar kedua orang tua nya pun menuju kota C, tidak ada yang tahu kepergian nya selain kedua orang tua nya.
Kota C lah yang akan menjadi tempat tinggal dan juga tempat dia belajar untuk beberapa waktu kedepan, sampai kapan Nabilla juga belum tahu. Kota yang dijuluki kota Wali atau Kota santri menjadi pilihan nya. Babak baru dalam hidup Nabilla pun di mulai.
Ponpes Al-Hikmah menjadi tempat tinggal nya saat ini, dengan berjalan nya waktu ternyata dia tidak sekedar belajar disini, karna Ponpes ini juga memiliki sekolah TK Islam, Nabilla pun diminta untuk ikut mengajar juga untuk anak-anak di Ponpes Al-Hikmah.
Di Ponpes Al-Hikmah dia menadapat ilmu sekaligus menebar ilmu, itulah hari-hari Nabilla di Ponpes Al-Hikmah.
Di tempat yang berbeda, ada seorang pria yang sedang bersiap untuk pergi.
‘’Kabari kalau udah sampai..” pesan sang Mama
‘’iya Ma..nanti Bayu kabari, kan Bayu juga bareng sama Seto..’’ jawab Bayu
‘’tenang Bude, mas Bayu aman sama Seto, kan lagi ada yang mau melepas rindu…’’
‘’rindu ke siapa To..?’’ tanya Bagas heran
‘’Seto kok di dengar, ya udah kami berangkat ya.. Assalamualaikum …’’
‘’ Waallaikumusallam …’’
Dengan mengucap Basmallah Bayu dan Seto pun menuju kota T, tempat kelahiran Seto sekaligus juga Nabilla. Menempuh perjalan berjam-jam tak membuatnya lelah, ada semangat yang membara di dalam dirinya. Apa sebab musabab semangat itu hanya Bayu dan Allah yang tahu.
‘’akhirnya pulang kampung juga…’’ ujar Seto
‘’gak kerasa ya, biasa kamu sebulan sekali pulang, ini udah dua bulan lebih loh To…’’
‘’adikmu ini kan pegawai teladan Mas..mana mungkin Seto ninggalin Bos kerja sendirian…hehehe…’’
‘’ikhlas atau mau minta naik gaji nich..?’’ Tanya Bayu dengan mode fokus
‘’hmm..mas Bayu mah suka bener kalau nebak..hehehe…’’
Tanpa terasa mobil mereka pun sudah memasuki kawasan pedesaan dimana Seto tinggal, kawasan dengan perkebunan yang membentang luas, anak-anak kecil berlarian kesana kemari, ada juga yang sedang asik berkubang di aliran air, semua nampak bahagia, sesekali ada juga pertengkaran kecil anak satu dengan anak yang lain, tapi tak berselang lama anak-anak itu kembali bermain bersama, begitulah dunia anak-anak.
Seto dengan semangatnya langsung membuka kaca mobil, di keluarkannya kepala nya lalu dia berteriak…
‘’Mommiiiiii…anak Mu pulang….’’ Teriak Seto penuh semangat dan Bayu hanya bisa geleng-geleng kepala.
‘’Mas Seto..Mas Seto…’’ teriak anak-anak yang mengenal Seto , dan Seto pun melambaikan tangan ke arah mereka.,anak-anak itu berlari mengejar mobil yang Bayu kendarai, karna tidak terkejar merekapun kembali bermain lagi.
Begitu mobil terparkir Seto langsung ngacir masuk kedalam rumah mencari keberadaan yang ibunda tercinta,sang Ibunda pun tak kalah kaget dengan kepulangan sang putra, karna mereka sebelum nya memang tidak berkabar terlebih dahulu.
__ADS_1
‘’ko gak ngabarin , kan Ibu bisa masak spesial untuk kalian..’’
‘’makan yang ada aja Buk… masak spesial nya besok aja..pa’e mana pa’e..pak bos?’’ tanya Seto penuh semangat
‘’Ayah lagi di rumah mas Dirga, lagi buat kolam ikan..’’
‘’wih ada kemajuan nih, punya hobi baru cerita nya…kesana yuk Mas..’’ Ajak Seto
‘’sebentar lagi ayah juga pulang, udah mau masuk ashar…’’ ujar Tante Dina sang Ibunda Seto
‘’iya mas juga mau bersiap untuk sholat Ashar, mau mandi dulu…’’ balas Bayu
‘’yo wes lah kalau gitu, mas duluan aja , aku mau kangen-kangenan dulu sama yang tersayang…’’ Balas Seto sembari gelendotan kepada sang Ibunda
🌺
Matahari pun sudah kembali ke peraduan nya, malam pun telah datang, suara jangkrik pun mulai berdendang, dingin pun seakan menusuk tulang.
Bayu bersama keluarga Seto sedang menikmati kopi di ruang tengah sembari bercengkrama melepas rindu.
‘’Gimana Seto Bay, bisa gak dia mengerjakan tugas-tugas nya…?’’ tanya Dirga, Dirga beserta keluarga kecilnya pun sudah berada di rumah orangtuanya , saat mendengar kepulangan sang adik merekapun langsung datang.
‘’sejauh ini aman…dan Seto cukup bisa di andalkan..’’ jawab Bayu
‘’jangan selepe alias sepele kenapa sama adek sendiri..gini-gini otak ku encer ya…’’ balas Seto
‘’ih mas Dirga kok tahu sih niatan aku…ketahuan deh…hehehe…’’
‘’udah dapat berapa kandidat emang nya..?’’ tanya Dirga sembari memainkan alis nya
‘’belum ada sih..hahaha…’’ jawab Seto disertai tawa recehnya
‘’hmm…kirain udah ada yang nyangkut…’’
‘’dikira layang-layang pakai acara nyangkut..’’ balas Seto
‘’kalian rencana berapa lama disini..?’’ tanya Om Heru
‘’gak bisa lama-lama om.. banyak kerjaan juga..tapi kalau Seto masih mau tinggal ya gak apa..’’
‘’ya jangan gitu, sewajarnya nya aja, lagian kan kita gak terlalu jauh…’’
‘’oh ya Bu, seto mau kabarin mbak Nabilla dulu lah ya…biar mbak Nabilla kesini, ada yang kangen sama masakan mbak Nabilla’’
__ADS_1
‘’loh kalian belum tahu ya, Nabilla kan udah sebulan lebih gak dirumah..?’’
‘’kemana Bu, ada penataran..?’’ tanya Seto
‘’Ibu juga gak tahu, tapi kata bude kamu sih bukan urusan sekolah..’’
‘’ambil akademi lagi..?’’ tebak Seto
‘’ibu gak tahu To, bude kamu Cuma bilang lagi ada yang di kerjakan, mbak kamu itu memang gak mau keberadaan nya di ketahui, ya Cuma pakde sama bude aja yang tahu..’’
‘’ih jadi kepo… biasa mbak Nabilla itu suka cerita loh kalau ada apa-apa…’’
Bayu sebenarnya juga cukup penasaran dengan apa yang terjadi, tapi sungkan jika dia harus banyak bertanya.
‘’dia gak punya masalah kan To sama cowok gitu..? takut mas dia bersemedi karna di tinggal nikah..’’ tanya Dirga
‘’ih mas Dirga mah ngacok, Mbak Nabilla kan jomblo. Dia kan galak sama cowok, Cuma sama satu cowok dia yang gak bisa galak…’’
‘’sama siapa dia gak bisa galak..? sama mas aja dia galak pakai banget...'’ tanya Dirga penasaran
‘’tuh…’’ tunjuk Seto ke arah Bayu. Membuat Bayu menunjuk diri nya sendiri
‘’Aku..?’’ tanya Bayu bingung
‘’hayo Bay, ada apa ini..,sampai-sampai Nabilla memutuskan untuk bersemedi…??’’ tanya Dirga
‘’iya Bay, om kok jadi penasaran, ada apa..?’’
‘’ Bayu gak tahu om, beneran..’’
‘’ibu beneran gak tahu alasan mbak Na…?” tanya Seto
‘’Mbakmu Nabilla itu anak nya periang banget, bahkan dulu itu dia itu kan seperti tomboi, pakai jilbab juga asal nyangkut aja, klo ibu perhatian dia ada perubahan beberapa bulan terakhir ini, dan kami semua sebagai para orang tua melihat perubahan itu sudah pasti bahagia banget, tapi mengenai keputusan dia kali ini ibu dan ayah memang gak tahu, Pakde dan Bude Cuma minta doakan yang terbaik aja…”
‘’besok Seto mau ke rumah bude lah, jadi penasaran…’’ guman Seto
‘’Mas juga ikut ya…’’ ujar Bayu
‘’harus lah…masa enggak…’’ balas Seto
‘’om jadi curiga nih sama kamu Bay.. jujur dech…?’’ Tanya Om Heru
‘’Bayu beneran gak tahu om, serius…’’
__ADS_1
‘’kalau tahu juga gak apa kok Bay… kita dukung kok, ya kan Yah…?’’ Ujar Tante Dina,
Bayu hanya bisa garuk-garuk kepala melihat ekspresi semua anggota keluarga yang menaruh curiga kepadanya, terlebih ekspresi Seto yang membuat Bayu ingin menjitak nya.